Kitab Yesaya pasal 9-10
Yesaya 9 mengandung nubuat tentang kedatangan seorang pemimpin besar yang membawa terang ke wilayah yang hidup dalam kegelapan. Anak yang akan lahir ini disebut sebagai Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, dan Raja Damai. Ia akan memerintah dengan keadilan dan kebenaran. Namun, pasal ini juga memperingatkan bahwa penghukuman Tuhan akan terus berlanjut atas Israel karena dosa-dosa mereka, seperti kesombongan dan kejahatan yang merajalela.

Yesaya 10 menegaskan bahwa Tuhan akan menghukum Asyur, alat yang dipakai-Nya untuk menghajar Israel, karena kesombongan mereka. Tuhan mengingatkan bahwa kuasa manusia hanyalah sementara, dan hanya Dia yang memegang kendali atas sejarah. Namun, Tuhan juga memberikan harapan bahwa sisa Israel yang bertobat akan kembali kepada-Nya, dan penghakiman yang adil akan membawa pemulihan. Ia mengatakan bahwa Tuhan akan memelihara dan memulihkan kaum sisa Israel. Mereka akan kembali kepada Allah untuk bertobat dan bersandar kepada-Nya.
Kesimpulan:
Tuhan menjanjikan terang dan keselamatan melalui kedatangan Sang Mesias, tetapi umat yang sombong dan tidak bertobat akan tetap menghadapi penghukuman-Nya.
Tuhan adalah penguasa tertinggi yang menggunakan bahkan bangsa-bangsa untuk melaksanakan kehendak-Nya. Kesombongan akan dihukum, tetapi Tuhan menyediakan harapan bagi sisa umat-Nya yang bertobat dan kembali kepada-Nya.
Lanjutkan di Link Membaca :