Elohim Ministry umum Tetap Semangat

Tetap Semangat



Renungan Harian,  Selasa 15 September 2026

Syalom selamat pagi bapak ibu saudara yang dikasihi Tuhan . . .

Dalam melakukan aktifitas sehari-hari, mungkin kita pernah jatuh dan mengalami “patah tulang” atau jika dalam dunia anak-anak muda dikenal istilah “patah hati”. Jika tulang bisa patah, hati bisa patah maka semangatpun bisa patah. Renungan pagi kita hari ini adalah “Tetap Semangat”, yaa . . .  “tetap semangat” adalah kata-kata yang sering kita dengar atau kita pakai untuk menyemangati seseorang . Tak jarang kita mengutip Amsal 17:22 yang berbunyi : Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. 

Sementara terjemahan FAYH berbunyi: Hati yang gembira bagaikan obat yang manjur, tetapi semangat yang patah membuat orang sakit. (dan memang sering kita jumpai saat seseorang punya semangat maka akan memulihkan keadaan kita tetapi sebaliknya saat seseorang patah semangat dapat memperburuk keadaannya).

Kalau kita menelusuri kata “semangat”, kita mengenal kata spirit dan dalam bahasa aslinya dipakai kata  ruach  yang berarti sesuatu yang berhubungan dengan roh kita. Semangat merupakan penggerak roh, jiwa, batin kita. Maka dari itu bpk ibu sdr sekalian, semangat menjadi bagian penting dalam diri kita tak kala jasmani kita terasa sudah tidak punya kekuatan lagi asal masih ada semangat dalam jiwa kita maka masih ada harapan…

Amsal 18:14 mengatakan “Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?” Dan Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya (1Korintus 10:13)

Seperti sebuah kisah dalam Alkitab kita akan melihat sebuah kondisi yang mengisahkan seseorang yang tidak bersemangat dalam hidupnya., yaitu kisah nabi Elia. Keberhasilan Elia membunuh 450 orang nabi Baal seorang diri membuat Izebel marah dan bermaksud membunuhnya. Mendengar berita itu larilah Elia untuk menyelamatkan diri, ia dalam ketakutan, putus asa dan patah semangat. Ia lari ke gunung Horeb untuk bersembunyi.

Elia kelelahan secara jasmani setelah perjalanan panjang  (40 hari 40 malam) untuk sampai ke gunung horeb. Dalam 1Raja-raja 19:4b ( Kemudian ia ingin mati, katanya: “Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku.”) Elia merasa gagal untuk membuat bangsa Israel bertobat. Elia merasa kesepian, ia hanya seorang diri saja dalam pergumulan .

1Raja-raja 19:10 (Jawabnya: “Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku.”

Allah tidak tinggal diam, Allah tetap memperhatikan Elia yang sedang patah semangat.

Allah membiarkan Elia istirahat dan tertidur kemudian Allah mengirim malaikatNya untuk memberi makanan.

Allah juga memberi semangat kepadanya dan memperkuat imannya. Sesungguhnya Allah tidak akan meninggalkan nabi atau umatNya yang setia kepadaNya.

Maka dari itu bapak ibu sdr sekalian jangan pernah menyerah dengan keadaan seperti yang ditunjukan oleh perempuan yang sudah 12 tahun mengalami pendarahan.

Bisa dibayangkan kondisi berat dan tekanan hidupnya mengidap penyakit tersebut tetapi dirinya tidak menyerah dan segera mendapati Yesus. Ia tidak patah semangat melainkan justru pantang menyerah yang tersirat dalam imannya dalam Matius 9:21( Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”).

Semangat merupakan salah satu jalan untuk keluar dari permasalahan. Tetaplah bersemangat , miliki keberanian untuk melakukan Firman Allah.

Yesaya 40:29-31, Dia memberi kekuatan kepada yang lelah  dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru, mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Waktu akan terus berjalan, begitu pula usia kita, badan ini akan terasa letih tetapi semangat dalam jiwa ini kiranya tidak menjadi patah melainkan semakin berkobar dalam kita menantikan Tuhan.

Jangan menyerah, tetapi jika ada yang sudah menyerah segera bangkit dan tetap teguh pegang janji Tuhan. Tuhan akan memulihkan semangat yang patah.

Selamat berjuang dan tetap semangat.

Tuhan Yesus memberkati kita semua!

JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

1 thought on “Tetap Semangat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *