Renungan Harian, Sabtu 01 Februari 2025
Nats: Keluaran 2:9, Maka berkatalah putri Firaun kepada ibu itu, bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu. Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.
Syalom bapak Ibu saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, sekalipun berhadapan dengan kemustahilan selalu ada harapan jika kita beriman kepada Tuhan.
Sejarah mencatat Ketika Kapten Mathew merencanakan berenang menyeberang selat Inggris sejauh 34 km pada bulan Agustus 1875, banyak orang menganggap ia gila. Karena pada waktu itu, apa yang akan dilakukan oleh Kapten Mathew adalah sesuatu yang dianggap mustahil dan tidak mungkin. Selat Inggris memiliki gelombang dan arus yang terlalu kuat untuk diseberangi, apalagi dengan cara berenang. Tetapi ia tidak mau mengalah begitu saja, la tidak mau mengikuti apa yang dipercaya kebanyakan orang. Dengan tegas dan penuh keyakinan Kapten Mathew berkata, “Orang pikir itu mustahil. Penyebabnya sederhana saja, karena hal itu belum pernah terjadi. Tapi saya akan melakukannya!” Akhirnya, Kapten Mathew berhasil menyeberangi Selat Inggris, dengan berenang selama 21 jam 45 menit pada tanggal 24 Agustus 1875. Sesampai di Pantai Perancis, ia mendapatkan sambutan yang sangat meriah. Dari orang-orang yang dahulunya tidak percaya bahwa hal itu bisa dilakukan.
Dunia boleh berkata bahwa impian yang Tuhan berikan dalam hidup kita adalah sesuatu yang mustahil. Orang boleh menganggap visi yang Tuhan berikan bagi kita itu sesuatu yang terlalu besar dan tidak mungkin akan terjadi.Ingatlah bahwa Tuhan berikan dalam hidup kita sebagai visi, pada dasarnya memiliki tujuan yang besar.
Saudara-saudara untuk menyelamatkan bayinya dari pembunuhan atas perintah raja yang lalim, Amram dan Yokhebed menyusun rencananya yang sepertinya mustahil terlaksana tetapi, ketika mereka melaksanakan rencana itu dengan iman kepada Tuhan mereka, semua rencana mereka terwujud dengan sempurna, Dan bisa dipastikan bahwa semua itu tidak terjadi secara kebetulan. Bahkan nantinya bayi mereka akan Tuhan pakai untuk membebaskan umatNya dari perbudakan Mesir secara luar biasa.
Saudara sejarah penyelamatan bayi Musa adalah salah satu contoh akan campur tangan kuasaNya yang melampaui akal dan pikiran kita. Saudara-saudara ketika kita beriman kepada Tuhan sudah sepatutnya kita meneladaninya ketika kita menghadapi persoalan dan pergumulan hidup yang nampaknya mustahil kami lewati. biarlah Tuhan mengarahkan kita untuk terus mempertumbuhkan iman percaya kita sehingga kita berani melangkah mengambil setiap keputusan, baik dalam kehidupan pribadi dalam banyak hal.
Dan saat kita menjalani langkah-langkah iman itu, biarlah kita berpegang teguh kepada Tuhan, mengandalkan Tuhan, mendengarkan Tuhan dan tuntunanNya yang bekerja secara luarbiasa mendatangkan kebaikan bagi kita. Karena selalu ada pengharapan bagi kita dan tidak ada yang mustahil bagi Allah kita yang besar. Jadi, jangan hanya menjadi penonton yang bisanya hanya memberikan sorakan dan tepuk tangan pada orang-orang yang berhasil meraih impiannya, namun mari menjadi seseorang yang membuat impian kita menjadi kenyataan, sehingga orang-orang akan bertepuk tangan melihat keberhasilan kita untuk memuliakan Bapa kita di surga dan hidup kita bisa menjadi banyak berkat
Tuhan Memberkati
EW
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan