Elohim Ministry youth PENDENGAR ATAU PELAKU

PENDENGAR ATAU PELAKU



Renungan Harian Youth Sabtu, 13 Januari 2024

Ayat                     : Yakobus 1:19-25

Syalom, selamat pagi rekan-rekan Youth semuanya. Apa kabarnya ditahun yang baru ini? Semoga kita semua sehat selalu dan dalam lindungan Tuhan.

Seorang polisi yang tengah bertugas di hari Minggu pagi menghentikan sebuah mobil yang menerobos lampu merah. Mobil ini mengebut dengan kecepatan tinggi dan hampir saja menabrak beberapa kendaraan dari arah berbeda yang sedang mempergunakan haknya melintas di saat lampu sedang hijau. Sambil meminta surat-surat kendaraan dan surat ijin mengemudi, pak polisi bertanya kepada pengendara mengapa ia begitu sembrono mengendarai mobilnya dan melanggar peraturan. Dengan santai pengemudi berkata, “maaf pak, tapi saya sudah telat ke gereja.”

Mari renungkan ilustrasi sederhana ini dan pikirkan baik-baik. Telat ke gereja itu tidak baik. Tapi apakah itu berarti kita boleh seenaknya melanggar peraturan, bahkan bisa mengancam nyawa orang lain dan diri sendiri atas alasan itu? Apakah iman hanya sebatas tidak terlambat ke gereja, hanya diucapkan dengan kata-kata “ya, saya orang beriman”, tapi sama sekali tidak tercermin lewat perilaku. Dalam Yakobus 1:19-25 memberikan judul perikop; pendengar atau pelaku.

Dalam Yakobus 1:19-25 ini dapat kita jumpai ada 3 tahapan atau langkah-langkah dalam mendengar Firman yaitu mendengar (ayat19), menerima (ayat 21), serta taat dan lakukan (ayat 22). Ayat 19: “…hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata.” Tetapi dalam kehidupan manusia, terkadang yang terjadi justru sebaliknya, lebih cepat berbicara namun lambat dalam hal mendengar, padahal iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan (Roma 10:17). Dengar Firman Tuhan itu sangatlah penting, tetapi juga harus disertai dengan aplikasi Firman yang kita dengar dalam kehidupan kita. Banyak diantara kita yang mungkin aktif ibadah, atau menghadiri kegiatan-kegiatan rohani lainnya ataupun terlibat dalam pelayanan. Namun mengapa iman kita tidak bertumbuh dan tidak mengalami perubahan? Karena kita hanya sampai mendengar saja.

Mendengar memang sangatlah penting, tetapi juga harus disertai dengan perbuatan dalam kehidupan.

Bagaimana kita dapat menjadi pelaku Firman?

1. Buang segala yang kotor serta kejahatan dari didalam hati. (ayat 21a)

Bukankah hati menjadi pusat atau sumber segala sesuatu dalam kehidupan kita? Tuhan Yesus mengatakan sendiri dalam Markus 7:21-23,”sebab dari dalam hati timbul segala pikiran jahat, perabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, keliikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” Oleh sebab itu, Yakobus menasehatkan kita semua untuk membuang segala hal-hal yang jahat tersebut dari hati kita.

2. Terima Firman dengan lemah lembut.

Menerima Firman dengan lemah lembut berarti tanpa kemarahan. Mendengar, menerima dan melakukan, adalah hal yang harus kita kerjakan ketika kita mau menjadi pelaku Firman. Jangan ada tanah hati yang dipinggir jalan, berbatu-batu, atau semak duri yang membuat firman itu tidak bisa bertumbuh. Tetapi milikilah tanah hati yang baik dan lemah lembut sehingga Firman yang ditaburkan dapat dilakukan dengan benar.

Rekan-rekan Youth yang dikasihi Tuhan, mari jadi pelaku Firman, bukan hanya pendengar saja. Yakobus mengumpamakan seperti orang yang mengamati mukanya didepan cermin lalu pergi, dan sesudah pergi ia lupa bagaimana dirinya.

Oleh sebab itu, jadilah pelaku Firman Tuhan dan bukan hanya pendengar saja.

Tuhan Yesus memberkati.

MW – AdS

PENGUMUMAN

Kami mengundang rekan-rekan semuanya untuk bisa hadir dalam Youth Di awal tahun 2024 yang akan diadakan pada hari SABTU, 14 Januari 2024 jam 17.00 di Gedung Gereja Elohim Batu.

NO Regrets

Nyesel karena udah ngelakuin sesuatu yang salah ato gak melakukan sesuatu di tahun 2023 kemarin, Yuk jalani tahun ini dengan tanpa penyesalan (no regret), jadikan pelajaran dan respon penyesalan dengan benar sehingga Tuhan akan memulihkan hidup kita..

Dan jangan lupa Ibadah besok jam 06.00 WIB serta Sekolah minggu jam 08.00 di GPdI Elohim Batu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *