Elohim Ministry youth CARA TUHAN BEKERJA

CARA TUHAN BEKERJA



Renungan Harian Youth, Selasa 06 Juni 2023

Syalom rekan-rekan Youth yang diberkati Tuhan, gimana kabarnya hari ini? saya berharap kita semua ada didalam perlindungan dan penyertaan Tuhan senantiasa. Oleh anugerah dan kemurahan dari Tuhan kita bisa ada sampai hari ini.

Dalam dunia peperanagn mempunyai jumlah kekuatan yang besar berupa tantara dan ketersediaan alat-alat perang tentu jauh menguntungkan daripada hanya memiliki sedikit kekuatan saja. Itulah sebabnya mengapa sebuah negara membangun kekuatan perangnya sebesar mungkin demi menangkal kekuatan musuh yang  tiba-tiba menyerangnya.

Logikanya adalah dengan jumlah kekuatan yang besar akan lebih mudah menaklukkan musuh, selain tentu saja bergantung pada strategi berperangnya.

Hakim-hakim 7:7, Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: “Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu; tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya boleh pergi, masing-masing ke tempat kediamannya.”

Tapi logika manusia kerap kali berbeda dengan cara Tuhan.

Gideon berpikir dengan logikanya bahwa semakin banyak orang Israel ikut berperang, maka peluang mengalahkan tantara Midian semakin besar. bayangkan, kekuatan yang ada di pihak Midian saat itu berjumlah 135.000 orang, sungguh kekuatan yang sangat besar. sementara Gideon hanya memiliki 32.000 orang yang didapatnya dari beberapa suku di Israel. Tapi Tuhan berkata bahwa kekuatan yang dimiliki oleh Gideon itu terlalu besar, dan harus dikurangi. Sebanyak 22.000 orang membatalkan dirinya untuk ikut berperang dikarenakan takut. Tinggal 10.000 orang dan Tuhan tetap berkata bahwa itu masih terlalu banyak, dan harus dikurangi lagi. Tuhan pun menyaringnya pada saat itu, dan yang tersisa hanya 300 orang saja. Kalau kita berpikir secara manusia, mungkinkah kekuatan tantara 300 orang dapat mengalahkan kekuatan tantara ratusan ribu orang? Tentu kita sepakat akan menjawab tidak, dan hal itu sangat sangat mustahil. Tetapi karena Tuhan telah berkata bahwa dengan 300 orang itulah Tuhan akan menyerahkan Midian ke tangan Gideon, dan Tuhan membuktikan janjiNya, bahwa pada saat itu orang-orang Midian ditaklukkan oleh Gideon hanya berbekal 300 orang saja.

Jika bukan karena Tuhan, hal spektakuler tersebut tidak akan terjadi.

Dalam, hidup kita sering diperhadapkan dengan berbagai persoalan besar yang sepertinya tidak ada jalan keluarnya, dan kita berpikir bahwa kita tidak akan mampu menyelesaikan dan melewatinya. Alasannya, karena kita tidak mempunyai kekuatan yang cukup untuk menyelesaikan persoalan itu. Jujur, sebagai manusia kita cenderung melihat dan  berharap pada kekuatan yang kita miliki ketimbang percaya pada kekuatan Tuhan yang tampaknya tidak kelihatan oleh mata jasmani kita.

Dari kisah ini, kita belajar beberapa pelajaran penting tentang cara Tuhan bekerja:

Pertama, Tuhan tidak memerlukan banyak orang atau sumber daya manusia yang besar untuk mencapai kemenangan. Tuhan lebih peduli dengan kualitas dan kesetiaan hati kita daripada jumlah orang yang ada di pihak kita. Ketika kita hidup dalam ketaatan dan iman yang teguh kepada Tuhan, Dia akan menggunakan kita dengan cara yang luar biasa.

Kedua, Tuhan seringkali menggunakan cara yang tidak biasa atau tidak masuk akal menurut logika manusia. Dalam kisah Gideon, Tuhan menguji pasukan dengan cara yang tidak lazim, dan hanya menyisakan sedikit orang. Itu mungkin tampak tidak masuk akal, tetapi Tuhan ingin menunjukkan kekuatan-Nya yang luar biasa.

Ketiga, Tuhan adalah sumber kekuatan dan kemenangan kita. Gideon dan pasukannya mengandalkan Tuhan sepenuhnya dalam pertempuran itu. Mereka tidak mengandalkan kekuatan atau strategi manusia, tetapi mereka mengikuti petunjuk Tuhan dan mempercayakan segalanya kepada-Nya. Akibatnya, Tuhan memberikan kemenangan yang dahsyat.

Cara Tuhan bekerja memang tidak akan pernah bisa kita selami dengan pikiran manusia kita. Tidak mungkin 5 roti 2 ikan dapat memberi makan 5000 orang, tidak mungkin Lazarus yang sudah mati berhari-hari bisa hidup kembali, tidak mungkin seorang Daud yang telah jatuh kedalam dosa yang begitu besar, namun Tuhan tetap mengangkatnya kembali. Hal hal ini sering sekali ada didalam pikiran kita. Kita selalu berkata tidak mungkin, tidak bisa, tidak ada harapan, hanya karena kita belum melihat pertolongan Tuhan secara jelas dengan mata jasmani kita.

Sebenarnya Tuhan hanya ingin kita belajar berharap, percaya, dan memandang hanya kepadaNya, bukan pada besarnya kekuatan atau masalah kita.

Cara Tuhan bekerja didalam hidup kita, tidak akan pernah kita pahami maupun selami. Sebab caranNya bekerja selalu ajaib, yang akan membuat kita sangat terkagum-kagum dengan perbuatanNya yang dahsyat dan ajaib.

1 Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Mari hidup dalam ketaatan dan iman yang teguh kepada Tuhan. Mari mengandalkan Tuhan dalam segala hal dan mempercayakan segala persoalan kita kepada-Nya. Ketika kita melakukannya, Tuhan akan bekerja dengan cara yang luar biasa dan memberikan kemenangan bagi kita.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

YG – DOT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *