Elohim Ministry umum Kebaikan Hati

Kebaikan Hati



Renungan Harian Kamis, 15 September 2022

Bacaan : Filipi 4

Ayat pokok : Filipi 4:5, “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!”

Shalom… Selamat pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. 

Setiap orang menyadari bahwa kebaikan hati adalah sesuatu yang sangat berharga dan sangat penting. Kebaikan hati adalah modal kehidupan yang diletakkan oleh TUHAN dalam kehidupan anak-anak TUHAN. Kita dapat melakukan kebaikan hati karena kita sudah terlebih dahulu mengalami dan menikmati kebaikan hati dari TUHAN. Selain itu kita tidak mungkin dapat melakukan kebaikan hati terus menerus dengan kekuatan kita sendiri karena kekuatan kita sangat terbatas, namun kekuatan kasih dan belas kasihan TUHAN yang sangat tidak terbatas itulah yang memampukan kita terus melakukan kebaikan hati kepada orang lain.

Kita memiliki kecenderungan berbuat kebaikan hati kepada orang yang telah berbuat kebaikan hati kepada kita, namun ini perbuatan yang setimpal. Sebagai warga orang percaya kita didorong untuk tetap melakukan kebaikan hati sekalipun orang tersebut tak layak untuk menerimanya, inilah standar kebaikan hati yqng diajarkannoleh Firman Tuhan.

Bapak, ibu dan saudara yang terkasih, marilah kita belajar dua hal tentang kebaikan hati;

■ Yang Pertama, tetaplah berbuat kebaikan hati.

Galatia 6:9janganlah jemu-jemu berbuat baik…” kemudian di 2 Tesalonika 3:13 disana juga tertulis demikian; “Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik”.

Firman Tuhan mengajar kita untuk tetap berbuat baik. Oleh sebab itu marilah kita terus melakukan kebaikan hati dalam segala keadaan. Kita melakukan kebaikan hati karena karakter KRISTUS ada dalam hidup kita. Kita melakukan kebaikan hati bukan untuk menyenangkan orang lain, namun untuk menyenangkan hatinya TUHAN.  Pertanyaannya bagi kita adalah, apakah kita akan terus melakukan kebaikan hati sekalipun kita tidak memperoleh kebaikan hati dari orang yang kita perlakukan dengan baik? Dan, Apakah kita konsisten dalam melakukan kebaikan hati kepada orang lain? Atau apakah kita hanya melakukan kebaikan hati kepada orang yang selalu baik kepada kita?

Kiranya Roh Kudus menguatkan kita melakukan kebenaran firman Tuhan yang diajarkan kepada kita.

■ Yang Kedua, TUHAN menguji hati [Yeremia 17:9-10]. 

Sesungguhnya TUHAN sangat mengenal hati semua orang. Tak ada yang tersembunyi di hadapan TUHAN. Apa yang dapat kita sembunyikan dari hadapanNYA? TUHAN juga menyelidiki hati semua orang. Kita tidak dapat menipu TUHAN. Setiap perbuatan yang kita lakukan pasti akan ada konsekuensinya. Oleh sebab itu mari kita miliki hati yang benar dan baik di hadapan TUHAN dan semua orang.

Bapak, ibu dan saudara yang terkasih, sesungguhnya TUHAN menguji sikap hati dan perilaku kita setiap hari. Apakah hati kita didapati murni saat TUHAN menguji hati kita? Apakah hati kita lurus menurut pandangan TUHAN? Apakah kita benar-benar memiliki kebaikan hati sesuai standar Firman TUHAN?

Mazmur 26:2-3 demikian; “Ujilah aku, ya Tuhan, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. Sebab mataku tertuju kepada kasih setiamu, dan aku hidup dalam kebenaran-MU.” 

Kiranya kebaikan hati kita selalu tulus adanya. Kiranya lewat kebaikan hati kita semua orang dapat melihat YESUS KRISTUS lewat kehidupan kita.  Amin.

Tuhan Yesus Memberkati.

DS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *