Elohim Ministry youth SELAGI MASIH BISA

SELAGI MASIH BISA



Renungan Harian Youth, Senin 03 Juli 2023

Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling istimewa karena cara Allah menciptakan manusia adalah unik dan berbeda dari makhluk hidup lainnya.  Dan yang lebih istimewa lagi, adalah karena manusia Dipilih oleh Tuhan; Menerima anugerah keselamatan karena Iman kepada Yesus; Menggenapi Tujuan Allah untuk Memuliakan Tuhan; Menikmati persekutuan dengan Allah; Melakukan kehendak Allah.  Dan inilah sebenarnya yang menjadi tujuan Allah dalam  hidup kita sehingga kita harus senantiasa memberikan respon yang positif terhadap tujuan Allah dalam hidup ini.  Ya, kita perlu menemukan panggilan pelayanan yang Tuhan tetapkan bagi setiap kita.  Dan selagi masih muda, kita diberikan kesempatan untuk mengerjakan-pekerjaan Allah.

Rasul Paulus menasihati Timotius dengan serius agar Timotius memberitakan firman dalam segala waktu dan keadaan.

Hal ini karena akan ada masa di mana orang-orang tidak mau lagi menerima ajaran yang sehat, melainkan ajaran guru-guru palsu yang hanya untuk memuaskan keinginan mereka. Selama masih ada orang yang mau mendengarkan kebenaran Allah, Timotius harus menguasai diri dalam segala hal, sabar menderita, melakukan pemberitaan Injil, dan menunaikan tugas-tugas pelayanannya.

Seperti yang dicatat dalam surat Paulus kepada Timotius, pasal 4:1-8 yang berbunyi demikian:

Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya: Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.  Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.  Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!  Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.  Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Berapa banyak anak muda khususnya anak-anak Tuhan yang hidupnya nggak mau dipakai Tuhan? Mereka lebih menjalani apa yang sudah menjadi pilihan mereka sendiri, yaitu sesuatu yang bertentangan dengan firman Tuhan. Nggak mau melayani Tuhan dengan alasan belum siap dan masih terlalu muda. Sangat disayangkan kalo mereka berpikir seperti itu. Mereka tidak menghargai hidupnya, padahal Tuhan sudah memilih dan menetapkan mereka.

Masing-masing kita perlu menyadari hal ini sebagai suatu tujuan Tuhan bagi kita

Karena kita diciptakan untuk mengerjakan pekerjaan baik dimana Tuhanlah nantinya yang dimuliakan di dalam hidup ini (Efesus 2:1-10).  Oleh sebab itu ketika Tuhan hendak naik ke sorga Dia jamin kita bahwa Dia akan menyertai kita hingga kesudahan zaman karena sesungguhnya status kita dihadapnnya bukan lagi orang-orang biasa namun menjadi rekan sekerja Allah dan sangat dikasihi oleh Allah.  Adapun status kita dihadapan-Nya adalah:

  1. Anak-anak Allah [Yohanes 1:12]
  2. Hamba Allah [Roma 6:22]
  3. Sahabat [Yohanes 15:13]

Dan yang lebih keren lagi nih ya temen-temen, kita semua adalah pilihan Tuhan..  orang pilihan tentu adalah orang yang benar-benar diperhitungkan dan juga disegani.  Hal ini karena kualitas diri kita yang kita pahami bahwa sebenarnya Yesus itu hidup di dalam kita.

Setiap orang percaya yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan, didalam dirinya ada Firman yang hidup.

Dimanapun dan kemanapun, ia sedang memberitakan firman itu, ”kamu adalah surat terbuka yang dikenal dan dibaca oleh semua orang” (2 Kor 3:2). Ide-ide hasil pemikiran kita, tutur kata dan cara penyampaian bahasa, juga semua karya yang dihasilkan, sesungguhnya adalah buah pemberitaan Injil, yang Tuhan tanam didalam diri kita.

Yohanes 15:16 “bukan kamu yang memilih AKU, tetapi AKUlah yang memilih kamu. Dan AKU telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap…”

KASIH menjadi dasar semua kecakapan orang percaya untuk melayani.

Hidup manusia begitu singkat. Namun, dalam waktu yang singkat tersebut, Tuhan memberikan kesempatan kepada manusia, baik kesempatan untuk bertobat maupun kesempatan untuk melayani-Nya. Terkadang kesempatan itu hanya datang satu kali dan harus segera dimanfaatkan, karena akan ada saatnya ketika kita akhirnya bertindak, tetapi momen tersebut sudah lewat.  Secara spesifik, setiap dari kita memiliki panggilan dan pelayanan kita masing-masing yang tentu saja berbeda dengan orang lain.

Panggilan pelayanan kita memiliki fungsi dan faedah masing-masing dalam pelayanan tetapi memiliki tujuan besar yang sama yaitu untuk kemuliaan nama Tuhan.

Bukan hanya itu, ternyata ada janji Tuhan yang indah bagi kita semua yang menyelesaikan pertandingan dengan baik, yakni mahkota kebenaran yang Tuhan karuniakan pada hari-Nya.  Oleh karena itu, penting bagi kita untuk peka terhadap setiap kesempatan yang Tuhan berikan untuk memberitakan kebenaran-Nya. Meskipun dalam keadaan yang tidak baik dan waktu yang tidak tepat, selama masih ada kesempatan, kita perlu menguasai diri dan menyelesaikan tugas kita dengan kesempatan yang telah Tuhan sediakan.

Selagi kita masih muda marilah kita pergunakan waktu dan kesempatan yang kita miliki untuk memenuhi panggilan pelayanan yang Tuhan sudah tetapkan dalam hidup kita.

Amin. Tuhan Yesus Memberkati

EYC 01072023-YDK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *