Elohim Ministry youth Gunakan Pengaruh Untuk Memuliakan Tuhan

Gunakan Pengaruh Untuk Memuliakan Tuhan



Renungan Harian Youth, Sabtu 18 Juli 2026

Bilangan 12 :1 -15; Belajar dari Miryam

Salam Sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus. Apa kabarnya rekan-rekan youth Elohim? Semoga kita semua sehat dalam lindungan Tuhan.

Seorang tokoh Alkitab bernama Miryam adalah salah satu perempuan yang sangat dipakai Tuhan, yang sangat dikenal karena keberanian dan kepemimpinannya. Miryam merupakan kakak Perempuan Musa dan Harun, dan ia juga seorang kakak yang baik, karena Miryamlah yang menjaga Musa waktu bayi terutama ketika Musa dibuang di Sungai Nil. (Keluaran 2:4-8). Miryam juga yang memimpin bangsa Israel memuji Tuhan setelah mereka menyeberang laut Teberau (keluaran 15:20-21), dan Miryam juga disebut sebagai seorang nabiah. Namun Alkitab juga pernah mencatat bahwa Miryam pernah jatuh karena kesombongan dan iri hatinya.

Miryam dan Harun pernah berontak melawan Musa, dikatakan karena Musa kawin dengan Perempuan Kusy, tetapi sebenarnya mereka cemburu terhadap kedudukan Musa. Oleh sebab itu hukuman Allah menimpa Miryam dan ia kena kusta. Akibatnya Miryam harus dikucilkan selama 7 hari dari tempat perkemahan Israel. Musa memanjatkan doa syafaat dan Miryam tahir kembali (Bilangan 12).

Dari kisah Miryam ini, mengajarkan kita banyak hal diantaranya :

1. Tuhan memakai siapa saja yang bersedia dipakai-Nya.

Sejak kecil, Miryam adalah anak yang cerdik yang mengawasi adiknya ketika dihanyutkan dalam keranjang di Sungai Nil. Dan Miryam dengan berani mengatur ibu kandung mereka menyusui Musa bagi putri Firaun. Miryam juga memimpin bangsa Israel dengan rebana dan tarian setelah kemenangan atas Mesir (Kel 15:20 – 22). Rekan-rekan youth, Mungkin karunia kita hanya sebagai pemain musik yang tidak bisa berkhotbah, namun melalui musiknya banyak orang diberkati. Tuhan dapat memakai siapa saja dengan karunia yang berbeda-beda, untuk kemuliaan nama-Nya.

2. Pengaruh yang besar harus disertai kerendahan hati.

Miryam dan Harun mulai mengkritik Musa, namun dibalik kritik itu tersimpan iri hati dan keinginan untuk memiliki posisi yang sama. (Bilangan 12:1-2). Sikap ini bukan hanya merugikan diri Miryam sendiri namun juga bangsa Israel karena perjalanan mereka terhambat. Musa menaikkan doa untuk Miryam, sehingga pada akhirnya Miryam disembuhkan dari kustanya. Jangan suka membandingkan pelayanan kita sendiri dengan pelayanan orang lain. Apa yang Tuhan berikan dalam kehidupan kita untuk kita melayani Tuhan, gunakan itu dengan kerendahan hati dihadapan Tuhan.

3. Tuhan menegur orang yang dikasihi-Nya.

Karena kesalahannya, Miryam terkena penyakit kusta. Hukuman tersebut bukan karena Tuhan membencinya, tetapi sebagai teguran agar ia bertobat. Sama seperti orang tua yang mengasihi anaknya, akan menegur ketika anaknya melakukan kesalahan.

4. Pemulihan selalu tersedia bagi orang yang bertobat.

Ketika Miryam mendapat penyakit kusta, justru yang dilakukan Musa adalah mendoakannya. Setelah menjalani masa pengasingan selama tujuh hari, Miryam dipulihkan dan Kembali bersama bangsa Israel.

Refleksi

Setiap kita telah menerima karunia, talenta, kesempatan, dan pengaruh yang Tuhan percayakan dengan tujuan untuk memuliakan nama-Nya, bukan untuk meninggikan diri sendiri. Karena itu, marilah kita menjaga hati agar tetap rendah hati, tidak mudah iri terhadap keberhasilan orang lain, dan tidak membandingkan pelayanan atau kemampuan yang Tuhan berikan kepada sesama. Kiranya melalui hidup yang rendah hati, taat, dan setia, kita dapat menjadi alat yang dipakai Tuhan untuk membawa berkat serta memuliakan nama-Nya di mana pun kita berada.

Rekan-rekan youth yang dikasihi Tuhan, karunia atau talenta adalah anugrah Tuhan dalam kehidupan kita. Ketika kita dipercayakan jabatan, posisi atau apapun itu oleh Tuhan, mari jaga itu dengan kerendahan hati dihadapan Tuhan, karena kesombongan dapat menghancurkan reputasi, nama baik, pelayanan, bahkan kehidupan kita. Teguran Tuhan membawa pemulihan bagi orang yang mau bertobat. Filipi 2:3,”Hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri.”

Hikmat Hari Ini

Pengaruh yang Tuhan percayakan akan menjadi berkat ketika dijalankan dengan kerendahan hati, tetapi kesombongan dapat menghancurkan semua yang telah Tuhan anugerahkan.

Doa Meresponi Firman Tuhan Hari Ini

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih atas setiap karunia, talenta, dan kesempatan yang Engkau percayakan kepada kami. Ampunilah kami apabila kami pernah merasa lebih hebat dari orang lain, iri hati, atau menggunakan apa yang Engkau berikan untuk meninggikan diri sendiri. Ajarlah kami memiliki hati yang rendah, mau belajar, menghargai sesama, dan setia melayani sesuai dengan panggilan yang Engkau berikan. Ketika Engkau menegur kami, mampukan kami untuk merespons dengan hati yang mau bertobat sehingga kami mengalami pemulihan dan semakin bertumbuh dalam iman. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

MW – AdS

🔥 ELOHIM YOUTH CELEBRATION 🔥

📅 Sabtu, 18 Juli 2026 | 🕔 Jam 17.00 WIB
📍 GPdI Elohim Batu | Jl. Diponegoro No.125, Batu

🎯 Tema: 📱 DISTRACTION GENERATION

📖 Lukas 10:38–42

Di era yang penuh notifikasi dan distraksi, apakah kita masih memberi waktu terbaik untuk Tuhan?

Seperti Maria yang memilih duduk di kaki Yesus, kita juga diajak untuk kembali menjadikan Tuhan sebagai prioritas di tengah kesibukan hidup.

✨ Yuk datang dan ajak temanmu!
Mari belajar mengurangi distraksi dan semakin fokus membangun hubungan dengan Tuhan.

See you, Youth! 🙌🔥

JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *