Renungan Harian Youth, Jumat 12 Mei 2023
Syalom rekan-rekan Youth yang diberkati Tuhan, Gimana kabarnya hari ini? Saya doakan kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam perlindungan Tuhan senantiasa.
MAZMUR 142 : 6, Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, Kataku: “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang-orang hidup! “
Berlindung berasal dari bahasa Ibrani yang berarti “ mencari perlindungan didalam “ atau “bersembunyi didalam” atau “bersembunyi bersama” kata ini menunjukkan tempat yang rahasia. Orang texas suka menyebutnya hidey hole yang artinya “lubang persembunyian”.
Ketika kita merasa sangat letih oleh semua usaha kita, ketika kiita bingung karena berbagai masalah kita, ketika kita dilukai oleh kawan-kawan kita, ketika kita berada dalam kejaran musuh? Siapakah yang dapat melindungi kita? Ke manakah kita harus berlindung? Hal inilah yang dialami oleh Daud ketika ia berada dalam kejaran musuhnya.
Daud bersembunyi di dalam gua dan menaikkan doanya kepada Allah.
Baginya, Allah adalah tempat perlindungan yang tepat. Dalam kelemahan dan kesesakannya, Daud membutuhkan pertolongan Allah untuk melepaskannya. Sudah dua kali Daud berada dalam bahaya besar di dalam gua. Daud mengeluhkan jerat yang dipasang baginya. Hal ini mungkin menunjuk kepada jerat yang dilakukan Saul (lih. 1Sam. 18:21). Namun, di balik keluhannya, ia terhibur oleh kemahatahuan Allah
Allah tahu jalan hidup Daud. Ketika jiwa Daud kewalahan, bingung, dan putus asa, serta siap untuk tenggelam di bawah beban kesedihan dan ketakutan, Allah tahu jalannya. Ketika Daud berjuang seorang diri, Allah tahu kondisi Daud dalam segala aspeknya. Daud mengambil jalan yang tepat dengan berseru dan berlindung kepada Allah. Daud percaya bahwa Allah memihaknya, sehingga ia akan selamat dan memuji Allah. Demikianlah orang-orang benar akan datang dan turut bersukacita karena pembebasan Allah.
Dalam hidup akan selalu ada masalah, baik karena kelalaian kita atau karena perangkap orang lain.
Situasi terjepit sering memaksa kita untuk mencari perlindungan dan tempat pengungsian. Bila salah berlindung, kita akan berakhir pada kebinasaan.
Tempat yang paling aman hanyalah Allah sendiri. Seandainya kita menemukan rasa aman didalam dunia ini, maka kita tidak akan pernah mengalami sukacita dari kasih dan perlindungan Allah. Kita akan kehilangan kebahagiaan yang telah disediakan Allah bagi kita.
George MacDonald berkata, “orang yang memiliki iman yang sempurna adalah orang yang dapat datang kepada Allah dalam segala kekurangan, dari perasaan dan hasratnya, tanpa semangat atau ambisi; dengan beban kekecewaan, kegagalan, perasaan diabaikan, dan kelalaian, serta berkata kepada-Nya “Engkaulah tempat perlindunganku”
Belajarlah dari Daud untuk senantiasa menyerahkan segala sesuatu kepada Allah, dan percaya bahwa Allah adalah Pribadi yang Mahatahu.
Allahlah yang membela orang benar dan memberi perlindungan di kala kesesakan. Hiduplah dengan hati yang percaya sepenuhnya kepada Allah agar seruan doa kita didapati-Nya berkenan di hadapan-Nya.
Dengan Iman dan percaya kita bisa menyatakan bahwa “Tuhan adalah tempat perlindunganku, tempat yang aman di mana aku bisa berlindung dari segala macam ketakutan dan kecemasan dalam hidup ini. Di hadapan-Nya, aku merasa aman dan terlindungi.”
Mazmur 91:1-2 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”
Dalam kehidupan ini, banyak situasi sulit dan tantangan yang mungkin mengancam keamanan dan kenyamanan kita.
Namun, Tuhan adalah benteng yang kokoh dan setia. Ketika kita mengalami badai atau kesulitan, Dia adalah tempat perlindungan yang dapat kita cari. Ketika kita merasa lelah, takut, atau terancam oleh dunia di sekitar kita, marilah kita datang kepada Tuhan sebagai tempat perlindungan kita. Dalam pelukan-Nya, kita dapat menemukan ketenangan, kasih sayang, dan kekuatan yang kita butuhkan untuk menghadapi segala situasi dalam hidup ini.
Tempat perlindungan kita ialah Allah. Kepada-Nya kita menyerahkan pergumulan kita dan berlindung dari segala jerat musuh, supaya pada akhirnya kita melihat pembebasan dari-Nya dan mulut kita kembali memuji nama Tuhan Yang Maha Pelindung.
Marilah kita berpaut pada-Nya dengan iman, menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada-Nya, dan menemukan bahwa di hadapan-Nya, kita benar-benar aman dan terlindungi.
Amin
TUHAN YESUS MEMBERKATI
AH – TVP