Elohim Ministry anak “Kejahatan Dibalas dengan Kebaikan”

“Kejahatan Dibalas dengan Kebaikan”



Renungan Harian Anak, Selasa 20 Mei 2025

Shalom, Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak harap semuanya dalam keadaan sehat dan semangat, ya! Sebelum adik-adik memulai segala aktivitas hari ini, yuk kita merenungkan firman Tuhan bersama-sama. Hari ini, kita akan belajar tentang satu hal yang penting dan kadang sulit dilakukan, yaitu membalas kejahatan dengan kebaikan.

Adik-adik, pasti pernah kan merasa sedih karena diperlakukan tidak baik oleh teman? Mungkin temanmu pernah berkata kasar, tidak mau berbagi, atau bahkan menjahilimu? Rasanya pasti kesal dan marah. Kita mungkin ingin membalas mereka supaya mereka tahu rasanya disakiti. Tapi… apakah itu yang Tuhan mau?

Di sebuah kelas ada seorang anak kelas 5 bernama Andi. Andi adalah anak yang pintar matematika. Ia selalu mendapatkan nilai bagus di pelajaran hitung-menghitung itu. Tapi sayangnya, Andi juga sering digoda dan dijahili oleh beberapa teman di kelasnya.  Setiap hari, saat jam istirahat, ada saja yang mengejek Andi. Kadang diejek “si kutu buku”, kadang dijauhkan saat main, atau dikomentari karena penampilannya yang sederhana. Tapi Andi tidak pernah membalas perlakuan teman-temannya. Ia hanya tersenyum dan tetap bersikap baik. Ia memilih untuk diam dan mendoakan teman-temannya, seperti yang diajarkan oleh orang tuanya dan guru Sekolah Minggunya.

Suatu hari, guru mereka memberikan tugas matematika yang sangat sulit. Banyak murid bingung dan tidak mengerti bagaimana cara mengerjakannya, termasuk teman-teman yang sering menjahili Andi. Andi bisa saja membiarkan mereka kesulitan. Tapi tidak! Andi malah berkata kepada guru, “Bu, bolehkah saya membantu teman-teman mengerti soal ini?” Dengan sabar, Andi mengajari satu per satu temannya, termasuk mereka yang dulu suka mengejeknya. Ia menjelaskan pelan-pelan, bahkan membuat gambar agar teman-temannya mudah memahami.

Teman-teman Andi terkejut! Mereka tidak menyangka Andi yang selama ini mereka jahili malah mau menolong dan mengasihi mereka. Sejak hari itu, mereka tidak lagi mengejek Andi. Mereka malah minta maaf dan jadi dekat dengan Andi.

Belajar dari apa yang Yesus ajarkan

Firman Tuhan mengajarkan sesuatu yang berbeda dari dunia ini. Dunia mungkin berkata, “Balas dendam!” Tapi Tuhan Yesus berkata, “Jika seseorang menampar pipi kananmu, berilah juga pipi kirimu” (Matius 5:39). Maksudnya bukan kita membiarkan orang terus menyakiti kita, tapi kita tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Yesus sendiri memberi contoh saat Dia disakiti. Waktu disalibkan, Yesus tidak membalas para serdadu yang memukul dan mengolok-Nya. Sebaliknya, Yesus berkata, “Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Wah, luar biasa ya kasih Yesus!

Membalas yang Jahat dengan Kebaikan

Kalau ada teman yang menyakitimu, apa yang bisa kamu lakukan?

  • Tersenyum, bukan membalas dengan kata kasar.
  • Mendoakan mereka supaya hatinya berubah.
  • Tetap berbuat baik, walau mereka tidak ramah padamu.
  • Mungkin, kamu bisa berkata, “Aku tetap mau berteman dengan kamu,” walaupun hatimu sedih.

📖 Ayat Hafalan:

Roma 12:21 “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.”

🙏 Doa:

Tuhan Yesus yang baik, Terima kasih Engkau sudah mengasihiku terlebih dahulu. Tolong aku supaya bisa membalas kejahatan dengan kebaikan, seperti yang Engkau ajarkan. Berikan aku hati yang lembut dan sabar, supaya aku bisa menjadi berkat dan terang bagi semua orang.
Amin.

Selamat beraktivitas hari ini ya, adik-adik! Ingat, balas kejahatan dengan kebaikan dan jadilah seperti Yesus yang penuh kasih. Tuhan Yesus memberkati! 🌟💖🕊️

ID – KCP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *