Renungan Harian Anak, Selasa 26 Juli 2022
Syalom, Adik Adik. Bagaimana kabarnya hari ini ? Sudah siap untuk kembali mendengarkan firman Tuhan? Tetap setia dan semangat ya.
Adik-adik suatu saat kakak sangat jengkel kepada teman kakak disekolah, alasannya adalah kakak pernah dapat nilai yang jelek … eh malah diolok-olok dan dihina didepan teman-teman yang lain. Siapa yang pernah mengalaminya? Persaannya pasti malu bukan? Nah adik-adik kita mau belajar bahwa kita tidak boleh menjelekkan teman kita karena kelemahan mereka. Mungkin karena mereka tidak sepintar kalian, atau karena tidak bisa melakukan sesuatu, atau karena mereka tidak punya. Apapun alasannya kita tidak boleh menghina kekurangan orang lain, sebaliknya ayo kita belajar untuk mau menolong teman kita yang memerlukan pertolongan kita. Seperti ayat yang terdapat dalam
Amsal 14:21 Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita.
Kakak punya cerita tentang Semut dan Buaya
Di sebuah hutan, tinggallah sekelompok semut di sebuah pohon di pinggir sungai. Keberadaannya yang kecil dan lemah sering menjadi bahan ejekan seekor buaya. “Hai semut, apa yang bisa kamu lakukan dengan tubuhmu yang kecil dan lemah itu. Tidak ada yang dapat kamu lakukan kecuali hanya berjalan berbaris setiap hari ha…ha… ha ” kata sang buaya. Meskipun dihina, semut-semut itu tidak sakit hati dan mereka tetap bekerja dengan rajin.
Suatu saat, hujan deras turun sehingga sunyai meluap dan banjir besar melanda. Binatang-binatang hutan yang lain berlarian untuk menyelamatkan diri. Tak terkecuali semut-semut kecil tadi, Semut-semut itu menyelamatkan diri dengan naik sebatang pohon yang cukup tinggi sehingga semuanya selamat dari terjangan arus sunyai. Bayaimana nasib sang buaya ya … walaupun dia binatang sungai yang kuat, arus sungai yang terlalu kuat membuat tubuhnya terseret dan terhempas kedalam lembah yang sangaat dalam sehingga tidak bisa Kembali kehutan itu
Adik-adik dari cerita diatas, kita belajar bahwa kita tidak boleh sombong dan menghina kelemahan orang lain. Mentang-mentang kalian punya uang, lebih pintar, lebih bagus nilai-nilainya, atau kelebihan yang lain, ingat ya adik-adik bahwa kita tidak boleh menghina kelemahan orang lain. Karena ingat semua kelebihan kita ada berkat Tuhan dan Tuhan tidak senang kepada anak yang sombong.
Adik-adik Kesabaran dan kerendahhatian adalah sikap yang baik dan harus dikembangkan. Karena Orang yang rendah hati dan sabar dapat menguasai diri dengan baik sehingga tidak menghina orang lain yang lebih lemah. Malah sebaliknya kita harus memakai kelebihan dan kemampuan kita untuk menolong orang lain yang lebih lemah dan memerlukan pertolongan
Ayat hafalan
Amsal 14:21 Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita
Komitmenku hari ini
Jangan pernah menghina kelemahan orang lain, sebaliknya pakailah kelebihanmu untuk memberikan bantuan dan pertolongan kepada mereka
Y – KCP