Elohim Ministry youth Growing Deep

Growing Deep



Renungan Harian Youth, Senin 16 Maret 2026

Bertumbuh Berakar Dalam Kristus di Tengah Tantangan Zaman

Di zaman sekarang, remaja dan pemuda hidup di tengah dunia yang penuh dengan informasi, pengaruh, dan berbagai pandangan hidup. Melalui media sosial, internet, dan lingkungan pergaulan, kita sering mendengar berbagai ide tentang kebenaran, moralitas, dan spiritualitas. Banyak orang mengatakan bahwa semua jalan sama, semua pilihan hidup boleh dilakukan, dan setiap orang bebas menentukan kebenarannya sendiri.

Namun, di tengah arus pemikiran seperti ini, iman Kristen sering kali diuji. Tanpa disadari, nilai-nilai dunia dapat memengaruhi cara kita berpikir dan menjalani kehidupan.

Karena itu, Alkitab mengingatkan kita untuk memiliki iman yang berakar kuat di dalam Kristus. Dalam Kolose 2:7, Rasul Paulus menasihati jemaat agar hidup mereka berakar, dibangun, dan diteguhkan di dalam Tuhan. Gambaran ini mengingatkan kita pada proses pertumbuhan tanaman: dari akar yang kuat hingga akhirnya menghasilkan buah. Demikian pula kehidupan rohani kita seharusnya bertumbuh semakin dalam di dalam Kristus.

Kolose 2:7 menasihatkan orang percaya untuk berakar di dalam Kristus. Dalam bahasa Yunani, kata yang digunakan adalah errizōmenoi, yang berasal dari kata rhizoō, yang berarti berakar dengan kuat, tertanam dengan kokoh, dan memiliki dasar yang teguh.

Bentuk kata ini juga menunjukkan suatu keadaan yang sedang berlangsung sekarang sebagai hasil dari tindakan yang telah selesai di masa lalu. Hal ini mengingatkan kita pada karya keselamatan Yesus Kristus di kayu salib yang telah selesai dan sempurna. Karena karya Kristus sudah sempurna, iman kita tidak perlu ditambah dengan ajaran lain di luar Injil.

Seperti tanaman yang membutuhkan akar yang kuat untuk bertumbuh dengan sehat, demikian juga kehidupan rohani kita membutuhkan dasar yang kuat di dalam Kristus. Tanpa akar yang kuat, iman akan mudah goyah ketika menghadapi tekanan hidup, godaan dosa, atau pengaruh dari ajaran yang salah. Berakar dalam Kristus berarti membangun hubungan yang dalam dengan Tuhan melalui firman-Nya, doa, dan kehidupan yang taat kepada-Nya.

Tantangan Iman di Akhir Zaman

Yesus telah memperingatkan bahwa pada akhir zaman akan muncul banyak penyesatan yang dapat menggoyahkan iman orang percaya. Dalam Matius 24:4 Yesus berkata, “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu.” Peringatan ini menunjukkan bahwa kehidupan iman tidak selalu mudah. Orang percaya akan menghadapi berbagai ajaran yang tampaknya benar tetapi sebenarnya menyimpang dari kebenaran firman Tuhan.

Kolose 2:7 juga mengajarkan bahwa orang percaya harus bertambah teguh dalam iman. Dalam bahasa Yunani digunakan kata bebaioumenoi, yang berarti meneguhkan, menguatkan, dan menetapkan.

Hal ini menunjukkan bahwa iman bukan sesuatu yang statis. Iman harus terus bertumbuh dan semakin kuat seiring dengan perjalanan hidup kita bersama Tuhan. Pertumbuhan iman terjadi ketika kita terus belajar firman Tuhan, hidup dalam persekutuan dengan sesama orang percaya, dan mengalami penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Semakin kita mengenal Tuhan melalui firman-Nya, semakin kuat pula iman kita menghadapi berbagai tantangan hidup.

>> Waspada Terhadap Ajaran yang Menyesatkan.. Dalam kehidupan saat ini, ada beberapa pemikiran yang dapat mengaburkan kebenaran iman Kristen.

  • Salah satunya adalah pluralisme agama, yaitu pandangan bahwa semua agama mengajarkan kebenaran dan semua jalan menuju kepada keselamatan. Namun Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa keselamatan hanya ada di dalam Yesus Kristus. Dalam Yohanes 14:6 Yesus berkata bahwa Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup, dan tidak seorang pun datang kepada Bapa kecuali melalui Dia.
  • Tantangan lain adalah normalisasi dosa, yaitu ketika perilaku yang dahulu dianggap salah oleh firman Tuhan mulai diterima sebagai sesuatu yang biasa oleh masyarakat. Ketika hal ini terus terjadi, standar kebenaran dapat menjadi kabur dan orang percaya mulai kehilangan kepekaan terhadap dosa.
  • Ada juga pemikiran yang menolak otoritas Alkitab, yang mengatakan bahwa Alkitab tidak sepenuhnya dapat dipercaya atau bahwa Yesus bukan satu-satunya jalan keselamatan. Pandangan seperti ini sering muncul dalam gerakan yang dikenal sebagai Kristen progresif.
  • Selain itu, ada pula pengajaran yang dikenal sebagai hyper grace, yang menekankan bahwa karena kasih karunia Tuhan sangat besar, maka pertobatan tidak lagi dianggap penting. Padahal Alkitab mengajarkan bahwa orang percaya dipanggil untuk hidup dalam pertobatan dan kekudusan sebagai respons terhadap kasih karunia Tuhan. Semua pengajaran ini menunjukkan betapa pentingnya bagi kita untuk memiliki dasar iman yang kuat di dalam firman Tuhan.

Selain berakar dan bertumbuh dalam iman, Kolose 2:7 juga menekankan pentingnya hidup yang penuh syukur. Kehidupan orang percaya seharusnya dipenuhi dengan ucapan syukur kepada Tuhan atas keselamatan dan penyertaan-Nya. Sikap syukur bukan hanya diucapkan dengan kata-kata, tetapi juga dinyatakan melalui kehidupan yang taat kepada Tuhan, kesetiaan dalam iman, dan sukacita dalam menjalani panggilan hidup kita. Ketika kita menyadari betapa besar kasih Tuhan dalam hidup kita, hati kita akan semakin dipenuhi dengan rasa syukur kepada-Nya.

Di tengah berbagai tantangan dan pengaruh dunia, remaja dan pemuda Kristen dipanggil untuk memiliki dasar iman yang kokoh, terus bertumbuh dalam pengenalan akan firman Tuhan, dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Ketika kita berakar dalam Kristus, iman kita tidak mudah digoyahkan oleh ajaran yang salah atau nilai-nilai dunia. Sebaliknya, kehidupan kita akan semakin kuat, penuh syukur, dan menghasilkan buah yang menjadi berkat bagi banyak orang.

Refleksi Renungan

Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh dengan berbagai pengaruh, kita diingatkan bahwa iman kita perlu memiliki dasar yang kuat. Kita tidak dipanggil untuk sekadar menjadi orang Kristen secara nama, tetapi untuk memiliki kehidupan rohani yang benar-benar berakar di dalam Kristus.

Ketika kita membangun hidup kita di atas firman Tuhan, iman kita akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan zaman. Kita belajar untuk tidak mudah terpengaruh oleh nilai-nilai dunia yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan. Sebaliknya, kita terus bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus, hidup dalam ketaatan kepada-Nya, dan bersyukur atas kasih karunia yang telah kita terima. Dengan hidup yang berakar dalam Kristus, kita dapat menjadi saksi yang nyata bagi orang-orang di sekitar kita dan menghasilkan buah yang memuliakan Tuhan.

Hikmat Hari Ini

Iman yang kuat tidak dibangun dalam satu hari, tetapi melalui kehidupan yang terus berakar di dalam Kristus, bertumbuh dalam firman-Nya, dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya.

Tuhan Yesus memberkati

EYC 140326 DS – YDK

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *