Elohim Ministry umum Hidup adalah sebuah Perjalanan

Hidup adalah sebuah Perjalanan



Renungan Harian, Selasa 24 Juni 2025

Nats: Yohanes 10:10, “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah.”

Syalom Selamat Pagi Bapak Ibu Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus . . .

Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah tulisan yang cukup menarik dan saya rasa kita juga mengalaminya. Tulisan itu, berkata demikian ….

Akte lahir adalah kertas. Ijazah juga kertas. Akte nikah juga kertas. Surat kepemilikan rumah, mobil, harta-harta juga Kertas. UANG juga kertas. Kehidupan kita layaknya hanya dikelilingi kertas-kertas. Seiring waktu berlalu, semua  bisa robek. Kemudian dibuang dan dibakar. Berapa banyak orang bersedih karena “kertas-kertas”yang dimilikinya telah lenyap sekejab. Banyak orang begitu bahagianya dengan “kertas-kertas” yang dimilikinya. Tetapi ada satu lembar kertas yang tidak mungkin dilihat oleh manusia itu sendiri yaitu, “AKTE KEMATIAN” nya sendiri! Maka manusia itu ada batasnya yang tidak mungkin adalah menjangkau waktu.

Ada dua hal yang tidak akan selamanya ada dalam diri seseorang, yaitu masa mudanya dan kekuatannya. Dan dua hal yang berguna untuk setiap orang, yakni : hati yang mulia dan hati yang mengampuni. Juga dua hal pula yang akan mengangkat derajat seseorang adalah sikap rendah hati dan berbagi kasih. Belajarlah punya prinsip hidup.

Ada tiga fase hidup yang tampak dari kita.

Pertama, masa puber, kita punya waktu dan kekuatan tetapi tidak punya “UANG”.

Kedua, masa bekerja, kita punya uang dan kekuatan tetapi tidak punya “WAKTU”.

Ketiga, masa tua, kita punya uang dan waktu tetapi tidak punya “KEKUATAN” lagi.

Manfaatkan kesempatan hidup sebaik-baiknya selagi masih bisa bernapas. Kita terkadang mengira bahwa kehidupan orang lain lebih baik dari kehidupan kita. Orang lain pun meyakini, bahwa kehidupan kita jauh lebih baik darinya.

Hal itu terjadi dikarenakan kita melupakan satu hal terpenting dalam hidup, yaitu : lupa “MENSYUKURI APA YANG SUDAH KITA MILIKI”.

Oleh sebab itu, nikmati hidup, sebelum hidup tidak bisa dinikmati dan selalu bersyukur atas segala nikmat dan karunia hidup. Tidak capek pun perlu istirahat. Tidak kaya pun perlu bersyukur. Sadarlah hidup itu pendek. Pasti ada saatnya finish. Jangan tertipu dengan usia muda. Yesus berfirman bahwa Dia datang agar kita memiliki dan menikmati hidup. Jika selama ini Anda tidak bisa menikmati hidup Anda, maka inilah saat yang tepat untuk memulainya. Jika Anda sudah bisa menikmati hidup Anda, bersyukurlah kepada Allah, dan carilah cara-cara untuk bisa lebih menikmatinya.

Karena Syarat Mati tidak harus Tua. Maka dari saudara-saudara sekalian marilah kita saling membantu seperti yang tertulis dalam Galatia 6. Selagi perjalanan kehidupan kita masih belum selesai mari lakukan yang terbaik karena akan tiba saatnya kita sudah tidak ada didunia lagi. Hapus semua benci dan ampuni semua orang, apalagi orang-orang disekitar kita. Dimanapun kita berada, di keluarga, tempat kerja, pelayanan berilah yang terbaik yang kita bisa lakukan.

Galatia 6 : 9-10, “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.”

Mungkin kita tidak dapat melakukan hal-hal besar. Tetapi kita dapat melakukan hal-hal kecil dengan penuh cintaMother Teresa-

Tuhan Memberkati ……

TC

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *