Renungan Harian Selasa, 07 April 2026
Bacaan : 1 Korintus 15:20-28
Nats : 1 Korintus 15:26, Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut
Syalom Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus . . . .
Saat Robby berumur sekitar 8 tahun, dia mencoba menampik kenyataan tentang kematian. Hal itu terjadi pada saat upacara pemakaman Neneknya. Ketika melihat tubuh Nenek yang tak bernyawa di dalam peti mati, saya berpikir, jika hal itu terjadi pada diri saya, maka saya akan segera berdiri, keluar dari peti, dan berlalu dari situ. Sekarang dia sudah hampir 70 tahun, dan cara pandangnya terhadap kematian sudah berubah. Dia sudah menghadiri banyak upacara pemakaman. Dia telah mengucapkan selamat tinggal kepada kedua orangtuanya, semua bibi dan paman, juga banyak sahabatnya. Robby tidak dapat lagi menampik kenyataan yang kejam tentang kematian. Kematian merenggut kehidupan, menghancurkan hati, membawa kepada kesunyian, dan membobolkan tanggul airmata.
Namun ada kenyataan lebih besar yang dapat membangkitkan keinginan kita untuk melanjutkan hidup dengan pengharapan. Yesus mati supaya kita hidup. Kematian-Nya di atas kayu salib bukanlah sesuatu yang kebetulan atau di luar rencana Allah. Itu merupakan sesuatu yang mutlak harus dipenuhi dalam rencana keselamatan-Nya bagi kita.
Tuhan menyatakan bahwa kematian adalah hukuman bagi orang berdosa (Kej 2:17), dan setiap orang, sejak Adam dan Hawa, jatuh ke dalam dosa (Rom 3:23). Tetapi karena kasih, Dia rindu menyelamatkan kita. Namun Dia tak dapat sekadar berkata, “Aku kasihan padamu. Aku mengasihimu. Aku akan menyelamatkanmu, mengampuni dosamu, dan melupakan dosamu.” Tidak. Allah yang kudus dan adil tidak menganggap enteng dosa. Hukuman atas dosa harus dibayar; kesalahan harus disingkirkan.
Yang sungguh mengagumkan adalah: Yesus Kristus, Anak Allah, mengangkat dosa-dosa kita, membawanya ke Kalvari, membayar hukuman dosa, dan bangkit pada hari yang ketiga. Yesus, Pribadi yang sama sekali tak berdosa, menanggung dosa kita, seperti yang telah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya (Yesaya 53). Kebangkitan-Nya membuktikan bahwa Allah Bapa menerima pengorbanan Anak-Nya dan keadilan pun ditegakkan.
Yesus Kristus telah mematahkan kuasa kematian. Dia “bangkit dan berjalan keluar” dari kubur. Suatu hari “musuh yang terakhir” ini, demikian Paulus menyebutnya, akan dihancurkan selamanya (1 Korintus 15:26). Ia berkata: “‘Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu?
Kematian memang merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari oleh manusia, namun melalui Yesus Kristus kita memiliki pengharapan yang pasti. Kematian bukanlah akhir dari segalanya, karena Kristus telah mengalahkannya melalui kebangkitan-Nya. Oleh sebab itu, kita tidak lagi hidup dalam ketakutan, melainkan dalam iman dan pengharapan akan kehidupan yang kekal bersama Dia.
Refleksi Renungan
Melalui firman Tuhan hari ini, kita diingatkan bahwa kematian bukanlah akhir dari perjalanan hidup kita. Kita mungkin pernah merasakan kehilangan, kesedihan, dan kehampaan karena kematian orang-orang yang kita kasihi. Namun sebagai orang percaya, kita memiliki pengharapan yang berbeda dari dunia ini. Kita percaya bahwa Yesus telah mengalahkan maut dan memberikan hidup yang kekal bagi setiap kita yang percaya kepada-Nya. Oleh karena itu, kita diajak untuk hidup dalam iman, tidak dikuasai oleh ketakutan akan kematian, tetapi dipenuhi oleh pengharapan dan keyakinan bahwa hidup kita ada di dalam tangan Tuhan yang kekal.
Hikmat Hari Ini
Karena Kristus telah mengalahkan maut, kita tidak lagi hidup dalam ketakutan, melainkan dalam pengharapan akan hidup yang kekal bersama-Nya.
Puji Tuhan! Kematian sudah pasti akan dikalahkan!
Tuhan Yesus Memberkati ……
TC.
JOIN GRUP
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f
Atau klik tombol dibawah ini >>>
Sebagai orang percaya, kita memiliki pengharapan yang berbeda dari dunia ini. Kita percaya bahwa Yesus telah mengalahkan maut dan memberikan hidup yang kekal bagi setiap kita yang percaya kepada-Nya. Amin terima kasih Tuhan Yesus untuk pengorbanan Mu menebus dosa kami.