Renungan harian Anak, Kamis 12 Desember 2024
Syalom, adik-adik Elohim Kids! Bagaimana kabar kalian hari ini? Kakak berharap semuanya dalam keadaan sehat dan penuh sukacita. Sebelum memulai aktivitas kita, yuk kita sama-sama merenungkan firman Tuhan tentang bagaimana hidup sebagai anak Allah.
Adik-adik, apakah kalian tahu apa artinya menjadi anak Allah? Menjadi anak Allah berarti kita harus hidup sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Kita harus berusaha untuk selalu melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Ketika kita hidup dalam kebenaran, Tuhan akan menyertai kita di setiap langkah kita.
Menerima Anugerah Tuhan
Saat kita percaya kepada Yesus Kristus, kita menerima kasih karunia-Nya yang luar biasa. Firman Tuhan dalam Roma 5:17 berkata: “…lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.”
Artinya, melalui Yesus Kristus, kita menerima kuasa untuk hidup sebagai anak Allah. Tetapi adik-adik, terkadang kita tidak merasakan kuasa itu karena kita lebih fokus pada masalah di sekitar kita daripada percaya pada firman-Nya.
Namun, jika kita percaya sepenuhnya kepada Tuhan, maka kuasa-Nya akan nyata dalam hidup kita. Tuhan memberi kita kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan.
Adik-adik, firman Tuhan dalam Roma 8:15 mengajarkan bahwa Roh Kudus di dalam kita membuat kita dapat berseru, “Ya Abba, ya Bapa!” Kata “Abba” adalah panggilan yang penuh kasih sayang dari seorang anak kepada ayahnya. Ini menunjukkan bahwa hubungan kita dengan Tuhan bukan hanya sekadar status sebagai anak, tetapi juga hubungan yang intim dan dekat dengan Allah.
Dosa sering kali membuat kita menjauh dari Tuhan, tetapi Yesus datang untuk menebus dosa kita. Dia mengembalikan hubungan kita dengan Bapa. Seperti kisah anak bungsu yang hilang dalam Alkitab. Anak itu meninggalkan rumahnya, menghabiskan semua miliknya, dan menyadari kesalahannya saat dia mengalami kelaparan. Tetapi ketika dia kembali kepada ayahnya, ayahnya menerima dia dengan penuh kasih.
Adik-adik, sama seperti anak bungsu yang hilang, kita juga bisa kembali kepada Tuhan ketika kita menyadari dosa-dosa kita. Darah Yesus telah menyucikan kita, dan Tuhan selalu siap memulihkan kita. Sebagai anak Allah, kita dipanggil untuk hidup dalam kebenaran dan memuliakan Tuhan melalui sikap dan perbuatan kita setiap hari.
Apa yang Harus Kita Lakukan? Selalu percaya kepada Tuhan dan hidup sesuai firman-Nya. Berkomunikasi dengan Tuhan dengan berdoa dan membaca Alkitab setiap hari. Berani mengakui kesalahan kita dan kembali kepada Tuhan. Dan tentunya Jadilah terang bagi teman-temanmu dengan menunjukkan kasih dan kebenaran dalam perbuatanmu.
Ayat Hafalan:
Yohanes 1:12 “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.”
Komitmenku hari ini
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah menebus dosa-dosaku dan menjadikanku anak-Mu. Aku mau selalu hidup dalam kebenaran dan menjadi anak yang memuliakan nama Tuhan.
ID – RS