Elohim Ministry anak “Dimerdekakan untuk Memerdekakan”

“Dimerdekakan untuk Memerdekakan”



Renungan Harian Anan, Senin 18 Agustus 2025
Syalom adik-adik Elohim Kids! Apa kabarnya hari ini? Semoga semua sehat, penuh semangat, dan bersukacita ya! 😊 Wah, tahun ini kita merayakan 80 Tahun Indonesia Merdeka!

Tanggal 17 Agustus selalu jadi momen istimewa bagi bangsa kita. Tema tahun 2025 ini adalah:
“Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju.”Tema ini bukan sekadar slogan, tapi panggilan buat kita semua untuk hidup bersatu, saling menolong, dan menjadi anak-anak bangsa yang membawa berkat. Adik-adik, kemerdekaan yang kita rasakan hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Mereka rela berkorban bahkan nyawa demi kita bisa hidup bebas. Tapi, ada kemerdekaan yang lebih besar lagi—yaitu kemerdekaan dari dosa dan kuasa Iblis. Itu hanya bisa kita dapatkan dari Yesus!

📖 Cerita Firman Tuhan – Markus 5:1–20 Kasih Yesus Membebaskan

Adik-adik, pernahkah kalian mendengar kisah orang yang kerasukan banyak roh jahat di Gerasa? Wah, ini cerita yang cukup menegangkan. Yuk dengarkan baik-baik. Di sebuah kota bernama Gerasa, ada seorang pria yang sangat menakutkan. Ia tinggal di kuburan, berteriak-teriak setiap malam, dan melukai dirinya dengan batu. Warga kota tidak ada yang berani mendekat. Rantai besi pun tidak bisa menahannya karena ia terlalu kuat dikuasai roh jahat.

Suatu hari, Yesus datang ke kota itu. Begitu melihat Yesus, roh-roh jahat yang ada di dalam pria itu langsung berteriak: “Jangan siksa kami, Yesus, Anak Allah yang Mahatinggi!” Yesus dengan penuh kuasa berkata, “Hai roh jahat, keluarlah darinya!”

Dalam sekejap, semua roh jahat keluar dan masuk ke dalam kawanan babi, lalu babi-babi itu jatuh ke danau dan tenggelam.  Pria yang tadinya kerasukan kini duduk tenang, berpakaian, dan waras. Ia dibebaskan! Tidak ada lagi jeritan, tidak ada lagi rasa takut. Yang ada hanya damai sejahtera.

Pria itu sangat bersyukur dan ingin ikut bersama Yesus. Tapi Yesus berkata, “Pulanglah ke rumahmu, ceritakanlah segala sesuatu yang telah Tuhan lakukan atasmu dan bagaimana Ia mengasihanimu.”

Sejak saat itu, pria itu menjadi saksi bagi banyak orang. Ia dimerdekakan untuk memerdekakan, yaitu membagikan kabar baik supaya orang lain juga percaya kepada Yesus.

Adik-adik, dari kisah ini kita belajar:

1. Tuhan Yesus yang memberi kemerdekaan sejati. Tidak ada kuasa jahat atau dosa yang terlalu besar bagi Tuhan.

2. Kemerdekaan bukan untuk diri sendiri. Orang Gerasa itu tidak hanya menikmati kebebasan, tetapi ia menceritakan kasih Yesus kepada banyak orang.

3. Kita juga bisa jadi saksi. Caranya sederhana: menceritakan kebaikan Tuhan pada teman, menolong orang yang kesusahan, taat pada orang tua, dan tetap setia berdoa.

📖 Ayat Hafalan

Yohanes 8:36 “Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.”

🙏 Doa

“Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau sudah memerdekakan aku dari dosa. Tolong aku supaya aku bisa hidup benar, mengasihi orang lain, dan berani menceritakan kasih-Mu kepada teman-temanku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.”

Tuhan Yesus memberkati

Elkids 170825 – SP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *