Bacaan: Mazmur 3:1- 9
Syalom saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan kalau kita membaca dalam Mazmur 3 ini, orang banyak berkata bahwa musuh yang paling berat adalah datang dari dalam.Di dalam Mazmur 3 ini, musuh sang raja ialah anaknya sendiri, maka kita akan mengerti perasaan Daud tatkala harus melarikan diri karena pemberontakan Absalom ( ayat 2 -3). Walaupun tertekan dan seolah Tuhan tidak menolongnya, Daud tetap percaya kepada Tuhan dan yakin bahwa pada waktunya pertolongan akan datang (ayat 4). Mungkin raja Daud teringat saat mana ia sedang dikejar-kejar raja Saul. Beberapa kali Daud mendapat kesempatan membunuh Saul, namun ia tidak melakukannya. Daud tidak menjamah Saul karena ia seorang yang diurapi Tuhan.
Kini saat ia dikejar Absalom Daud percaya Tuhan pasti menjaganya dari para musuh (ayat 6-7). Daud bahkan berani meminta pertolongan Tuhan agar ia mengalahkan para musuhnya ( ayat 8).
Permohonan Daud ini bukan semata-mata untuk keselamatan pribadinya, melainkan untuk bangsanya ( ayat 9). Apa jadinya kalau musuh berhasil menguasai tahta atas Israel? Tentu rakyat juga sengsara dioimpin raja yg ambisius dan kejam tersebut.
Tidak salah memang Tuhan memilih Mesias dari keturunan Daud karena Daud digambarkan sebagai raja yg peduli kepada rakyatnya. Menghadapi masalah serumit ini, yang menjadi perhatian utama bukan keselamatan diri, melainkan rakyatnya. Persoalan, pencobaan, bahkan gelapnya hidup dapat mengepung kita. Namun, sekalipun itu semua membuat kita merasa kecil hati, jangan lagi kita takut karena Allah yang kita percaya adalah Allah yang besar, yang tidak pernah tertidur dan terlelap. Pertolongan akan kita peroleh dari Dia yang adalah sumber segala sesuatu.
Walaupun getir dan pahit hidup yang kita jalani, jangan pernah kita melupakan Allah dalam setia Pemeliharaan Tuhanp proses yang kita alami. Mungkin kita merasa bahwa semua orang hadir untuk menentang, bahkan menyatakan bahwa Tuhan tidak ada dan tak akan menolong kita, tetapi tetaplah datang kepada Tuhan karena Dialah sumber pertolongan kita. Kiranya kita bisa meneladani Daud melalui Mazmur ini. Yaitu percaya penuh kepada pemeliharaan Tuhan, dan memperhatikan keselamatan orang lain.
Berserulah kepada-Nya dengan kesungguhan hati, pertolongan akan datang tepat seturut dengan waktu-Nya. Jangan takut dan gelisah akan hal-hal yang belum tentu terjadi karena itu tidak menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Tenanglah dan yakinlah bahwa Allah pasti menolong dan memberi jalan keluar; percayalah pada topangan yang Tuhan berikan.
Tuhan Yesus Memberkati
EW
Bacaan Alkitab hari ini : Kitab Nehemia pasal 2 dan 3