Renungan Harian Anak, Sabtu 16 November 2024
Halo adik-adik yang dikasihi Tuhan … Semoga hari ini penuh dengan keceriaan dan semangat untuk menjalani aktivitas yang Tuhan percayakan kepada kita.
Adik-adik, apa yang ada di pikiranmu jika kamu melihat seseorang berbuat jahat? Mungkin dia sedang memaksa temanmu untuk melakukan hal-hal yang tidak benar, atau bahkan menyakiti orang lain. Mungkin kamu merasa kesal atau marah melihat perbuatan orang itu. Bahkan, bisa jadi kamu merasa sangat tidak adil karena sepertinya orang jahat itu tidak mendapat hukuman apa-apa. Apakah kamu pernah merasa iri dengan orang yang sepertinya bebas melakukan kejahatan tanpa ada konsekuensinya?
Mengapa Ya Kita Tidak Perlu Iri Pada Orang Jahat? Adik-adik, dunia ini memang penuh dengan orang-orang yang melakukan hal-hal jahat. Mereka hidup seolah-olah tidak ada yang mengatur mereka, hanya mengikuti keinginan hati mereka, dan seringkali menyakiti orang lain. Namun, hari ini Alkitab memberi nasihat yang sangat penting untuk kita, yaitu: “Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri kepada orang fasik.” – Amsal 24:19. Mengapa? Karena meskipun sepertinya orang-orang yang jahat itu tidak mendapatkan hukuman atau akibat atas perbuatan mereka, hidup mereka sebenarnya sedang menuju kehancuran. Alkitab dengan jelas mengingatkan kita bahwa orang-orang yang hidup dalam kejahatan tidak memiliki masa depan yang baik. Mereka mungkin terlihat sukses atau bahagia di luar, tetapi hidup mereka tanpa Tuhan dan akhirnya akan berakhir dengan derita.
Sebagai anak-anak Tuhan, kita diajarkan untuk hidup dengan cara yang berbeda dengan dunia ini. Walaupun kita mungkin merasa kecewa atau marah ketika melihat orang lain berbuat jahat, kita tidak boleh mengikuti cara hidup mereka. Tuhan menginginkan kita hidup dengan baik, dengan saling mengasihi, dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan orang lain.
Jika kamu melihat seseorang berbuat jahat, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah jangan ikut-ikutan marah atau melakukan hal yang sama. Sebaliknya, kamu bisa melaporkan kejadian itu kepada orang dewasa yang bisa membantu, seperti guru, orang tua, atau orang yang lebih bijaksana. Mereka akan bisa membantu menghentikan perbuatan jahat itu. Jangan lupa juga untuk berdoa, adik-adik! Berdoalah agar Tuhan mengampuni orang tersebut dan mengubah hatinya agar dia tidak berbuat jahat lagi. Tuhan bisa melakukan mukjizat dalam hidup setiap orang, bahkan orang yang melakukan kejahatan sekalipun.
Bahkan Alkitab mengajarkan kita untuk mengasihi musuh kita, bahkan mereka yang berbuat jahat. Mungkin ini terdengar sulit, tetapi Tuhan ingin kita berdoa agar mereka bertobat dan menerima kasih-Nya. Dengan berdoa, kita menunjukkan bahwa kita tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan dengan kasih dan doa. Ini adalah cara kita menanggapi kejahatan dengan hati yang penuh kasih, mengikuti teladan Tuhan Yesus yang mengampuni semua orang, bahkan mereka yang menyakitinya.
Adik-adik yang dikasihi Tuhan, mari kita ingat bahwa hidup kita sebagai anak-anak Tuhan harus berbeda dari dunia ini. Jangan biarkan rasa marah atau iri hati membuat kita jatuh dalam hal yang tidak baik. Ingatlah bahwa Tuhan selalu melihat dan Dia akan memberi yang terbaik bagi kita yang hidup dengan cara yang benar. Jangan iri kepada orang yang berbuat jahat, karena mereka sedang terikat dengan dosa. Tuhan ingin kita hidup dengan kasih, kebaikan, dan selalu berdoa bagi mereka yang berbuat salah.
Ayat Hafalan:
“Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri kepada orang fasik.” – Amsal 24:19
Komitmenku hari ini
Aku percaya Tuhan selalu menyertai kita dalam setiap langkah kehidupan. Jangan takut atau khawatir, karena bersama dengan Tuhan kita pasti bisa menjadi anak yang penuh kasih dan hidup dalam kebenaran!
YNP – TPR
PENGUMUMAN
Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Anak Elohim di Gedung Gereja ya besok hari minggu 17 November 2024 jam 8.00 … Ayo ajak teman-teman kita semuanya ya ..
Nah hari minggu besok kita akan belajar bersama tentang
“KEADILAN ALLAH”
2 Raja-raja 21:1-16 Belajar dari Kisah Raja Manasye

Kita mau belajar bahwa Tuhan berlaku adil dengan menghukum orang yang melakukan kejahatan dimata-Nya. Melalui kisah Raja Manasye, mereka akan memahami pentingnya hidup benar di hadapan Tuhan dan menghindari perbuatan jahat. Allah menegur dan menghukum siapa saja yang dikasihiNya, baik raja maupun orang biasa. Tuhan menegur kita dengan berbagai cara, bahkan terkadang dengan cara yang berat, agar kita menyadari kesalahan dan kembali kepada-Nya.
Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan. Sampai jumpa besok …
Tuhan Yesus memberkati