Renungan Harian Anak, Rabu 09 Agustus 2023
Hallo adik-adik Elohim Kids,..selamat pagi. Hari ini seneng banget ya, karena hari ini kita boleh menikmati berkat dan kekuatan baru dari Tuhan Yesus. Semoga pagi hari ini adik-adik semua dalam keadaan sehat dan penuh dengan sukacita.
“Huhuhu…..Aduh , sakit sekali kakiku,” kata Paul sambil menangis. Saat itu Paul baru belajar mengayuh sepeda, sehingga saat hendak belok, Paul terjatuh. Kemudian datanglah Emi bertanya. “Paul, kamu terjatuh ya?” ‘Iya, Emi. Sakit sekali, kakiku luka,”jawab Paul sambil menahan sakit.
“Uhhh…..Sabar ,ya. Ini karena salah jalannya. Dasar jalan yang tidak bagus ,” kemudian Emi menginjak-injak jalanannya. “Sudah ,sudah. Jalannya sudah aku injak-injak. Biar saja, biar jalannya tahu rasa, “kata Emi lagi.
“Emi, ini bukan salah jalannya, kok. Aku baru belajar mengayuh sepeda. Karena belum lancar, jadi aku terjatuh, “ jelas Paul.
Sobat Elohim Kids, di dalam hidup ini pasti ada suka dan duka. Ada hal yang membuat kita senang, tetapi ada juga hal yang membuat sedih, Jujur saja , mungkin kita pernah seperti Paul, jika terjadi hal kurang baik, kita langsung menyalahkan kejadian tersebut. Mungkin saat mengalami kejadian yang membuat kita sedih, kita langsung menyalahkan orang lain, keadaan dan lain-lain. Kita lupa kalau lewat kejadian yang membuat kita sedih, Tuhan juga mau mengajar kita untuk menjadi lebih baik supaya kita bisa belajar menjadi anak Tuhan yang kuat dan semangat menjalani kehidupan.
Salah satu contoh hebat dalam Alkitab adalah tentang Daniel. Daniel adalah seorang anak muda yang hidup dipembuangan dan dia dihadapkan pada banyak tantangan. Ia dipaksa untuk meninggalkan kebiasaan dan imannya, tetapi ia tetap teguh berpegang pada kebenaran Tuhan. Bahkan pada suatu waktu, Daniel menghadapi kesulitan besar. Ketika dia tidak boleh berdoa kepada Allah dan hukumannya adalah mati namun Daniel tidak menyerah. Ia tetap setia kepada Tuhan dan mengandalkan-Nya. Daniel memilih untuk berdiri teguh pada kebenaran dan menghadapi dengan penuh keyakinan. Tuhan melindungi dan menyelamatkan Daniel dari Goa Singa

Jadi, mari kita belajar untuk menerima kejadian yang tidak baik, karena Tuhan mau mengajar kita menjadi anak yang hebat. ketika menghadapi kesulitan dan tantangan, janganlah menyerah. Tetaplah teguh berpegang pada iman dan kebenaran Tuhan. Ingatlah bahwa Allah selalu menyertai dan memberi kekuatan kepada kita.
Seperti Daniel, kita dapat menjadi anak Tuhan yang hebat dan mengatasi setiap kesulitan dengan penuh keyakinan.
Ayat Hafalan :
Mazmur 71:17, “Ya Allah ,Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib.”
Komitmenku hari ini :
Aku mau menjadi anak Tuhan yang hebat. Tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dan tantangan
Yu – TPR