Elohim Ministry youth SUMBER KEKUATAN DAN SEMANGAT

SUMBER KEKUATAN DAN SEMANGAT



RENUNGAN Harian Youth, Kamis 05 Januari 2023

Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

– Yesaya 40:29

Syalom Elohim youth, Pernahkah kalian memiliki masalah yang sangat berat? Tidak ada hidup yang berjalan mulus. Setiap hari, kita pasti menghadapi masalah dan tantangan. Terkadang, kita merasa sangat lelah karena begitu berat atau begitu banyak ujian yang kita alami. Kita mungkin ingin mencari pekerjaan baru karena pekerjaan yang Anda miliki sekarang terasa sulit, ditambah adanya tekanan (pressure) yang kuat dari atasan, dan sebagainya. Persoalan-persoalan seperti itu seringkali membuat kita putus asa dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Kita harus menyelesaikan masalah tanpa lari dari masalah tersebut atau membiarkannya berlarut-larut. Untuk itu, kita harus selalu mengandalkan Tuhan dalam semua hal yang kita hadapi.

Hidup bersama Tuhan bukan berarti tanpa penderitaan. Namun, orang yang menyerahkan hidup kepada Tuhan adalah mereka yang mampu menghadapi penderitaan, menyusuri lembah kekelaman, dan berjuang menghadapi kesepian.

Betapa pun berat dan lelahnya kita menjalani masa-masa sulit, tetaplah yakin bahwa Tuhan ada bersama kita. Dia siap memberikan anugerah kekuatan dan hikmat untuk menjalaninya.

Yesaya 40 ditulis dalam konteks masa-masa akhir orang Israel hidup dalam pembuangan dan penjajahan. Suatu periode sulit bagi bangsa Israel karena nampak tak berujung sehingga umat Tuhan mulai mengeluh dan letih secara jiwa. “Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?” itu yang dikeluhkan mereka dalam ayat 27.

Yesaya mengingatkan bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan di saat kita mulai merasa lemah tak berdaya dan ketika letih lesuh kehilangan harapan (ay. 29a), Tuhan akan menambah semangat kita untuk terus berjuang sampai batas kita tak berdaya lagi (ay. 29b).

Seperti Daud, saat ia menghadapi masalah, hal pertama yang ia lakukan adalah meminta pertolongan Tuhan. Salah satu doa Daud saat ia menghadapi masalah: “Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku , ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari” (Mazmur 25:4-5). Kebiasaan Daud yang selalu mengandalkan Tuhan membuat ia berhasil memimpin bangsa Israel untuk tetap setia dalam Tuhan sampai akhir hidupnya. Jadi, saat kita menghadapi masalah, hal pertama yang harus kita lakukan adalah berdoa, meminta hikmat dan kekuatan pada Tuhan. Dengan demikian, kita pasti dapat menyelesaikan persoalan dengan baik.

Percayalah Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Ia selalu ada untuk menguatkan dan menopang kita dalam menghadapi semua persoalan yang terjadi.

Matius 6: 22 mengatakan “Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu“.

Ayat ini mengatakan bahwa mata kita adalah penentu kita dalam bertanding. Jika mata kita tertuju pada garis akhir serta piala yang hendak kita raih, maka kita berada di jalur yang benar. Tapi kalau kita suka melihat pemandangan lain selama kita berlari, ada kemungkinan kita akan lari miring keluar jalur, bahkan jatuh.

Karena itu, perhatikan apa yang menjadi visi dan fokus kita. Pastikan itu hanya Yesus seorang, dan bukan embel-embel yang berdiri di kanan kiri kita. Kadang musuh dan lawan kita berusaha sedemikian rupa menaruh hal-hal menarik sepanjang perjalanan untuk mengalihkan perhatian kita. Dunia dengan segala kenikmatannya berusaha menarik pandangan kita. Tapi jika mata kita hanya tertuju pada garis akhir, kita pasti bisa melaluinya!

Sekalipun orang muda dan teruna dapat menjadi lelah dan lesu bahkan jatuh tersandung, tetapi setiap kita yang mau menanti-nantikan Tuhan mendapatkan kekuatan baru.

Seperti rajawali yang terbang dengan kekuatan sayapnya. Kita berlari tidak menjadi lesu dan berjalan tidak menjadi lelah. Karena itu, jangan pernah mencari kekuatan, jawaban dan solusi dari dunia ini, tetapi teruslah mencari di dalam Tuhan, karena kekuatan, jawaban dan solusi dunia ini akan dapat membuat hidup kita tersandung sehingga menjadi terluka, jatuh, hancur, rusak, dan gagal.

Lelah tak pernah ku rasa walau kadang datang menyiksa.
Letih tak pernah ku undang namun datang membuat pedih.

Jiwa dan raga ku sakit tak ku pungkiri semua menjadi sulit.
Lemah ku rasa diri ini seakan tak mampu melangkah lagi.
Semua menatap sepi dan hina pada diri yang tak bermakna.
Sungguh ku tersudut dalam bayang kelam tiada kepastian.

Aku lelah jika harus seperti ini.
Sulit ku bergerak dalam kekang waktu yang tajam.
Aku sakit jika harus bernafas akan udara naif yang berhamburan.
Lelah ku semakin menjalar kala semua terlihat dalam nyata.

Ku ingin ada semangat datang walau sekejap ku rasa.
O saudaraku, jika kau lelah dan kehabisan semangat,
mari datang kepada Yesus sambil memohon iba,
“Tuhan, peluk aku sebentar, aku lelah dengan semua ini.”

Salam semangat dan Tuhan Yesus Memberkati.

RM – SCW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *