Elohim Ministry youth Kebenaran Allah

Kebenaran Allah



Renungan Harian Youth, Selasa 02 Desember 2025

Yohanes 8:32, “dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu”.

Salah satu faktor yang menentukan kualitas hidup seseorang adalah bibir. Bibir merupakan alat untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan. Bibir juga menjadi sarana komunikasi. Dari bibir keluar kata-kata berkat yang bisa memotivasi orang lain untuk melakukan kebaikan, menghibur, dan menguatkan. Namun, dari bibir pula bisa keluar kata-kata kutuk yang menyakitkan, bahkan yang menggerakkan orang lain untuk melakukan tindakan kejahatan. Dalam konteks pengetahuan manusia ada banyak hal yang dianggap benar. Sering kita dibuat bingung dalam menentukan pilihan yang akan kita ikuti atau percayai. Kadang, dua hal yang berseberangan sama-sama dianggap benar. Tidak heran jika sebagian orang berpendapat bahwa kebenaran adalah sesuatu yang tidak mutlak. Bersifat nisbi (relatif), sementara dan subjektif.

Rekan-rekan youth, Tuhan Yesus mengatakan bahwa siapa saja yang mengetahui kebenaran, akan dibebaskan oleh kebenaran itu.  Apa kebenaran itu? Berbagai generasi akan memiliki jawaban berbeda atas pertanyaan ini. Kepercayaan umum dalam budaya saat ini adalah bahwa kebenaran bisa berarti apa pun tergantung individunya. Ini adalah gagasan bahwa kebenaran itu relatif dan unik bagi setiap orang.

Alkitab memberi tahu kita bahwa ada satu kebenaran objektif yang dapat kita jalani. Bukan kebenaran yang tergantung pada individu, tetapi yang didasarkan pada sesuatu yang jauh lebih besar dari diri kita sendiri. Kebenaran itu bersumber dari Allah.

Itulah sebabnya Yesus masih memberikan pengajaran lagi kepada orang-orang yang mengaku percaya kepada-Nya (ay. 31 dan 32). Jika mereka tetap dalam firman Yesus, maka mereka akan mengetahui kebenaran yang memerdekakan mereka. Kebenaran apakah yang dimaksudkan Yesus? Firman yang manakah yang dimaksud? Yang Yesus maksudkan adalah pengertian tentang kematian-Nya. Kerajaan Allah tidak akan datang sebelum umat-Nya ditebus dari dosa-dosa mereka.

memahami hal ini, umat Tuhan akan terus berada di dalam belenggu dosa. Mereka tidak sadar kebutuhan mereka akan penebusan. Mereka tidak tahu bahwa kalau Kerajaan Allah datang, mereka tidak bisa berbagian di dalamnya. Mereka tidak sadar bahwa mereka berdosa, dan inilah belenggu dosa yang paling mematikan. Barang siapa tidak menyadari dosanya, dia tidak akan datang kepada Juru Selamat untuk memperoleh penebusan. Semua yang mengaku percaya harus tetap di dalam firman Yesus, dan Yesus terus menerus memberikan firman yang mengajarkan tentang kedatangan-Nya untuk mati bagi umat-Nya. Jika mereka akhirnya memahami ini, mereka akan mengetahui kebenaran, yaitu kebenaran tentang Kerajaan Allah yang datang melalui kematian Yesus Kristus.

Tuhan adalah Sang Penguasa dan Pencipta alam semesta, dan Dialah sumber kebenaran dan segala hal yang indah. Firman Tuhan berisi kebenaran yang telah Ia sampaikan kepada kita supaya kita dapat hidup sesuai dengan kebenaran-Nya.  Yesus berkata bahwa ajaran-Nya benar karena berasal dari Allah. Lalu Ia mengatakan bahwa siapa pun yang mengetahui kebenaran itu maka kebenaran Tuhan akan memerdekakan hidupnya.

Kebenaran inilah yang membebaskan manusia. Manusia terbuka matanya dan menyadari dosa-dosa mereka. Manusia yang sadar akan dosa-dosanya akan datang kepada Yesus, yang memberikan air hidup, sehingga mereka bisa hidup bersama dengan Dia di dalam kehidupan yang limpah. Pengampunan, penebusan, dan kelimpahan hidup bersama dengan Tuhan, inilah hal-hal yang Yesus tawarkan.Ketika kita mengetahui kebenaran, kita tidak lagi hidup menurut kebohongan. Kebenaran Tuhan menerangi hidup kita dan menunjukkan kepada kita realitas sejati. Inilah sebabnya Yesus mengatakan bahwa kebenaran akan memerdekakan kita. Kita menjadi benar-benar bebas untuk hidup sesuai dengan rancangan Tuhan bagi kita.

Bagian yang penting dari mempelajari apa yang benar dan tidaknya adalah membaca Firman Tuhan. Dia telah berbicara kepada kita melalui Firman-Nya, dan semua yang Dia katakan adalah benar. Ketika kita membaca dan mengingat Firman Tuhan, kita akan dapat belajar lebih banyak tentang Tuhan.

Mari luangkanlah waktu hari ini untuk bersyukur kepada Tuhan karena telah menyatakan diri-Nya kepada kita melalui Firman-Nya, dan menerangi hidup kita dengan kebenaran-Nya.

Kesimpulan

Kebenaran Allah bukan hanya sesuatu yang perlu diketahui, tetapi juga dihidupi. Ketika kita hidup di dalam firman-Nya, kita akan mengalami kebebasan sejati dari dosa, ketakutan, dan kebohongan dunia. Jangan mencari kebenaran di luar Tuhan, sebab hanya Yesus Kristus—jalan, kebenaran, dan hidup—yang mampu membebaskan kita sepenuhnya.

Hikmat Hari Ini

💡 Kebenaran sejati bukanlah apa yang dunia setujui, melainkan apa yang difirmankan oleh Allah. Hanya kebenaran dari Kristus yang mampu memerdekakan hidupmu dari dosa dan membawa pada kehidupan yang sejati.

RM – DOT

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800

Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *