Elohim Ministry youth APAKAH ARTI HIDUPMU

APAKAH ARTI HIDUPMU



Renungan Harian Youth, Sabtu 14 Oktober 2023
Syalom, selamat pagi teman-teman remaja dan pemuda semuanya Apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua sehat selalu dan dalam lindungan Tuhan.
Alkisah ada seorang pemuda yang hidup sebatang kara. Ia bekerja sebagai buruh tani milik tuan tanah yang kaya raya. Walaupun hidupnya sederhana tetapi sesungguhnya ia bisa melewati kesehariannya dengan baik. Pada suatu ketika, si pemuda merasa jenuh dengan kehidupannya. Dia tidak mengerti untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini. Setiap hari bekerja diladang orang demi sesuap nasi. Hanya sekedar melewati hari untuk menunggu kapan akan mati. Pemuda itu merasa hampa, putus asa dan tidak memiliki arti. “Dari pada tidak tau hidup untuk apa dan hanya menunggu mati,lebih baik aku mengakhiri saja kehidupan ini,” katanya dalam hati. Disiapkannya seutas tali dan dia berniat menggantung diri di sebatang pohon.
Pohon yang dituju, saat melihat gelagatnya, tiba-tiba menyela lembut,”Anak muda tolong jangan menggantung diri didahanku yang telah berumur ini. Sayang bila patah, padahal setiap pagi ada banyak burung-burung yang hinggap dan bernyanyi menghibur siapapun disekitar sini.” Dengan bersungut-sungut, si pemuda pergi melanjutkan memilih pohon yang lain, tidak jauh dari situ. Saat bersiap, kembali terdengar suara dari pohon tersebut,”Hai anak muda, kamu lihat diatas sini ada sarang lebah yang dikerjakan oleh begitu banyak lebah dengan tekun dan rajin. Jika kamu bunuh diri, silahkan pindah ke tempat lain. kasihanilah lebah dan manusia yang telah bekerja keras tetapi tidak menikmati hasilnya.” Si pemuda termenung, dan berpikir,”bahkan sebatang pohonpun begitu menghargai kehidupan ini, mereka menyayangi dirinya sendiri agar tidak patah, tidak terusik dan tetap rindang untuk bisa melindungi alam dan bermanfaat bagi makhluk lainnya.” Segera pemuda tersebut timbul kesadaran baru,”Aku manusia, masih muda, kuat dan sehat. Tidak pantas aku melenyapkan kehidupanku sendiri. Mulai sekarang, aku harus punya cita-cita dan bekerja dengan baik dan juga bermanfaat bagi orang lain.”
Amsal 16:4,”Tuhan membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuatnya untuk hari malapetaka.”

Segala sesuatu ada tujuannya masing-masing. kita sebagai manusia diciptakan Allah dengan tujuannya masing-masing. dan hidup kita akan berarti apabila kita hidup sesuai dengan tujuan Sang Pencipta kita, yaitu Allah (Rick Warren)

Ada 3 level atau cara manusia menjalani kehidupannya dan bahwa kita akan menjalani hidup dengan salah satu dari ketiga level tersebut:

  1. Level Bertahan.
    Level ini, manusia menjalani kehidupan secara rutin hari ke hari dan bertahan, menghabiskan waktu dalam hidupnya dan menunggu kematian menjemputnya.
  2. Level Sukses.
    Dilevel ini adalah orang-orang yang berhasil. Memiliki hidup yang nyaman, sukses dan bermatabat. Orang-orang pada level ini berkata,”jika saya begitu sukses mengapa saya tidak puas?”. Jawabannya dibutuhkan lebih dari sekedar sukses dan status untuk bisa merasakan kepuasan.
  3. Level berarti.
    Orang dilevel ini tidak selalu menjadi sukses. Tetapi level ini lebih menekankan pada apa yang kita lakukan dengan kehidupan kita, dimana akhirnya kita menjadi puas.

Sobat youth, sebagai orang percaya, tentunya kita rindu hidup kita berada dilevel yang ketiga yaitu ”hidup yang berarti.” Untuk itulah perlunya kita menyadari Tujuan Tuhan dalam kehidupan kita. Hidup kitapun akan berarti dan bermanfaat bila kita menjalani kehidupan ini sesuai dengan tujuan Allah dalam hidup kita.

“Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati kita mati untuk Tuhan. jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.” (Roma 14:8).

Tuhan Yesus memberkati

MW – AdS

PENGUMUMAN

Kami mengundang rekan-rekan semuanya untuk bisa hadir dalam Youth ang akan diadakan pada hari SABTU, 07 Oktober 2023 jam 17.00 di Gedung Gereja Elohim Batu.

Tema kita hari ini sangat relate dengan renungan hari ini yaitu Kuatkan Hatimu, “HATI” adalah Sesuatu hal yang tak nampak, namun sangat mempen garuhi sikap kita yang Nampak. Dan hati merupakan Pusat dimana segala sesuatu bisa terbangun. Seseorang bisa saja mengalami beragam suasana dan konflik dalam hidupnya, dan hati merupakan inti yang menentukan keputusan seseorang dalam menentukan arah hidupnya. Amsal 23:26, Hai anakku, berikanlah hatimu kepadaku, biarlah matamu senang dengan jalan-jalanku. Jika kita mau hati kita dikuatkan, maka hal yang paling tepat untuk kita lakukan adalah dengan menyerahkan hati kepada pribadi yang tepat. Allah meminta kita untuk menyerahkan hati kita kepadaNya. karena Hanya Tuhan-lah yang bisa membaca hati manusia. Allah menjamin kita dengan kepastian dalam hidup ketika hati kita dikuatkan oleh-Nya. Yuk untuk lebih jelasnya datang dan bergabung Bersama dengan kita semuanya.

Dan jangan lupa Ibadah besok jam 06.00 WIB serta Sekolah minggu jam 08.00 di GPdI Elohim Batu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *