Elohim Ministry umum BELUM SELESAI

BELUM SELESAI



Renungan Harian Rabu, 19 Agustus 2026

Pernahkah kita berada dalam keadaan ketika kita merasa, “Sudah selesai. Tidak ada jalan lagi”? Masalah yang datang bertubi-tubi dapat membuat kita kehilangan harapan. Kita mulai bingung harus berbuat apa dan akhirnya hanya bisa mengeluh, takut, dan menyerah.

Bangsa Israel pernah mengalami hal yang sama. Di depan mereka ada Laut Teberau, sementara pasukan Mesir mengejar dari belakang. Secara manusia, tidak ada jalan keluar. Namun ternyata, apa yang mereka anggap sebagai akhir bukanlah akhir bagi Allah.

Cerita mereka belum selesai. Allah masih bekerja. Demikian juga dengan hidup kita. Ketika kita tidak melihat jalan, bukan berarti Allah tidak mempunyai jalan.

Setelah melihat kuasa Tuhan, Musa dan bangsa Israel menyanyikan pujian kepada-Nya. Mereka tidak hanya berbicara tentang apa yang Tuhan lakukan, tetapi mereka mengakui siapa Tuhan bagi mereka. Mereka berkata bahwa Tuhan adalah kekuatan mereka, mazmur mereka, keselamatan mereka, dan pahlawan perang mereka. Perhatikan perubahan yang terjadi.

Sebelumnya, mereka melihat laut dan berkata, “Bagaimana mungkin kita bisa selamat?”
Sekarang mereka melihat Tuhan dan berkata, “Tuhan adalah keselamatanku.”

Mereka tidak hanya mengenal Allah dari apa yang mereka dengar, tetapi dari pengalaman mereka sendiri. Karena itu, ketika kita menghadapi masalah, mari kembali mengingat siapa Tuhan bagi kita. Dia adalah kekuatan kita ketika kita lemah, penolong kita ketika kita tidak berdaya, dan keselamatan kita ketika kita tidak melihat jalan keluar. Rasa hormat dan gentar kepada Tuhan membuat kita tetap percaya sekalipun pertolongan-Nya belum terlihat.

Kita dapat berkata: “Dia adalah penolongku, meskipun pertolongan itu belum tiba.”
“Dia adalah pembelaku, meskipun pembelaan itu belum terlihat.”

Jangan hanya mengenal Tuhan sebagai Allah yang pernah menolong orang lain. Ingatlah kembali bagaimana Dia telah bekerja dalam kehidupan kita sendiri. Ingat pertolongan yang pernah Dia berikan, pintu yang pernah Dia buka, kekuatan yang pernah Dia berikan ketika kita hampir menyerah. Biarlah pengalaman bersama Tuhan membuat kita semakin mengenal siapa Dia. Allah yang pernah menolong kita adalah Allah yang tetap memegang hidup kita hari ini.

Sebelum melihat mujizat Tuhan, bangsa Israel bersungut-sungut. Mereka melihat masalah yang ada di depan dan melupakan Allah yang menyertai mereka. Kita pun sering melakukan hal yang sama. Ketika masalah datang, kita lebih mudah menghitung kesulitan daripada menghitung kebaikan Tuhan. Karena itu, firman Tuhan mengajarkan kita untuk berhenti bersungut-sungut dan mulai memuji.

Syukur menolong kita mengingat apa yang sudah Tuhan kerjakan. Mungkin keadaan kita hari ini belum berubah, tetapi bukankah Tuhan sudah menolong kita berkali-kali? Jangan biarkan kesulitan hari ini menghapus syukur kita atas kebaikan Tuhan di masa lalu. Mari hitung berkat Tuhan satu per satu. Ketika kita mengingat kebaikan-Nya, iman kita dikuatkan dan kita memperoleh keberanian untuk menghadapi hari esok.

Hati yang bersyukur akan lebih peka melihat pekerjaan Tuhan. Ketika kita mengingat kebaikan Tuhan, iman kita dikuatkan. Kita kemudian memiliki keberanian untuk menghadapi hari esok.

Karena itu: STOP bersungut-sungut. Mulailah memuji. Bukan karena semuanya sudah selesai, tetapi karena kita percaya Allah tetap bekerja meskipun kita belum melihat hasil akhirnya.

Bangsa Israel menyanyikan tentang perjalanan menuju tanah perjanjian, padahal mereka baru saja menyeberangi Laut Teberau. Mereka belum sampai. Perjalanan masih panjang. Tetapi mereka percaya bahwa Tuhan akan membawa mereka sampai kepada janji-Nya.  Kita tidak harus mengetahui seluruh perjalanan untuk dapat melangkah. Kita hanya perlu percaya kepada Tuhan yang memegang perjalanan itu.Padang gurun kita mungkin berbeda-beda. Pergumulan kita juga berbeda. Tetapi tugas kita sama:

Tetap berjalan dalam iman dan ketaatan.

Jangan mengambil alih bagian Tuhan untuk menentukan bahwa semuanya sudah selesai.Kita tidak tahu kapan Tuhan akan menyelesaikan suatu perkara, tetapi kita dapat terus setia sampai Dia menggenapi kehendak-Nya. Bukan karena kita tahu semua yang akan terjadi, tetapi karena kita percaya kepada Allah yang berjalan bersama kita. Kapan kita sampai adalah urusan Tuhan. Kesetiaan kita untuk terus berjalan adalah bagian kita.

Kesimpulan Renungan

Mungkin hari ini kita sedang menghadapi situasi yang membuat kita berkata, “Sudah selesai.” Tetapi firman Tuhan mengingatkan: Allah belum selesai dengan hidup kita. Karena itu, mari kita menghormati Tuhan, berhenti bersungut-sungut, mulai memuji, dan terus melangkah dalam iman.Kita tidak perlu mengetahui seluruh jalan di depan kita. Kita hanya perlu percaya kepada Tuhan yang memegang hidup kita. Selama Dia masih memegang tangan kita, cerita kita belum selesai.

Refleksi

Ketika kita menghadapi keadaan yang sulit dan tidak melihat jalan keluar, marilah kita mengingat kembali kebaikan Tuhan dan siapa Dia dalam kehidupan kita. Kita tidak perlu membiarkan keadaan hari ini menentukan akhir cerita kita. Kita dapat memilih untuk tetap bersyukur, memuji Tuhan, percaya kepada-Nya, dan terus melangkah dalam iman serta ketaatan, karena kita percaya bahwa Allah belum selesai bekerja dalam hidup kita.

Hikmat Hari Ini

Jangan berkata “sudah selesai” hanya karena kita belum melihat jalan keluar. Allah belum selesai dengan hidup kita.

Doa Meresponsi Firman Tuhan Hari Ini

Tuhan, ketika kami menghadapi keadaan yang sulit dan tidak melihat jalan keluar, ajarlah kami untuk tetap percaya kepada-Mu. Ampuni kami ketika kami lebih banyak bersungut-sungut daripada bersyukur. Tolong kami untuk mengingat kebaikan-Mu, memuji nama-Mu, dan tetap melangkah dalam iman serta ketaatan. Kami percaya Engkaulah yang memegang hidup kami dan Engkau belum selesai bekerja dalam kehidupan kami. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Rangkuman Khotbah
Pdt. Benoni D Kurniawan

JOIN GRUP RENUNGAN HARIAN

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

1 thought on “BELUM SELESAI”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *