Renungan Harian, Sabtu 18 Oktober 2025
Nats: Kolose 3:14, Dan di atas semuanya itu : kenakanlah Kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
Syalom bapak ibu yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus . . . .
Sekalipun tindakan kasih yang kita perbuat tampaknya kecil, tetapi tetap mempunyai dampak dan menghasilkan hal-hal yang besar. Karena kasih adalah pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Saudara-saudara, satu sendok bumbu akan mengubah cita rasa suatu makanan. Dengan satu sendok kasih pada setiap tindakan kita yang mungkin terlihat sepele maupun kecil tapi hasilnya pasti berbeda !
Saudara dengan kasih kita mampu bersabar dan mengampuni, dengan kasih kita bisa menjadi perekat yang mempersatukan hubungan yang retak atau rusak, dengan kasih akan mendorong kita untuk memperhatikan kepentingan orang lain dan menolong yang lemah.
Saudara-saudara dengan satu sendok kasih akan membuat kita lebih mudah melakukan hal-hal yang baik yang tidak memerlukan tindakan yang spektakuler dan penuh pengorbanan yang di mulai dengan tindakan-tindakan yang kecil.
Jadi biarlah dalam setiap perkataan, perbuatan, tindakan dan tingkah laku kita selalu berdasarkan pada KASIH….
Pertanyaannya bagi kita hari ini adalah : Apakah kasih yang kita kenakan harus selalu berupa tindakan heroik dan spektakuler ?? Jawabannya adalah tidak, !! justru perbuatan kasih yang kecil, saat dikenakan dengan tulus akan memiliki dampak yang sangat besar dan menyempurnakan. Artinya,….
Kasih yang menyempurnakan bukanlah kasih yang spektakuler saja.
Kita sering beranggapan bahwa untuk menjadi orang kristen yg berdampak kita harus melakukan hal-hal yg besar contohnya, membangun panti asuhan, melakukan misi keluar negri atau menyumbang kesana kemari, tentu itu baik, tetapi bagi kebanyakan kita area pelayanan harian kita adalah di rumah, dikantor, dipasar dan di lingkungan sekitar kita. Saudara, dampak dari Kasih yang sejati bukanlah diukur dari besarnya ukuran perbuatan, tetapi dari ketulusan kasih Agape yang mendasarinya dan kasih dalam Kolose 3 : 14 ini Kasih Agape berfungsi sebagai pengikat.
Kekuatan Transformasi dari “Kasih Kecil “
Sebuah perbuatan kasih yang kecil adalah perwujudan nyata dari kasih Agape yg kita kenakan, dan itu memiliki kekuatan untuk mengubah suasana, hati, bahkan takdir seseorang. Saat seseorang sedang merasa tidak dihargai, diabaikan atau sendirian tindakan kasih yg kecil dapat menjadi jembatan yang menghubungkan kembali. Itu membuktikan bahwa ajaran Kristen bukanlah sekedar teori, melainkan hidup kita !
Tiga contoh perbuatan kasih kecil yang berdampak besar
sebagaimana kita dapat menerapkan Kolose 3 : 14 ini dalam kehidupan sehari-hari adalah :
1.Kasih dalam bentuk waktu ( perhatian kecil )
contoh: alih-alih terburu-buru berhenti sejenak untuk benar-benar mendengarkan keluhan atau cerita anak, pasangan atau rekan kerja kita tanpa melihat ponsel atau memotong pembicaraan.
2.Kasih dalam bentuk kata-kata ( peneguhan kecil )
contoh mengucapkan terima kasih yang spesifik kepada pelayan toko, petugas keamanan, atau pasangan kita hal ini sering kita remehkan contoh: berterima kasih kepada bagian clening servis.
3.Kasih dalam bentuk tindakan nyata ( bantuan kecil )
contoh menawarkan diri membawa barang belanjaan tetangga yg sudah tua, membuatkan secangkir kopi untuk rekan kerja kita yang terlihat lelah. Hal ini dampaknya memecah benteng keegoisan, kita tidak hanya hidup untuk diri sendiri. Itu menjadi kesaksian praktis yang lebih kuat dari ribuan kata.
Kesimpulannya Kolose 3 : 14 ini adalah perintah untuk mengenakan pakaian terpenting dalam hidup kita yaitu KASIH. Dan mari kita tinggalkan mentalitas kita bahwa kita harus menunggu kesempatan besar untuk melayani. Dunia di sekitar kita membutuhkan pengikat ini. Dunia membutuhkan bukti bahwa Kasih Kristus haruslah nyata dalam hidup kita.
Tuhan memberkati
EW