Renungan Harian, Selasa 20 Januari 2026
Syalom bapak ibu yang dikasihi Tuhan…
Mungkin kita pernah mendengar tempat namanya ”Labirin”, ya labirin merupakan suatu tempat yang memiliki banyak jalan dan lorong-lorong, yang mana kita harus menemukan jalan yang benar supaya dapat keluar dari sana, banyaknya jalan dan salah memilihnya akan membuat kita tersesat. Dalam hidup ini kita akan selalu bertemu dengan banyak pilihan “jalan”, jalan mana yang harus kita pilih atau kita pernah salah memilih jalan, seperti yang dituliskan di Amsal 16:25 (Ada jalan yang disangka lurus tetapi ujungnya menuju maut). Renungan kita pagi ini adalah tentang “ Mengikuti Jalan Kristus”
Pengikut Kristus adalah seorang yang menjadikan Kristus sebagai pemimpin dalam kehidupannya. Menjadi seorang pengikut kristus berarti menempatkan diri kita dibelakang Kristus. Yang menjadi renungan kita apakah kita selalu bertanya-tanya, apa kira-kira ini berkenan kepada Tuhan atau sesuai Firman Tuhan kah? Tetapi terkadang yang terjadi kita ingin didepan dan menempuh jalan kita sendiri.
Dalam kisah-kisah 12 murid Yesus, kita dapat melihat gambaran untuk menjadi seorang Pengikut Kristus, ada banyak pelajaran yang dapat kita petik, termasuk Yudas yang memilih jalannya sendiri. Maka dari untuk menjadi pengikut kristus dibutuhkan:
Komitmen
Didalam komitmen bukan hanya terdapat nilai kesetiaan tetapi ada sebuah keputusan kepada sebuah janji, keterikatan dan ada tanggung jawab untuk menjaganya meski apapun yang terjadi.
Ada harga yang harus dibayar dalam sebuah komitmen. Ada perkataan yang menarik saat Yesus memilih 12 muridnya, perkataan itu adalah “Mari, ikutlah Aku? Yang merupakan sebuah pertanyaan tentang sebuah komitmen..
- Pertanyaan tersebut juga bisa kita tanyakan kepada kita masing2 di pagi hari ini masihkah kita mau mengikuti JALAN Kristus atau jalan kita sendiri..
- Yaa . . . musuh terbesar sebuah komitmen bukan berasal dari luar melainkan dari dalam diri kita sendiri, yaitu kehendak kita atau ego..
Markus 8:34 (Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salib dan mengikut Aku )
Pengusaan diri
Maka dari itu tidak heran kalau penulis sebuah buku yang berjudul the Followership menempatkan penguasaan diri di urutan kedua sebagai syarat yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pengikut Kristus
Godaan terhadap sebuah komitmen terjadi saat kita tidak mampu menguasai diri, sehingga
muncul keraguan. Keraguan muncul saat tidak lagi disiplin menjaga dasar komitmen, yaitu FA
2Petrus 1:5-7, Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri kepada penguasaan diri ketekunan, kesalehan dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara dan kepada kasih akan saudara2 kasih akan semua orang)
Karakter
Tuhan tidak mencari orang yg sempurna, orang yang berpendidikan dan orang yang tidak pernah gagal. Melainkan orang yang bersedia berubah dan mengikutNya.
12 murid bukan dari orang yang berpendidikan tetapi justru dari orang-orang yang biasa-biasa saja, mereka awalnya juga bukan orang yang sudah berkarakter baik. Begitu pula dengan kita, masih banyak kelemahan tetapi apakah kita mau belajar dan berubah..
Kolose 3: 9-10, Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya dan telah mengenakan manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar khalikNya.
Sebut saja Petrus yg memilki temperamen dan tidak sabaran tetapi dipakai untuk memimpin awal terbentuknya gereja dengan 3000 orang bertobat pada peristiwa Pentakosta. Padahal dia dulu pernah menyangkal Yesus. Tuhan mencari orang yang mau diubah karakternya
Musa yang juga temperamen, tetapi Allah memproses dirinya menjadi seorang pengikut yg memimpin bangsa pilihan Allah. Saat kita tidak lagi berkomitmen, tidak mampu menguasai diri dan tidak berubah karakter kita maka yang terjadi, seperti Yudas yang memilih jalannya sendiri
Bisa jadi kita punya pikiran yang sama, sebenarnya mau dibawa kemana kami Tuhan, tetap setia mengikuti jalan-jalanNYa maka akan ada rencana yang indah disana… Jalan Krisus, berat,terjal salib tetapi ada anugerah disana
Mazmur 25:10, Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjianNya dan peringatan-peringatanNya
Tuhan Yesus memberkati
TC
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Shalom, bisakah kami peroleh renungan harian dalam bentuk audio /rekaman suara ? terimakasih, Tuhan berkati kita semua
Audionya memang hanya tersedia buat renungan anak dan remaja pemuda saja