Renungan harian Anak, Senin 24 April 2023
Adik-adik, jika di rumah tidak ada papa dan mama, Adik-adik takut tidak? Pasti Adik-adik akan mengunci pintu, supaya tidak ada orang jahat yang bisa masuk ke rumah. Atau kita bisa Bayangkan kalau anak yang baru pertama kali ditinggal sendirian di rumah, karena orangtuanya pergi ke toko dan memintanya untuk menjaga rumah. Anak itu mungkin merasa sedikit takut dan cemas karena tidak ada orang dewasa di sekitarnya. Namun, jika anak itu tahu bahwa orangtuanya akan kembali dalam waktu yang singkat dan bahwa rumah tersebut aman, maka anak itu dapat merasa lebih tenang. Anak itu bisa mengambil inisiatif untuk bermain dengan mainan favoritnya, membaca buku, atau menonton film. Dan ketika orangtuanya kembali, anak itu merasa senang dan lega karena merasa aman selama mereka tidak ada di sampingnya.
Kira-kira, seperti itulah perasaan murid-murid Yesus. Sejak kematian Yesus, murid-murid menjadi sangat ketakutan. Mereka takut karena merasa tidak ada lagi yang mampu melindungi mereka. Setiap kali berkumpul bersama, mereka menutup pintu dan jendela rumah serta menguncinya. Banyak orang tidak baik yang tidak suka pada Yesus dan murid-murid-Nya. Mereka tidak senang akan ajaran kebaikan yang Yesus ajarkan. Mereka tidak senang mengasihi orang lain, mereka tidak senang mengikuti ajaran Yesus untuk membantu orang miskin. Maka ketika Yesus mati, orang-orang itu bisa saja menangkap murid-murid Tuhan Yesus.
Walaupun takut, murid-murid tetap setia berkumpul bersama dan saling mendoakan. Selesai berdoa, tiba-tiba Yesus hadir di tengah-tengah ruangan di tempat murid-murid berkumpul, la berkata, “Jangan takut, AKU SUDAH BANGKIT. Memang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku, tetapi AKU tetap akan menyertai kalian senantiasa.” Murid-murid penuh sukacita menerima berkat dari Tuhan Yesus itu. Mereka tahu Tuhan terus menyertai murid-murid yang mengasihi-Nya. ketika Tuhan menampakkan diriNya! la berdiri dan berkata kepada murid-Nya, “Damai sejahtera bagi kamu!” Sambil menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Yesus berkata kedua kali, “Damai sejahtera bagi kamu! Bapa telah mengutus Aku, dan Aku mengutus kamu!” dan Tuhan Yesus memberkati para murid-Nya.

Adik-adik adalah juga murid Tuhan Yesus. Jadi, Tuhan Yesus juga akan terus menyertai Adik-adik. Jangan takut mengabarkan bahwa Yesus sudah bangkit. Bagaimana caranya? Adik-adik memang masih kecil, tetapi Adik-adik tetap dapat mengabarkan kebangkitan Yesus dengan menceritakan kebaikan Tuhan dalam kehidupan adik-adik, bahwa Tuhan Yesus sungguh-sungguh nyata menyertai kita semuanya, Kita juga bisa memuji dan memuliakan nama Tuhan
Kadang-kadang kita mungkin merasa takut atau cemas karena merasa sendirian, terutama ketika kita menghadapi masalah. Namun, jika kita tahu bahwa Tuhan selalu bersama kita dan bahwa Dia selalu peduli dan melindungi kita, maka kita dapat merasa lebih tenang dan yakin.
Ingatlah Ketika kita merasa sendirian, jangan ragu untuk berdoa dan meminta Tuhan untuk membimbing dan menguatkan kita. Percayalah ada Damai sejahtera yang Tuhan berikan bagi kita semuanya.
Seperti anak yang merasa aman setelah orangtuanya kembali, kita juga dapat merasa aman dan penuh damai sejahtera karena Tuhan selalu ada di samping kita.
Ayat Hafalan
II Yohanes 1:3 Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih.
Komitmen kita hari Ini
Damai Sejahtera dari Tuhan adalah berkat Istimewa dari Tuhan, apapun tantangan dalam kehidupan kita Tuhan tetap menyertai dan memberikan damai dalam hati kita
Elohim Kids 230423 – SP