Elohim Ministry umum TERSEDIA Sejak Semula

TERSEDIA Sejak Semula



Renungan Harian Jumat, 07 Maret 2025

Watchman Nee menyatakan Jika kita ingin menguji suatu hal itu baik atau tidak buat kita, maka kita perlu MEMASTIKAN apakah hal tersebut semakin MENDEKATKAN kita dengan Tuhan, atau malah sebaliknya MENJAUHKAN kita dari Tuhan. Karena BERKAT Tuhan itu, bertujuan untuk membawa kita semakin dekat kepada-NYA

Apa itu Berkat ? Berkat adalah pernyataan KEHENDAK ALLAH yang MENDEKATKAN kita kepada-Nya, sebagai ANUGERAH yang dikaruniakan Allah bagi umat-Nya.

Di dalam Alkitab, ada beberapa istilah yang umumnya diterjemahkan sebagai “BERKAT.”

PERJANJIAN LAMA

Pertama, makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap

Berkat dalam Perjanjian Lama berasal dari kata Ibrani: “Berakha”, artinya: pemberian benda (materi), yang merupakan kebalikan dari kata “kutukan”.

Istilah ini pertama ditemukan dalam Kejadian 1:22 ketika Allah memberkati makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap, dengan memerintah supaya mereka berkembang biak dan memenuhi bumi. Demikian juga dalam ayat 28, Allah memberi berkat yang serupa kepada Adam dan Hawa, dengan berkat tambahan bahwa mereka akan berkuasa atas makhluk ciptaan lainnya.

Ketika Allah memanggil Abram pergi ke Tanah Perjanjian (Kejadian 12:1-3), Allah berjanji akan memberkatinya, membuat namanya masyhur, dan melaluinya, memberkati semua manusia di bumi.

Berkat dalam konteks ini berkaitan dengan kebahagiaan dan kesejahteraan, baik bagi Abram maupun manusia lainnya. Bukan Allah saja yang mengucapkan berkat. Ketika Ribka hendak meninggalkan keluarganya demi menjadi istri Ishak (Kejadian 24:60), keluarganya memberkatinya dengan berkata “Saudara kami, moga-moga engkau menjadi beribu-ribu laksa, dan moga-moga keturunanmu menduduki kota-kota musuhnya.”

Sebelum Ishak mati, ia mengucapkan berkat atas Yakub, putranya, dengan berkata: “Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah. Bangsa-bangsa akan takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu; jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia” (Kejadian 27:28-29).

Kedua, Istilah Ibrani lainnya untuk berkat adalah “Esher”, yang diterjemahkan KEBAHAGIAAN.

Ayub 5:17 menyatakan “Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa.”

Berkat ini berhubungan dengan pengetahuan bahwa Allah sedang membimbing kita ke jalan yang benar. Teguran Allah adalah bentuk dari kasih-Nya pada kita, tak lain dari orang tua yang menegur anaknya yang sedang main di tengah jalan.

PERJANJIAN BARU

Di dalam Perjanijan Baru, ada dua istilah Yunani yang diterjemahkan sebagai “berkat.”

Makarios mengandung makna KEBAHAGIAAN

Khotbah di Bukit dalam Matius 5 dan Lukas 6 menggambarkan keadaan bahagia mereka yang menemukan tujuan dan kepuasan dalam Allah. Roma 4:6-8 mengaitkan kebahagiaan ini pada mereka yang dosanya telah diampuni, karena mereka tahu bahwa hubungan mereka dengan Allah telah dipulihkan.

Selanjutnya kata yunani “berkat” berikutnya adalah eulogia.
Berasal dari gabungan dua kata eu- (baik) dan -logia (kata kata). Jika kita memberikan perkataan yg baik kepada orang lain, kita sebenarnya telah memberkati orang tersebut Yesus menggunakan kata “eulogia” ketika Ia memberkati roti dan anggur pada Perjamuan Terakhir, yang kemudian menjadi praktik Komuni, Matius 26:26
Efesus 1:3 memberkati Allah atas semua berkat yang telah Ia berikan pada kita didalam Kristus
Kata “eulogia” juga digunakan dalam konteks memuji Tuhan
1 Petrus 3:9 mengajarkan supaya kita memberkati mereka yang berbuat jahat pada kita, karena kita telah dipanggil untuk menerima berkat dari Allah.

Jika kita menyatukan semua poin tersebut, kita melihat bahwa berkat adalah pernyataan kehendak yang baik dan kebahagiaan bagi pendengarnya, dan semua ucapan hal baik itu terpenuhi. Rancangan Allah pada awalnya bagi ciptaan-Nya ialah supaya semuanya, mengalami kemakmuran, damai, dan penuh melimpah, NAMUN rancangan itu kandas ketika dosa masuk ke dalam dunia.

Berkat materi yang kita nikmati dari hari ke hari bersifat sementara, namun berkat rohani yang tersedia bagi kita dalam Kristus mencakup kekekalan.

BERKAT TUHAN TERSEDIA BAGI ORANG BENAR

“Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya Tuhan; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.” Mazmur 5:13

Dalam kitab Maleakhi ditegaskan bahwa akan ada perbedaan antara kehidupan orang benar dan orang fasik. Terhadap orang benar Tuhan menegaskan, “Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.” (Maleakhi 3:17).

Ini membuktikan bahwa orang-orang benar senantiasa berada dalam perhatian Tuhan, “Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.” Berkat-berkat Tuhan disediakan bagi orang-orang yang hidup sesuai dengan berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam…apa saja yang diperbuatnya berhasil.” (Mazmur 1:1-3).

Budi Wahono

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *