Elohim Ministry umum Berbuah Lebih Lebat

Berbuah Lebih Lebat



Bacaan : Yohanes 15:1-11

Nats : Yohanes 15:2, Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah

Syalom Bapak Ibu Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . . .

            Sebuah istilah dalam dunia bercocok tanam yang disebut pruning. Pruning atau yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai pemangkasan, adalah kegiatan membersihkan tumbuhan dari bagian yang berpenyakit, sudah tidak produktif lagi, atau sudah tidak diinginkan lagi. Bagian dari tumbuhan yang sering menjadi target pruning berkisar dari daun, buah, ranting hingga akar. Tujuan dari pruning beragam: mengarahkan pertumbuhan tanaman, menjaga kesehatan tanaman, membuka jalur pertumbuhan baru, dan lain sebagainya. Namun intinya, tujuan akhir dari proses pruning hanyalah untuk meningkatkan kualitas bunga ataupun buah yang dihasilkan dari tumbuhan tersebut. Dalam Alkitab, Yesus pun pernah menggunakan perumpamaan tumbuhan, dimana Ia sebagai pokok anggur, kita sebagai ranting-Nya dan Bapa adalah pengusahanya.

            Dalam hal mengikut Tuhan juga berlaku proses pruning. Di mana ranting yang tidak berbuah akan dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah (Yohanes 15:2). Bapa di surga akan terus mengerjakan proses pruning di sepanjang kita hidup, dan yang menjadi target pruning adalah segala sifat dan kebiasaan buruk, kekerasan hati, dan semua karakter yang tidak berkenan di mata-Nya. Tujuan akhirnya hanya satu, yaitu agar karakter kita semakin hari semakin menyerupai Kristus. Proses pemangkasan ini biasanya dikerjakan melalui perantaraan orang lain, baik itu keluarga, teman, saudara maupun pasangan. Dan pesan Tuhan sangat jelas, ranting yang tidak tinggal dalam Dia akan menjadi kering, dan ranting yang kering ujungnya hanya akan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar (Yohanes 15:6). Oleh karena itu, jika Anda saat ini sedang mengalami proses pruning dari Tuhan, pilihlah untuk tetap tinggal di dalam Tuhan agar hidup kita dapat semakin berbuah.

            Hasil yang mengejutkan yang dihasilkan dari proses pemangkasan mungkin menjadi salah satu alasan Yesus memilih gambaran itu untuk menjelaskan karya Allah di tengah umat-Nya. Dalam Kata-kata Yesus mengingatkan kita bahwa pada masa susah maupun senang, Allah selalu bekerja di dalam diri kita untuk menghasilkan pertumbuhan rohani dan buah yang banyak. Selama masa “pemangkasan” yang bisa berupa penderitaan atau kekeringan jiwa, mungkin kita bertanya-tanya apakah kita akan kembali merasakan kelimpahan. Akan tetapi, Kristus mendorong kita untuk tetap tinggal di dalam Dia: “Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku”.

            Sambil terus menerima asupan rohani dari Tuhan Yesus, keindahan dan lebatnya buah yang dihasilkan-Nya dalam hidup kita akan menunjukkan kepada dunia bahwa Allah itu baik.

MENGHASILKAN BUAH + PEMANGKASAN = LEBIH BANYAK BUAH

Tuhan Yesus Memberkati

TC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *