Renungan Harian Anak, Senin 06 Februari 2023
Halo, Adik-adik! Bagaimana kabar kalian semuanya … semoga tetap sehat dan semangat ya
Adik-adik Kalau lagi siang panas terik, tenggorokan terasa haus, enaknya minum apa, ya? Enaknya minum yang segar-segar pastinya. Kalau bawa botol minum, enak sekali, langsung minum sendiri. Atau kalau ada warung, Adik-adik minta papa mama beli minum …. Lega, ya. Adik adik, kalau sudah minum!
Nah, hari ini Kakak mau cerita tentang air yang tidak akan bikin haus lagi selama lamanya! Wah, air apa, ya, itu? Kisah ini tertulis dalam Injil Yohanes 4:1-26
Suatu siang yang panaaas, ada seorang perempuan Samaria yang berjalan ke sumur untuk mengambil air. Kalau jaman Tuhan Yesus dulu, tidak ada botol seperti sekarang Adik-adik. Juga tidak ada warung yang jual air di botol. Mereka yang haus ambil air untuk minum di sumur. Sumur adalah bagian tanah yang digali menjadi lubang yang besar dan sangat dalam untuk mengambil air dari dalam tanah. Tempat yang sudah digali menyimpan air segar. Timba digunakan untuk mengambil airnya. Perempuan Samaria itu ingin mengambil air di sumur itu tepat jam 12 siang, la pergi sendirian dari rumahnya, agaknya ia tidak mau ketemu orang lain.
Ketika perempuan Samaria itu mau mengambil air, di situ rupanya ada Yesus sedang beristirahat. Yesus juga sendirian menunggu murid-murid-Nya datang. Yesus berkata kepada perempuan Samaria itu, “Berilah Aku minum!” Perempuan itu heran, kenapa Yesus minta air kepadanya, padahal ia tidak kenal Yesus. Lalu perempuan itu agak menolak, “Masakan minta minum kepadaku?” Lalu Yesus mengatakan, “Aku punya air yang tidak membuatmu tidak akan haus lagi selama-lamanya.” Wah, air apa, ya, Adik- adik?

Perempuan Samaria itu juga bingung, “Wah, air apakah itu? Aku mau minta air itu.” Ketika perempuan Samaria itu meminta air hidup, Yesus malah berkata, “Sekarang, panggillah suamimu.” “Aku tidak punya suami,” perempuan Samaria itu menjawab. “Ya, betul.” Yesus tahu sekali siapa perempuan itu dan kehidupannya yang kurang baik. Perempuan Samaria itu terkejut. Bagaimana Yesus bisa tahu? Akhirnya sadarlah perempuan itu, “Engkau adalah nabi!” Tuhan Yesus menjawab, “Percayalah kepada- Ku!”
Ya, Adik-adik, air hidup yang dimaksud Tuhan Yesus keselamatan dan sukacita yang mengalir dalam hati kita bila kita percaya kepada Tuhan Yesus. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus akan selalu merasa senang karena Tuhan Yesus akan selalu besertanya.
Perempuan Samaria itu akhirnya mendapat Air Hidup itu! Perempuan Samaria itu mau percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat yang akan menolong dan menyertainya selalu. Adik-adik juga akan mendapat sukacita kalau kita percaya kepada Tuhan Yesus. Karena Tuhan Yesus adalah Juru Selamat didalam kehidupan kita yang memberikan jaminan kehidupan yang kekal
Ayat Hafalan
Yohanes 4:14b, Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.
Komitmenku hari ini
Aku percaya Tuhan Yesus adalah Juru Selamat yang memberikan jaminan kehidupan yang kekal
Tuhan Yesus Memberkati
Elohim Kids 050223 – SP