Elohim Ministry youth ALLAH MENUNTUT UMAT-NYA

ALLAH MENUNTUT UMAT-NYA



Renungan Harian Youth Selasa, 11 Maret 2025

Shalom, rekan-rekan Youth yang dikasihi Tuhan! Sebagai orang percaya, sering kali kita berpikir bahwa kita bisa menyenangkan Tuhan hanya dengan memberi persembahan, bernyanyi memuji Dia, atau melakukan ritual keagamaan. Namun, apakah itu cukup?

Dalam kitab Mikha, bangsa Israel berpikir bahwa mereka dapat menyenangkan Tuhan dengan kurban bakaran dan persembahan. Mereka bahkan bertanya apakah harus mempersembahkan ribuan domba atau minyak yang berlimpah kepada Tuhan.

“Dengan apakah aku akan datang ke hadapan TUHAN dan tunduk menyembah kepada Allah yang di tempat tinggi?” (Mikha 6:6)

Lalu, apa yang sebenarnya Tuhan tuntut dari kita? Mikha 6:8 memberikan jawabannya: Berlaku adil
Mencintai kesetiaan dan Hidup rendah hati di hadapan Allah.

Mari kita belajar lebih dalam tentang tuntutan Allah bagi umat-Nya.

📖 “Ia telah memberitahukan kepadamu, hai manusia, apa yang baik dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil…” (Mikha 6:8)

Allah membenci ketidakadilan. Di dalam ketidakadilan, ada hak orang lain yang dirampas, ada kesenjangan, dan ada penderitaan yang ditimbulkan. Keadilan bukan hanya tentang hukum, tetapi juga tentang bagaimana kita memperlakukan orang lain.

Apakah kita sudah bersikap adil kepada teman, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita?
Apakah kita suka memihak hanya kepada orang yang kita sukai?
Apakah kita memperlakukan orang dengan hormat, tanpa membeda-bedakan?
Sebagai anak-anak Tuhan, kita dipanggil untuk berlaku adil dalam setiap aspek kehidupan kita.

“Janganlah kamu mengadili menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil.” (Yohanes 7:24)

📖 “… mencintai kesetiaan…” (Mikha 6:8)

Kesetiaan yang dimaksud di sini adalah kesetiaan kepada Allah dan kepada sesama.

Kesetiaan kepada Allah berarti kita tetap percaya dan taat kepada-Nya dalam segala keadaan, baik dalam suka maupun duka. Jangan hanya setia kepada Tuhan saat semuanya berjalan lancar, tetapi tetaplah setia walaupun ada tantangan dan penderitaan.

Kesetiaan kepada sesama berarti kita tidak mudah mengkhianati orang lain, kita dapat dipercaya, dan kita hidup dalam kasih seperti yang Tuhan ajarkan. Allah setia kepada kita, maka kita juga harus hidup dalam kasih setia kepada-Nya dan kepada sesama.

“Kasih setia TUHAN tak berkesudahan, rahmat-Nya selalu baru setiap pagi.” (Ratapan 3:22-23)

📖“… dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allah.” (Mikha 6:8)

Kerendahan hati adalah sikap mengakui bahwa kita tidak bisa hidup tanpa Tuhan. Orang yang rendah hati akan selalu berserah kepada Tuhan dan tidak bersandar pada pengertiannya sendiri.

Sebaliknya, orang yang tinggi hati sulit untuk taat kepada Tuhan karena ia merasa bisa mengandalkan dirinya sendiri.

“Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” (Yakobus 4:6)

Kerendahan hati adalah kunci untuk mengalami berkat dan tuntunan Tuhan dalam hidup kita.

Menyenangkan Tuhan Bukan Sekadar Ritual

Bangsa Israel berpikir bahwa mereka bisa menyenangkan Tuhan hanya dengan kurban dan persembahan. Tetapi Tuhan berkata bahwa yang lebih penting adalah hidup yang benar di hadapan-Nya.

Bukan hanya persembahan, tetapi keadilan!
Bukan hanya nyanyian pujian, tetapi kesetiaan!
Bukan hanya ibadah, tetapi kerendahan hati!

Apa yang Tuhan tuntut adalah hati yang benar dan hidup yang sesuai dengan kehendak-Nya. Mari kita hidup dengan keadilan, kesetiaan, dan kerendahan hati, karena inilah yang berkenan kepada Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati!

📖 Hikmat Hari Ini:
“Tuhan tidak mencari persembahan yang besar, tetapi hati yang benar di hadapan-Nya.”

Pokok Doa

Tuhan, aku bersyukur atas kasih setia-Mu yang tidak pernah berubah. Ajari aku untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu, berlaku adil, setia, dan rendah hati di hadapan-Mu. Aku tidak mau hanya beribadah secara ritual, tetapi aku ingin hidup yang berkenan di hadapan-Mu. Terima kasih Tuhan. Dalam nama Yesus. Amin.

Tuhan Yesus memberkati kita semua!

AH – DOT

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

1 thought on “ALLAH MENUNTUT UMAT-NYA”

  1. mencintai kesetiaan, ini interpretasi LAI, ini menjadikan point kedua ini lemah dan ambigu, sehingga banyak pembaca yang melewatkannya. Padahal dengan kata “tuntutan” menjadikan poin ini sesuatu yangvtidak bisa ditawar dan digantikan, bahkan dengan persembahan perpuluhan ataupun persembahan lainnya

    Love mercy, ini terjemahan Inggrisnya. dan isinya menjadi lebih puas dan penting, dan mengikat kepada semua individu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *