Renungan Harian Youth, Selasa 20 Mei 2025
Ibrani 11:5, Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.
Syalom rekan-rekan Youth semuanya ….
Sebagian orang mungkin merasa daftar keturunan hanya sekadar daftar yang membosankan untuk dibaca, seperti perikop bacaan hari ini. Namun, daftar keturunan merupakan sesuatu yang penting bagi orang-orang di zaman Perjanjian Lama karena menunjukkan kebenaran tentang karya Tuhan dalam sejarah manusia. Daftar keturunan Adam juga menunjukkan kebenaran tentang manusia sebagai gambar Allah dalam
sejarah.
Manusia yang diciptakan baik oleh Allah menunjukkan kemampuan untuk bertahan hidup dan berkembang biak dalam dunia.
Kemampuan untuk bertahan hidup ini ada karena Allah memberikan kepada manusia kemampuan untuk berpikir dan beradaptasi dalam hidup. Daftar keturunan Adam membuktikan bahwa manusia dapat hidup selama ratusan tahun dan mampu menghasilkan generasi demi generasi. Kemampuan bertahan hidup ini menjadi kemampuan bawaan manusia sebagai gambar Allah. Sungguhpun demikian, ada panggilan yang lebih dari sekadar bertahan hidup bagi manusia.
Nama ‘Henokh’ berarti orang yang dipersembahkan, didedikasikan, dedikasi, guru.
Ia hidup saleh di dunia, berbeda dengan manusia angkatannya. Allah memperkenalkan diri kepada semua orang, bukan hanya pada individu tertentu saja. Tapi hanya Henokh yang merespon dengan percaya. Kata ‘bergaul’ atau berjalan (Inggris : walk) berarti ‘menjadikan kehendaknya di bawah pengawasan orang lain dan mengikuti orang tersebut’. Henokh percaya pada Allah, sekalipun orang lain tidak. Dan ini berlangsung selama 300 tahun, setelah anaknya Metusalah lahir saat ia berumur 65 tahun.
‘Karena iman’ adalah kunci dari Henokh menikmati hidup yang berkenan kepada Allah. Kejadian 5:21-24 mencatat imannya Henokh itu. Kata ‘hidup’ dari teks Ibrani chayah yang artinya hidup secara holistik yang mencakup kehidupan biologis, spiritual dan komunal. Henokh mengikuti langkah Tuhan, tidak berlari di depan-Nya atau tertinggal di belakang-Nya. Henokh berjalan bersama Tuhan dengan tekun, proaktif dan progresif.
Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian’, menunjukkan bahwa Henokh dibawa ke sorga dalam keadaan hidup. Kata ‘diangkat’ dalam Kejadian 5:24 dari teks Ibrani laqah yang artinya diambil atau dibawa. Kata ‘terangkat’ dalam Ibrani 11:5 dari teks Yunani metatithemi yang artinya memindahkan atau mengubah posisi.
Ketika kita mengaku beriman kepada Allah, maka berperilaku yang sesuai dengan kehendak-Nya itulah yang dipraktikkan di dalam komunitas kita. Menjalani kehidupan yang benar menurut firman Tuhan di tengah dunia yang berkompromi dengan dosa memang tidak mudah, namun berbekal pergaulan yang intim dengan Allah itulah yang akan memampukan kita tetap maju.
Manusia, sebagai gambar Allah, juga mampu untuk berelasi dengan Allah.
Kemampuan berelasi dengan Allah tidak dimiliki oleh ciptaan-ciptaan lain di dalam dunia. Ini adalah sebuah hak istimewa yang Tuhan berikan kepada manusia. Manusia yang berelasi dengan Allah akan menemukan makna sejati dalam kehidupan, seperti Henokh (ay. 21-24). Banyak pendahulu Henokh dicatat hanya bertahan hidup sampai sekian tahun. Namun, Henokh yang “bergaul dengan Allah” usianya melebihi semua generasi dan tidak mengalami kematian karena diangkat oleh Allah. Hidup bergaul dengan Allah akan memimpin kepada kehidupan yang bermakna.
Keintiman Henokh dengan Allah dan pengangkatannya adalah karena ia hidup mengandalkan Allah. “Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.” Tentunya, yang membuat Allah begitu berkenan kepada Henokh adalah kepercayaannya kepada Allah. “Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.”
Tuhan tidak meminta apapun dari kita selain PERCAYA.
Dan untuk maksud ini Ia mengutus Yesus ke dunia dalam bentuk manusia, memperkenalkan DiriNya, supaya kita percaya.
Kehidupan Henokh adalah teladan yang sangat baik mengenai berjalan bersama Allah dalam iman di bumi sekarang dan berjalan masuk ke dalam hadirat Allah di sorga nanti. Orang percaya yang lain mungkin mengalami kematian, tetapi mereka tetap akan ada dalam hadirat Tuhan di sorga karena kehidupan mereka di bumi ada di dalam iman kepada Allah. “Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan” (Mazmur 73:23-24).
Rekan-rekan youth, kehidupan memang akan terasa bertambah berat, tetapi Alkitab mengajarkan bahwa Allah memberikan kemampuan bawaan kepada kita untuk bertahan hidup. Namun, janganlah menghabiskan waktu hanya untuk bertahan hidup, carilah makna yang lebih dengan bergaul dengan Allah. Kita mungkin tidak akan diangkat oleh Allah seperti Henokh, tetapi Alkitab dengan jelas menggambarkan orang yang bergaul dengan Allah akan menemukan makna kehidupan sejati. Maukah kita menemukan makna kehidupan yang lebih dari sekadar bertahan hidup? Berdoalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan jalinlah relasi dengan-Nya setiap hari.
RM-DOT
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan