Elohim Ministry youth GET READY – BERSIAPLAH!

GET READY – BERSIAPLAH!



Renungan Harian Youth, Kamis 10 Oktober 2024

Dalam menjalani kehidupan yang Tuhan berikan, kita sering kali dihadapkan pada momen di mana kita mungkin merasa siap atau tidak siap untuk menjalankan sebuah tugas. Namun, apa pun situasi yang kita hadapi—bahkan saat kita merasa sukacita seolah hilang—janganlah kita mengeluh. Mengeluh hanya akan menghalangi berkat yang Tuhan ingin berikan melalui tugas tersebut. Ada orang-orang yang, meskipun merasa tidak siap, selalu menjawab dengan “Siap” ketika diminta melakukan sesuatu. Mereka paham bahwa siap atau tidak, tugas tersebut harus tetap dikerjakan.

Begitu pula saat bekerja atau belajar untuk menghadapi ujian, persiapan adalah kunci. Namun, meskipun sudah dipersiapkan dengan baik, kita tetap saja bisa mengalami momen-momen tak terduga yang membuat kita merasa kewalahan atau bahkan gagal. Oleh karena itu, persiapan tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental. Dengan demikian, ketika kegagalan datang, kita bisa menerimanya dengan damai, dan menggunakan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk menjadi lebih baik di masa depan. Orang yang bisa menerima kegagalan saat hadapi masalah adalah orang yang siap terhadap siituasi apapun, dan bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berhasil dimasa depan.

Our conscience can become insensitive if at any time we become satisfied with our spiritual state. Perhaps we have heard the Word so often that we have now become familiar with it. Then we can no longer hear the Spirit speaking to us through
it and our conscience becomes dull.

Sering kali kita merasa sudah benar-benar siap. Namun, jika kita hanya siap menghadapi masalah yang ada di depan mata tanpa memikirkan apa yang mungkin datang di kemudian hari, kita akan kewalahan saat masalah yang lebih besar muncul. Misalnya, jika kita hanya menyiapkan makanan untuk 10 orang, tetapi yang datang 15 atau 20 orang, kita akan bingung dan kewalahan. Begitu juga dalam pekerjaan; jika kita hanya siap meningkatkan produktivitas dua kali lipat, tetapi tiba-tiba dituntut lebih dari itu, stres akan mudah menghampiri.

Bayangkan jika terjadi bencana seperti banjir, dan pemerintah tidak membuat rencana pencegahan untuk meminimalkan kerugian. Dampak buruk pasti tidak terhindarkan. Hal yang sama berlaku dalam kehidupan kita. Tanpa persiapan yang baik, jangan berharap hasil yang baik. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam setiap aspek kehidupan, selalu mengandalkan Tuhan Yesus dalam segala situasi, dan jangan pernah menganggap remeh pentingnya persiapan.

Persiapkanlah dirimu dengan selalu mengandalkan Tuhan Yesus, dalam segala situasi yang dihadapi, bersyukurlah dan Jangan pemah merasa rugi membuat persiapan.

Persiapan Harus Lebih Dari Sekadar Permukaan
Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita diberikan hidup yang harus bisa menjadi berkat bagi orang lain. Hidup yang tidak pernah mengeluh Ketika ada masalah, hidup yang mau membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Hidup yang memiliki kualitas yang terjaga kemurniannya karena hidup sesuai apa yang Tuhan perintahkan.  Ingat untuk tidak menjadi orang yang suka menjelekkan, berkata buruk dan membully hanya karena adanya perbedaaan terhadap suku dan ras serta ada juga kepada yang Namanya agama.

Banyak orang yang jatuh karena sikap arogan dan hanya mementingkan diri sendiri, serta tidak menghargai orang lain.

Yang hidup lebih kepada perbedaan tanpa pernah mau menghargainya, sehingga hidup tidak ada rasa ucapan Syukur yang dipanjatkan kepada Tuhan. Karena itu, mari coba dapatkan hidup yang bersukacita, luar biasa dan jadikan hidup ini sebagai tempat yang bisa menyimpan berbagai Tindakan, perbuatan dan kenangan yang baik, benar serta berharga agar ketika dibawa kepada Tuhan, hidup diberkati.  Bayangkan jika terjadi bencana seperti banjir, dan pemerintah tidak membuat rencana pencegahan untuk meminimalkan kerugian. Dampak buruk pasti tidak terhindarkan. Hal yang sama berlaku dalam kehidupan kita. Tanpa persiapan yang baik, jangan berharap hasil yang baik. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam setiap aspek kehidupan, selalu mengandalkan Tuhan Yesus dalam segala situasi, dan jangan pernah menganggap remeh pentingnya persiapan.

Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menjalani hidup yang menjadi berkat bagi orang lain. Hidup yang tidak dipenuhi dengan keluhan ketika ada masalah, tetapi justru diisi dengan kesediaan untuk membantu tanpa mengharapkan imbalan. Hidup yang mencerminkan kualitas yang murni, hidup sesuai dengan perintah Tuhan.

Penting untuk diingat, kita tidak boleh menjadi pribadi yang suka menjelekkan, berkata buruk, atau membully hanya karena adanya perbedaan, baik suku, ras, atau agama. Banyak orang yang jatuh karena sikap arogan dan egois, hidup tanpa menghargai orang lain. Ketika kita terlalu fokus pada perbedaan tanpa mau menghargainya, kita akan kehilangan rasa syukur kepada Tuhan. Sebaliknya, mari kita membangun kehidupan yang penuh sukacita, berusaha menyimpan tindakan, perbuatan, dan kenangan yang baik serta berharga. Hidup seperti inilah yang akan membawa berkat ketika kita mempersembahkannya kepada Tuhan.

Everything that God allows is for a purpose. We read in the Old Testament that when the people of Israel in the wilderness forgot about God, they were suddenly bitten by poisonous snakes. Immediately they turned to God. And God healed them. Wasn’t it a good thing that those poisonous snakes were there to make those people turn to God?

Masa Depan Memerlukan Kesiapan
Masa depan selalu dipenuhi dengan hal-hal tak terduga. Risiko selalu ada, dan jika kita tidak mempersiapkan diri, kita akan mudah terjebak dalam masalah. Yesus memberikan perumpamaan dalam Matius 7:24-27 tentang dua orang yang membangun rumah. Satu rumah dibangun di atas dasar yang kuat dan siap menghadapi badai, sementara yang lain hanya dibangun untuk tujuan praktis tanpa perencanaan yang matang. Ketika badai datang, rumah yang dibangun di atas dasar yang kuat tetap kokoh. Ini mengajarkan bahwa persiapan yang matang adalah kunci untuk menghadapi segala tantangan hidup.

Masa depan yang kita hadapi menuntut kita untuk siap lebih dari sebelumnya. Dunia bergerak lebih cepat, pesan menyebar lebih luas, dan tuntutan semakin besar. Apakah kita siap menghadapinya? Persiapan yang baik tidak hanya melibatkan aspek fisik, tetapi juga kesiapan mental dan rohani. Dengan selalu bersyukur dalam setiap situasi, kita dapat menjadi berkat bagi orang lain. Sikap, perilaku, dan tindakan kita akan menjadi ukuran apakah kita siap untuk menghadapi masa depan dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita.

Have a nice day and God bless.

LW – SCW

18 thoughts on “GET READY – BERSIAPLAH!”

  1. This is very interesting, You are an excessively skilled blogger. I have joined your rss feed and stay up for searching for more of your fantastic post. Additionally, I’ve shared your web site in my social networks!

  2. Some genuinely good info , Gladiolus I discovered this. “The problem with any unwritten law is that you don’t know where to go to erase it.” by Glaser and Way.

  3. Excellent web site. Lots of useful information here. I¦m sending it to several buddies ans also sharing in delicious. And of course, thank you for your effort!

  4. Thanx for the effort, keep up the good work Great work, I am going to start a small Blog Engine course work using your site I hope you enjoy blogging with the popular BlogEngine.net.Thethoughts you express are really awesome. Hope you will right some more posts.

  5. I truly enjoy studying on this website , it holds fantastic posts. “He who sees the truth, let him proclaim it, without asking who is for it or who is against it.” by Henry George.

  6. Great post. I was checking constantly this blog and I am impressed! Extremely useful information specially the remaining section 🙂 I handle such information much. I used to be seeking this particular info for a very long time. Thanks and best of luck.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *