Elohim Ministry umum Jangan Lalai

Jangan Lalai



Renungan Harian Kamis, 23 November 2023

Ayat Pokok : 1 Timotius 4:14, “Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.”

Shalom… Selamat pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus.  Seorang hamba Tuhan bernama Myles Munroe pernah berkata demikian: “Tempat terkaya di planet ini adalah pemakaman! Karena di sana terkubur bisnis yang tidak pernah dimulai, penemuan yang tidak pernah dibuat, buku-buku terlaris yang tidak pernah ditulis, dan mahakarya yang tidak pernah dicipta.”  Maksudnya adalah banyak orang yang memiliki ide di kepalanya, tetapi mereka tidak pernah berani memulainya hingga tutup usia sehingga ide itu hanya terkubur di pemakaman dan tidak pernah menjadi apa-apa.

Dalam ayat ini, Paulus memperingatkan Timotius untuk tidak lalai dalam menggunakan karunia yang telah diberikan kepadanya. Karunia ini diberikan kepada Timotius oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua. Karunia ini adalah pemberian dari Tuhan, dan kita harus menggunakannya untuk kemuliaan-Nya. Kita tidak boleh menyia-nyiakan karunia ini dengan membiarkannya menjadi sia-sia.

Demikian juga dalam hal rohani, ada banyak orang-orang percaya yang sudah Tuhan percayakan karunia-karunia rohani, tetapi mereka tidak pernah menggunakannya dalam pelayanan sehingga karunia itu tidak ada faedahnya.

Bapak, ibu dan saudara yang terkasih, setiap orang percaya mempunyai sekurang-kurangnya satu karunia di dalam hidupnya. Namun seringkali kita terlalu berfokus kepada karunia yang dimiliki oleh orang lain sehingga kita tidak melihat karunia yang kita miliki dan sudah Tuhan percayakan di dalam hidup kita. Tuhan menghendaki agar setiap kita berfungsi atau memiliki peran di dalam Kerajaan Allah, oleh sebab itu, IA mengaruniakan kepada kita karunia-karunia Rohani untuk kita kembangkan.

Teks pokok kita merupakan peringatan yang disampaikan oleh Rasul Paulus kepada anak rohaninya, Timotius agar tidak lalai mempergunakan karunia yang telah Tuhan berikan kepadanya. Teks tersebut juga mengingatkan setiap kita agar kita jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada pada kita.

Kata “lalai” menurut KBBI (kamus besar bahasa Indonesia) artinya kurang hati-hati; tidak mengindahkan (kewajiban, pekerjaan, dan sebagainya); lengah.  Jadi ketika kita lalai artinya kita mengabaikan, menolak atau tidak bertanggung jawab atas karunia karunia rohani yang sudah Tuhan percayakan. Kita sudah menjadikan karunia-karunia rohani tersebut sebagai kekayaan terpendam yang tidak ada faedahnya.

Bagaimana agar kita tidak menjadi lalai belajar dari nasehat Rasul Paulus keapda Timotius

  • Kita harus menemukan dan mengetahui karunia apa yang telah diberikan kepada kita.
  • Kita harus mengembangkan karunia kita dengan belajar dan berlatih.
  • Kita harus menggunakan karunia kita untuk melayani Tuhan dan orang lain.

Ketika kita menggunakan karunia kita untuk melayani Tuhan, kita akan mengalami sukacita dan kepuasan yang luar biasa. Kita juga akan membuat perbedaan nyata dalam dunia.

Bapak, ibu dan saudara terkasih. Sebagai orang percaya, setiap kita dipercayakan karunia rohani oleh Roh Kudus untuk membangun gereja-NYA dan memuliakan nama-NYA. Jadi setiap kita memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mempergunakannya dan ketika kita tidak mempergunakannya maka kita akan kehilangan karunia- karunia tersebut.

1 Timotius 4:15-16 menegaskan agar kita mengerjakan semuanya itu dengan bertekun, rajin dan bersungguh-sungguh supaya hidup kita menjadi berkat bagi orang lain. Amin.

Tuhan memberkati

DS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *