Elohim Ministry anak “Jangan Terlalu Sering”

“Jangan Terlalu Sering”



Renungan Harian Anak, Kamis 05 Desember 2024

Shalom adik-adik yang dikasihi Tuhan! Bagaimana kabar kalian pagi ini? Kakak harap semua dalam keadaan sehat dan semangat. Sebelum memulai aktivitas, mari kita belajar Firman Tuhan bersama tentang “Jangan Terlalu Sering.”

Adik-adik, kakak ingin bercerita tentang Tina dan Yani. Mereka adalah sahabat karib. Karena sangat akrab, Tina hampir setiap hari datang ke rumah Yani untuk bermain. Awalnya Yani senang, tapi lama-kelamaan ia merasa lelah. Ia jadi tidak punya waktu untuk belajar dan akibatnya nilai-nilai ulangannya menurun dan juga ada beberapa tugas rumahnya yang terbengkelai.

Suatu hari, Mama Yani menasihatinya, “Yani, beritahu Tina supaya jangan terlalu sering datang ke rumah. Kamu perlu waktu untuk belajar juga dan menyelesaikan semua tugas kamu” Yani akhirnya jujur kepada Tina, “Maaf ya, Tina. Aku tidak bisa bermain setiap hari. Aku perlu waktu untuk belajar. Kita mainnya hari Sabtu saja ya.” Awalnya Tina sedih karena Yani adalah sahabat baiknya. “Mengapa ya Yani tidak mau berteman denganku lagi?” tanya Tina kepada Mamanya. Mama menasihatinya, “Mungkin kamu terlalu sering pergi ke rumahnya. Kamu setiap hari datang ke rumahnya, kan? Ya, Yani pasti bosan, kalau begini terus ia tidak mau berteman denganmu lagi lho. Apalagi ia tidak bisa belajar kalau tiap hari kamu datang ke rumahnya. Jadi, kamu harus menghargainya ya.” setelah mendengar nasihat dari Mamanya

Ia meminta maaf kepada Yani dan berjanji tidak akan datang terlalu sering ke rumah Yani. Tina dan Yani tetap menjadi sahabat yang baik. Mereka bermain pada waktu yang sudah disepakati, dan Yani bisa kembali fokus belajar. Adik-adik, cerita Tina dan Yani mengajarkan kita untuk bijaksana dalam berteman. Sahabat yang baik adalah sahabat yang menghormati waktu dan kebutuhan satu sama lain. Setiap orang punya kesibukan sendiri, seperti belajar, membantu orang tua, atau beristirahat.

Belajarlah Menghargai Waktu dan Teman. Kalau kita terlalu sering pergi ke rumah teman tanpa memikirkan waktunya, teman kita bisa merasa bosan, bahkan terganggu. Oleh karena itu, kita harus belajar menghargai waktu teman kita. Kita juga perlu memastikan waktu kita sendiri digunakan dengan baik untuk belajar, membantu orang tua, atau juga hal yang lainnya.

Belajar dari Firman Tuhan dalam Amsal 25:17 berkata, “Janganlah kerap kali datang ke rumah sesamamu, supaya jangan ia bosan, lalu membencimu.” Ayat ini mengingatkan kita untuk bijaksana dalam bersikap dan menjaga hubungan dengan sesama, termasuk teman. Sebagai anak Tuhan, kita harus belajar menjaga keseimbangan antara bermain dan menghormati kebutuhan teman kita. Dengan cara ini, persahabatan kita akan tetap indah dan penuh kasih.

Apa yang Bisa Kita Lakukan dalam berteman?

1. Atur Waktu dengan Baik: Pastikan waktu bermain tidak mengganggu waktu belajar, ibadah, Waktu bersama dengan keluarga dan .
2. Hormati Teman: Jika teman kita sibuk, hargai waktunya dan jangan memaksanya untuk bermain.
3. Bersikap Bijaksana: Jangan lupa minta izin kepada orang tua sebelum pergi bermain ke rumah teman.

Ayat Hafalan
Amsal 25:17, “Janganlah kerap kali datang ke rumah sesamamu, supaya jangan ia bosan, lalu membencimu.”

Komitmenku Hari ini

Tuhan Yesus memberkati, adik-adik!

YNP – RS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *