Kitab Yeremia pasal 39-40
Yeremia 39 menceritakan kehancuran Yerusalem ketika Babel akhirnya merebut kota itu. Raja Zedekia melarikan diri tetapi ditangkap, matanya dibutakan, dan dibawa ke Babel setelah menyaksikan anak-anaknya dibunuh. Yerusalem dibakar, dan banyak orang dibawa ke pembuangan. Namun, Raja Nebukadnezar memerintahkan agar Yeremia diperlakukan dengan baik dan dibebaskan. Ebed-Melekh, yang sebelumnya menyelamatkan Yeremia, juga menerima janji perlindungan dari Tuhan.
Yeremia 40 menceritakan bagaimana Yeremia dibebaskan oleh Nebuzaradan, kepala pengawal Babel. Ia diberi pilihan untuk pergi ke Babel atau tetap tinggal di Yehuda. Yeremia memilih untuk tinggal dan bergabung dengan Gedalya, yang diangkat sebagai gubernur atas sisa bangsa Yehuda. Gedalya mengajak rakyat untuk hidup damai di bawah pemerintahan Babel, tetapi ada ancaman dari kelompok yang tidak puas dengan kepemimpinannya.

Kesimpulan:
Tuhan adalah hakim yang adil—mereka yang menolak firman-Nya mengalami kehancuran, tetapi mereka yang setia kepada-Nya akan dilindungi, bahkan di tengah bencana.
Tuhan selalu menyediakan jalan bagi mereka yang setia kepada-Nya. Bahkan di tengah kehancuran, Dia memberi kesempatan bagi umat-Nya untuk bertahan dan membangun kembali kehidupan mereka, jika mereka mau mendengar dan mengikuti kehendak-Nya.
Lanjutkan di Link Membaca :
Setiap renungannya sangat memberkati. Salam Damai dan Tuhan melengkapkan dengan dan memakai makin heran