“Peka untuk Memberikan Pertolongan”

February 7, 2022 0 Comments

Renungan Harian Anak, Senin 07 Februari 2022

Syalom adik-adik semuanya, puji Tuhan kita semua tetap dalam keadaan yang baik … jangan lupa adik-adik semuanya tetap ikuti protokol kesehatan ya, karena bahaya virus corona masih ada disekitar kita.

Adik-adik yang dikasihi oleh Tuhan Yesus, hari ini kita mau belajar untuk peka dengan kebutuhan orang lain. kemampuan inisiatif adalah melakukan sesuatu atau bekerja tanpa harus diberi tahu terlebih dahulu apa yang harus dilakukan. Secara sederhana, seseorang dengan kemampuan ini sudah pasti banyak akal dan peka dengan kebutuhan orang lain.

Hari ini kita mau ingat Kembali tentang Mujizat Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang. Tuhan Yesus baru saja melakukan perjalanan dari Nazaret, Saat itu banyak orang berbondong-bondong mengikuti Tuhan Yesus, hal itu terjadi karena mereka melihat banyak mukjizat penyembuhan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus terhadap orang sakit. Maka Tuhan Yesus menuju dataran tinggi yaitu pegunungan di dekat situ bersama murid-murid-Nya. Hari menjelang sore, orang banyak masih berada di situ. Di antara mereka ada pula wanita dan anak-anak. Tuhan Yesus tahu mereka sudah mulai lapar. Namun tidak ada makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan orang banyak di situ, maka Tuhan Yesus pun bertanya kepada Filipus di mana mereka dapat membeli roti untuk memberi orang banyak itu makan. Tetapi Tuhan Yesus tahu akan apa yang akan dilakukannya, karena Tuhan sedang menguji hati murid-muridNya. Puji Tuhan salah satu murid Tuhan Yesus Bernama Andreas yang berusaha juga mencari-cari makanan menemukan sesuatu yaitu seorang anak dengan bekalnya yaitu 5 roti dan 2 ekor ikan.

Kemudian Tuhan Yesus mengambil roti yang dibawa anak kecil itu, mengucap syukur dan membagi-bagikan pada mereka semua Demikian juga dibuatnya dengan ikan itu. Dan Mujizat terjadi, roti dan ikan itu terus dibagi … terus dibagi dan terus dibagi kak sampai semuanya dapat jatah makanan

Dari kisah ini tampaklah bahwa Tuhan Yesus peka terhadap kebutuhan orang yang mengikuti-Nya. karena belas kasih-Nya, Tuhan Yesus berinisiatif memberikan apa yang menjadi kebutuhan orang-orang yang mengikut-Nya. la memenuhi kebutuhan rohani dan jasmani pengikut-Nya. Dan juga murid Yesus yang Bernama Andreas, ketika murid-murid bingung dengan perintah Tuhan untuk memberikan orang banyak itu makan, Andreas berusaha dan berinisiatif untuk mencari solusinya dan hasilnya dia bertemu dengan seorang anak kecil dan  bekal makanannya dan anak ini mau berinisiatif untuk memberikan bekalnya kepada Tuhan Yesus.

Bagaimana dengan Adik-adik? Apakah adik-adik mau untuk belajar peka dan berinisiatif untuk memberikan bantuan walaupun tidak disuruh? Kalau ada orang tua dan saudara yang sedang kesulitan apakah adik-adik mau membantunya walaupun adik-adik tidak disuruh? Adik-adik bisa lihat disekitar adik-adik, apa ya yang bisa aku lakukan supaya orang-orang disekitarku dapat aku bantu … itulah ciri anak yang peka dan mau berinisiatif dengan kebutuhan yang ada disekitarnya

Mari kita meminta pertolongan Tuhan Yesus agar dimampukan menjadi anak-anak Tuhan yang peka dan mampu menolong orang lain.

Ayat Hafalan

Ibrani  10:24 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.

Komitmenku hari ini

Aku mau belajar untuk hidup didalam kasih dan memiliki kepekaan untuk memberikan pertolongahn bagi orang lain

SF060222 – SP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *