Renungan Harian Anak, Rabu 19 Juli 2023
Halo adik-adik ELOHIM kids. Bagaiman kabarnya hari ini? Semoga hari adik-adik penuh sukacita dan semangat yang baru karena Tuhan selalu beserta dengan kita. Hari ini, mari kita renungkan tentang pentingnya tetap memilih untuk jujur. Alkitab mengajarkan kita untuk selalu berbicara serta bertindak jujur dan tidak suka berbohong.
Suatu saat Seorang supir taksi di Vietnam mengembalikan tas milik penumpangnya yang berisi uang sebanyak Rp 242.000.000 (242 Juta),-. Begini kejadiannya, setelah menyadari bahwa tasnya tertinggal di taksi, penumpang itu menghubungi perusahaan armada taksi tersebut. Doan Thanh Xuan, 23 tahun, supir taksi awalnya tidak tahu bahwa di taksinya ada barang yang tertinggal, la baru tahu kalau salah satu penumpangnya telah kehilangan tas di dalam taksi, setelah mendengar berita kehilangan barang lewat radio panggil. Dia kemudian mengembilkan tas tersebut tanpa membukanya. Atas kejujurannya, sang supir mendapat penghargaan dari perusahaan di mana ia bekerja, dan mendapat ucapan terima kasih serta uang 100 dollar dari penumpang yang mempunyai tas itu. Tentu, bahkan, tidak seberapa bila dibandingkan dengan Rp250 juta yang ada di dalam tas. Tapi, coba lihat “harga” lain yang diperoleh dari kejujuran seorang sopir taksi ini, ketika ia kemudian menjadi buah bibir di seluruh dunia ketika media internasional memberitakannya yang menggambarkannya sebagai pahlawan. Ia menjadi penyelamat pariwisata Vietnam.

Kejadian di atas tentunya merupakan berita yang mengejutkan. Mengapa? Sebab zaman makin berubah. Makin banyak orang yang berbuat kejahatan dengan berbagai alasan. Namun sebagai anak-Nya Tuhan Yesus kita dituntut untuk melakukan sebaliknya yaitu memilih untuk jujur.
KeJujuran adalah nilai yang sangat penting dalam hidup kita. Ketika kita jujur, berarti kita berbicara yang benar tanpa menyembunyikan apa pun. Ini menunjukkan bahwa kita bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatan kita. Saat kita jujur, orang lain dapat mempercayai kita. Hubungan kita dengan keluarga, teman-teman, dan orang lain akan menjadi lebih kuat karena mereka tahu bahwa kita selalu berkata yang sebenarnya.
Namun terkadang, menjadi jujur mungkin menghadirkan akibat yang tidak menyenangkan. Mungkin kita merasa takut atau khawatir tentang bagaimana orang lain akan marah kepada kita. Atau kita dianggap bodoh karena melewatkan kesempatan untuk mendapatkan sesuatu dengan gampang. Namun, ingatlah bahwa inilah bentuk keberanian untuk melakukan apa yang benar.
Karena itu jadilah Teladan untuk memilih hidup dengan kejujuran, dan kita sedang berani menjadi pribadi yang berbeda untuk melakukan hal yang benar.
Ayat Hafalan
Amsal 2:7 Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,
Komitmenku hari ini
Aku mau Tetap memilih untuk hidup dengan kejujuran, walaupun tidak mudah namun kejujuran adalah hal yang mahal
YNP – GCT