Renungan Harian Youth, Kamis 18 Mei 2023
Syalom rekan-rekan semuanya, selamat memperingati hari kenaikan Tuhan Yesus Kristus
Hari kenaikan Tuhan Yesus diperingati setelah 40 hari Yesus menampakkan diri kepada para murid. Perasaan yang bercampur aduk tentang kematian dan kemudian kebangkitan Tuhan Yesus memenuhi perasaan para murid yang memang mereka tahu bahwa Yesus telah bangkit dan memiliki kerinduan untuk bertemu dengan Yesus.
Sebelum Tuhan Yesus naik ke Surga, Ia sudah beberapa kali membicarakan bahwa Yesus akan pergi meninggalkan murid-muridNya, (Yoh 8:21 ; 16:7). Bagi Tuhan Yesus, kenaikanNya ke Surga adalah Dia sudah menggenapi TugasNya di dunia dan kembali pada posisinya semula. Ia duduk disebelah kanan Allah dan ditinggikan menerima kemuliaan. Dengan demikian kenaikan Tuhan Yesus juga menunjukan bahwa Ia menerima kuasa pemerintahan. Jadi bila kita berada dipihak Tuhan sebagai anak-anak-Nya, maka kenaikan Tuhan Yesus merupakan momentum yang sangat penting.
Bagi orang percaya, kenaikan Tuhan Yesus memberi arti besar yaitu ada janji dan jaminan yang sudah Tuhan berikan dan sediakan bagi umat-Nya.
Yohanes 14:2, “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.”
Ayat Firman Tuhan dalam Yohanes 14:2-3, mengungkapkan salah makna kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga. Ada tiga makna kenaikan Tuhan Yesus ke sorga yang perlu kita pahami:
- IA naik ke sorga supaya ada tempat bagi kita.
Jika hidup yang sementara ini berakhir. Sebagai orang yang percaya kita bersyukur bahwa kematian bukanlah akhir dari hidup kita. Kematian hanyalah cara Allah untuk membawa kita dari dunia yang fana ke sorga yang baka. Kita sekarang berada dalam pengharapan akan kedatangan-Nya kembali untuk menggenapi apa yang ia katakan kepada murid-murid-Nya “ . . . .Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat- Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.” (Yoh. 14:3).
- IA naik ke sorga, supaya Roh Kudus datang menolong orang percaya.
Hidup orang percaya tidak semata bergantung pada sesuatu yang ada pada dirinya, atau pada apapun dan siapapun tetapi pada kuasa Roh Kudus. Jika Roh Kudus hadir dalam diri seseorang, maka Ia akan menginsafkannya akan dosa, kebenaran dan penghakiman yang akan datang. Mengajar dan mengingatkan kita apa yang Alkitab katakan. Membantu kita menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah dan membantu kita memiliki pengharapan kepada Tuhan Yesus
Ia juga membantu kita menjadi saksi Yesus Kristus ke seluruh dunia, membantu kita dalam doa dengan keluh kesah yang dalam di hadapan Allah dan membawa kasih Allah secara merata di hati kita, supaya kita dapat mengasihi Allah dan sesama kita.
- Ia naik ke sorga, supaya tetap berharap kepada-Nya.
Yohanes 14:28, “Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
Tuhan Yesus ingin agar kita taat beribadah kepadaNYA. Tuhan Yesus meninggalkan damai sejahtera dan sukacita bagi kita semua sehingga pengharapan kita tidak akan sia-sia. Pada waktunya nanti, Tuhan akan datang kembali menjemut kita semua.
Ada harapan baru yang membahagiakan, yaitu bahwa Tuhan Yesus tidak selamanya di SORGA, DIA akan Kembali,
dalam Kisah Rasul 1:11 “Yesus ini yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat DIA naik ke sorga.”
Rekan-rekan Youth, janji Tuhan Yesus menguatkan kita. Bukannya menjadi lesu dan lemah, tapi kita akan menjadi semakin kuat dalam iman. Kita menantikan penggenapan janjiNya dengan seluruh rindu. Saat Dia berjanji bahwa Dia kan datang kembali, maka hal itu akan benar-benar terjadi. Banyak orang berdalih meragukan janjiNya dengan mengatakan bahwa ribuan tahu sudah berlalu sejak janji itu diberikan, namun Tuhan Yesus tidak datang-datang. Ingatlah bahwa Tuhan Yesus sangat mengasihi kita. Ia, tidak lalai menepati janjiNya, Ia tidak mau ada seorangpun yang binasa (2 Petrus 3:9).
Jadi apa yang harus kita lakukan? Mari kita terus bekerja. Apa yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita untuk kita lakukan, mari kita lakukan dengan sekuat tenaga. Para pelajar, mari belajar dengan sepenuh hati sehingga nama Tuhan dipermuliakan lewat studi kita. Yang bekerja, mari kita bekerja sebaik mungkin supaya Kristus dipermuliakan lewat pekerjaan kita.
Mari kita sama-sama renungkan, apakah kita benar-benar bertumbuh dalam penantian akan kedatanganNya? Apakah yang kita lakukan sementara kita menantikan penggenapan janjiNya, bahwa Yesus akan datang kembali?
Mari kita berkomitmen, Tuhan aku mau mepercayai setiap janjiMu dan menghidupinya. Aku mau menanti-nantikan kedatanganMu sehingga kerajaanMu nyata dalam hidupku.
Tuhan Yesus Memberkati
Adm – SCW