Renungan Harian Youth, Kamis 12 September 2024
Syalom rekan-rekan Youth semuanya, semoga rekan-rekan dalam keadaan sehat dan tetap semangat
Rekan-rekan Youth … Saat kita menjalani hidup, banyak hal bisa menghalangi kita untuk maju dan mengalami kasih Allah. Namun, jika kita sudah hidup sesuai dengan perintah Tuhan dan melakukan tindakan yang baik, meskipun ada masalah atau pencobaan, hidup kita akan mencapai tujuan yang Tuhan inginkan. Tuhan ingin agar melalui hidup kita, orang lain bisa diselamatkan dan diberkati. Dengan begitu, hidup kita menjadi kesaksian yang menunjukkan kasih dan kuasa Tuhan kepada orang lain. Orang yang hidup dekat dengan Tuhan akan mempengaruhi orang lain melalui tindakan dan perbuatannya. Roh Tuhan yang tinggal dalam diri kita akan membuat kita bisa memberikan pengaruh baik kepada orang di sekitar. Sebagai orang yang percaya, kita didorong untuk tidak menyerah saat menghadapi tantangan. Justru sebaliknya, kita harus menggunakan tantangan itu untuk bertumbuh, sambil terus meminta hikmat dari Tuhan. Dengan begitu, iman kita akan semakin kuat dan tahan uji.
Orang yang hidup dekat dengan Tuhan akan selalu ada sukacita dan kasih yang mana Allah selalu sediakan setiap waktu.
Meskipun hal ini terlihat sederhana, tetapi jika kita melakukannya dengan tulus dan tanpa paksaan, akan ada sukacita dan kedamaian yang nyata di hati kita. Semua beban akan terasa lebih ringan. Oleh karena itu, mari kita berusaha menjalani hidup yang baik dan benar, sehingga kita bisa menjadi berkat bagi orang lain. Saat kita melakukan perintah Tuhan, kita akan merasakan kasih-Nya yang luar biasa. Jangan pernah takut untuk melangkah bersama Tuhan. Jika kita melakukan kesalahan, akuilah dengan berani dan belajarlah melepaskan rasa bersalah itu. Dengan begitu, sukacita dan damai yang berasal dari Tuhan akan kembali ke dalam hidup kita.
1 Yohanes 2:5 Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.
Kita sudah menerima kasih karunia dari Tuhan, karena kita telah diterima dengan sepenuh hati oleh-Nya. Artinya, kita juga harus bisa menerima orang-orang di sekitar kita dengan sepenuh hati, sehingga hidup kita bisa membawa pengaruh baik bagi mereka. Tuhan tidak ingin kita binasa, justru Dia memiliki rencana yang penuh kasih untuk hidup kita. Lewat pengorbanan Yesus, kita diselamatkan dari kebinasaan dan diberikan jalan menuju kehidupan yang kekal. Namun, kita tahu bahwa di dunia ini, banyak hal yang membuat hati Tuhan terluka. Kejahatan manusia sering kali membawa mereka kepada kebinasaan. Meski begitu,
Allah tetap mengasihi kita dengan sepenuh hati tanpa meminta balasan apa pun.
The truth of God’s unconditional love is the greatest truth found in the whole Bible. Even when we falter and blunder and fail and make a mess of our lives, God’s love for us never changes.
Kita juga perlu belajar dari masa lalu, hidup dengan bijaksana di masa sekarang, dan bertanggung jawab untuk masa depan. Seperti yang dikatakan Dr. Thomas Gibbs, Jr., hidup kita saat ini sangat dipengaruhi oleh apa yang sudah dilakukan orang-orang di masa lalu. Misalnya, kita menikmati kebebasan dan teknologi yang dikembangkan oleh generasi sebelumnya. Namun, sayangnya, sering kali kita melupakan pelajaran dari masa lalu dan justru mengulangi kesalahan yang sama.
I am convinced that many of our problems are caused by our insecurity. We have not found security in the unconditional love of a heavenly Father. And when we are not secure in the love of our heavenly Father, we will not be able to love others as we should.
Jika kita sadar betapa berharganya waktu hidup kita saat ini, kita akan berusaha menjalani hidup dengan bijaksana dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Itu berarti kita harus hidup dengan kasih dan membawa berkat bagi orang lain, meskipun ada masalah. Tetaplah yakin bahwa Tuhan selalu menyertai kita. Kasih Allah akan selalu hadir bagi orang-orang yang mencari-Nya dan melakukan perintah-Nya dengan sungguh-sungguh.
Kasih yang besar dari Allah telah diberikan kepada kita semua. Sekarang tugas kita adalah membagikan kasih itu kepada orang-orang di sekitar kita. Jangan pernah merasa egois atau enggan mengasihi mereka yang ada di sekitar, bahkan mereka yang pernah berbuat jahat kepada kita.
Jangan pernah membalas kejahatan dengan kejahatan.
Allah tidak pernah membalas kejahatan dengan tindakan yang sama yaitu berbuat jahat. Jangan ragu untuk berbuat baik, sebab itulah yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan. Kita dulu adalan musuh Tuhan dan la telah mengampuni kita, kini giliran kita untuk melakukannya kepada sesamaYa,jika kita sadar bahwa hidup saat ini tidak bisa dilepaskan dari yang terjadi di masa lalu dan masa depan, sudah seharusnya kita memaknai hidup ini sebagai kesempatan memberi kontribusi terbaik untuk sekitar kita, termasuk generasi yang akan melanjutkan hal-hal baik yang sudah dilakukan pendahulu kita dan sekarang ikut kita nikmati hasilnya.
Tuhan Yesus memberkati
LW – SCW