Elohim Ministry youth Tetap waspada

Tetap waspada



Renungan Harian Youth, Selasa 21 April 2026

Pernahkah rekan-rekan lengah di saat yang tidak tepat? Mungkin kalian merasa malas. Mungkin merasa terganggu. Mungkin juga terlalu peduli dengan pendapat orang lain. Atau bisa jadi Mungkin kalian lelah berdiri teguh. 

Petrus, salah satu murid terdekat Yesus, pasti paham. Dia meninggalkan segalanya untuk mengikut Yesus. Dia mengasihi, yakin, dan percaya pada Yesus. Tapi saat hubungannya dengan Yesus mengancam keamanan dan reputasi pribadinya, Petrus menyangkal Dia–tiga kali. Syukurlah, Yesus mengampuni dia, memulihkannya, dan bahkan memampukan dia untuk berkhotbah saat Pentakosta–hari ketika 3.000 orang dibaptis dan gereja mula-mula dimulai.

Petruslah yang menulis, 1 Petrus 5:8-9   “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu bahwa semua saudara seimanmu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Di dalam 1 Petrus 5:8 dikatakan bahwa kita sebagai orang percaya harus sadar dan berjaga-jaga karena lawan kita si Iblis berjalan keliling seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Singa = binatang yang paling kuat. Raja dari segala binatang. Ini berarti Iblis punya kuasa yang kuat, dan tidak sepatutnya kita remehkan. Lawan kita didunia ialah iblis, tapi siapa itu iblis? Dia adalah musuh kita. Ketika kita percaya Kristus, kita masuk kedalam kerajaan Allah dan sebagai konsekuensinya, iblis menjadi musuh kita.

Iblis, seperti singa, adalah musuh yang tidak berbelas kasihan. Ketika dia melihat kita lagi lemah, lagi rentan, dia tidak akan memikir dua kali untuk menerkam kita. Dia bergerak dengan cara yang kita tidak tahu.

Efesus 6:11-12Kenakanlah semua perlengkapan senjata Allah, supaya kita bisa menghadapi tipu muslihat iblis. Sementara ini, iblis adalah penguasa di dunia ini. Dia bisa memakai pemerintah-pemerintah untuk menghimpit anak anak Tuhan, supaya jauh dari Tuhan. Ketika kita mulai serius mengikuti Tuhan, kita akan menyembah dia dengan hati yang sungguh sungguh, dan disini Iblis akan beraksi, karena dia tidak mau hati kita beralih ke Tuhan.

Matius 4:10-11 Maka berkatalah Yesus kepadanya : “Enyalah, iblis! Sebab ada tertulis: “Engkau harus menyembah Tuhan Allah mu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
Lalu iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah malaikat malaikat datang melayani Yesus.
 Dalam ayat-ayat ini kita orang orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus di ajar untuk berani melawan dan mengusir si iblis dengan iman yang Teguh dalam kuasa Tuhan Yesus.
Maka Tuhan Yesus akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kita, serta si iblis akan pergi dari pada kita.

Saat menghadapi musuh, kita harus terus berada dalam kedua posisi, menyerang maupun bertahan.

Posisi Menyerang: Tetap waspada. Berdiri teguh. Jadilah kuat. Baca Firman Tuhan. Cari komunitas yang berpusat pada Tuhan. Perjuangkan waktu dan hubungan dengan Tuhan. Ingatkan dirimu bahwa ada orang lain yang berjuang bersama Anda.

Posisi Bertahan: Jika seseorang memutarbalikkan kebenaran, sebutkan. Jika Anda melihat ketidakadilan, lakukan sesuatu untuk menolong. Jika musuhmu si iblis mendatangkan malapetaka, beranikan diri untuk memperjuangkan kebaikan.

Jangan berikan kesempatan kepada iblis untuk menjatuhkan kita kembali ke dalam dosa, karena itu kita harus sungguh sungguh berserah dan bersandar sepenuhnya kepada Tuhan Yesus dan membuang segala kebiasaan buruk seperti marah, mencuri, berkata kata kotor, mendukakan Roh Kudus Allah: dengan malas beribadah, berdoa atau membaca Firman Tuhan. Untuk waktu-waktu ketika kita telah lengah, jangan biarkan dirimu berlarut-larut dalam rasa bersalah dan malu. Kita semua pernah tergelincir. Mintalah pengampunan dan teruslah maju. Apa yang Yesus lakukan setelah bangkit dan hidup kembali? Dia mencari Petrus. Bahkan, Dia membuat sarapan di tepi pantai untuk Petrus! Dia memberikan Petrus kesempatan baru, dan bahkan mengangkatnya sebagai pemimpin.

Dalam perjalanan iman, kita sering kali berada di titik lengah—saat kita lelah, kecewa, atau terlalu sibuk dengan banyak hal. Tanpa kita sadari, kondisi itu membuat kita menjadi rentan terhadap godaan dan serangan rohani. Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa kita tidak boleh hidup sembarangan, melainkan harus tetap sadar dan berjaga-jaga. Kita belajar bahwa musuh kita nyata dan aktif, tetapi kita juga memiliki Tuhan yang jauh lebih besar dan berkuasa. Ketika kita jatuh, kita tidak perlu terjebak dalam rasa bersalah, karena Tuhan selalu membuka jalan pemulihan. Karena itu, kita memilih untuk kembali bangkit, memperkuat iman, dan terus berjalan bersama Tuhan dengan kewaspadaan dan keteguhan hati.

Hikmat Hari Ini

Kewaspadaan rohani bukan pilihan, tetapi kebutuhan—karena musuh tidak pernah berhenti, namun Tuhan selalu memberi kekuatan untuk menang.

Amin, Tuhan Yesus Memberkati

RM – DOT

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *