Elohim Ministry umum Sikap Menantikan Janji Tuhan

Sikap Menantikan Janji Tuhan



Renungan Harian Senin, 29 Mei 2023

Syalom bapak/ibu yang terkasih, kita bersyukur hari ini masih bisa merasakan kasih dan kebaikan Tuhan.

Dalam kelander Gereja kita baru saja memperingati kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke Surga. Ini adalah hari raya penting buat setiap kita, karena hal ini mengingatkan kita semua bahwa surge itu benar-benar ada. Walaupun mungkin ada banyak orang yang meragukan kenaikan Tuhan Yesus ke Surga, tapi kita percaya bahwa kenaikanNya adalah ke Surga.  Secara kalender gereja, setelah kita merayakan kenaikan Tuhan Yesus Kristus, kita memasuki masa adalah pra-pentakosta, yaitu 10 hari sebelum hari raya Pentakosta, atau yang biasa disebut Hari-hari Penantian Janji Tuhan.

Namun bagi orang Yahudi, bulan ini adalah bulan paskah yang kedua, jadi orang Yahudi itu dapat merayakan paskah yang berhalangan paskah yang pertama, sehingga bulan depannya mereka boleh merayakan paskah yang kedua.

Jika kita akan melihat pada saat Yesus naik kesurga, kira-kira apa yang dicatat oleh Alkitab kita:

Pada saat Yesus terangkat ke surga, Dia melambaikan tanganNya dan memberkati para murid-muridNya. Mereka dapat melihat Yesus sampai jauh, hingga DIA ditutupi oleh awan-awan, sehingga pada waktu itu ada sebuah perkataan “Mengapa kamu tetap memandang ke langit? Yesus ini yang terangkat ke surga, akan kembali untuk yang kedua dengan cara yang sama”. Dan kita menjadi percaya bahwa Dia ada disurga dan berkatNya tetap ada untuk kita.

Bagaimana sikap kita dalam menantikan janji Tuhan ?

KERENDAHAN HATI

Kisah Para Rasul 1 : 1214 Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem. Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

Ayat ini adalah sebuah kejadian setelah kenaikan Tuhan Yesus ke surga selesai, pada rasul kembali Yerusalem dari bukit zaitun. Ayat ini memberitahukan kepada kita bahwa kenaikan Yesus Kristus itu ada, dan disaksikan oleh banyak orang, lalu disana ada satu tempat yang bisa dipastikan, yang ada dipuncak bukit zaitun.

Dalam ayat 13, dikatakan bahwa kesebelas murid Tuhan Yesus, mereka naik keruang atas untuk berdoa bersama-sama. Kalau kita melihat urutan nama-nama dari murid-murid Yesus di ayat 13 ini, sebenarnya Andreas lebih dulu yang memperkenalkan Petrus suadaranya kepada Yesus, dan bahkan didalam Alkitab cerita tentang kehidupan Andreas sangat singkat diceritakan, berbeda dengan Petrus, Yohanes dan Yakobus. Akhir jaman ini gereja Tuhan perlu orang-orang seperti Andreas, seorang yang rendah hati, sederhana, bersahaja, tidak berusaha untuk mencari perhatian dengan menampilkan diri dimuka umum, tidak dilihat oleh banyak orang, namun setiap kali membawa jiwa untuk Tuhan.

Kisah Para Rasul 1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”

Ini adalah sebuah janji. Mereka para murid diminta untuk tidak keluar dari Yerusalem, mereka diminta untuk bertahan, sampai mereka menerima janji. Janji yang membuka semua hal. Kenapa? Pada waktu murid-murid menanti-nantikan, dipenuhi dengan Roh, berbahasa ROh, setelah mereka dipenuhkan dengan Roh, muncul karunia-karunia Roh, ada mujizat, kuasa, pertolongan, hikmat, dan lain sebagainya. Sehingga ketika Petrus dipenuhkan dengan Roh, yang dulu dia seorang pengecut, kini dia menjadi seorang pemberani yang memberitakan tentang Yesus kepada siapapun. Bahkan sekali Petrus berkhotbah, 3000 orang bertobat.

“Ketika gereja dipenuhi dengan Roh, maka gereja akan bertumbuh dan akan membawa jiwa untuk kemuliaan Tuhan”.

Ayat 8: Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

BERTEKUN

Ada janji pemulihan dan pemeliharaan, dan kita percaya bahwa janji Tuhan pasti akan tergenapi, tunggu dan pasti akan tergenapi. Dengan cara apa kita menunggunya? Dengan cara bertekun, dengan sehati, dan berdoa bersama sama kepada Tuhan, dan kita pasti akan menerima janji Tuhan yang luarbiasa didalam hidup kita.

Kenapa kita harus menanti janji Tuhan dengan bertekun?

Ibrani 10:36 Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.

Tekun adalah sebuah sikap yang setia, tidak pernah berhenti, berkesinambungan, tekun itu selalu, tidak pernah putus dan berhenti kalau belum tercapai.

KESEHATIAN

Kesehatian untuk bersama-sama menantikan janji Tuhan, tidak ada keegoisan karena memiliki kesepakatan untuk sehati melakukan kehendak Tuhan. Didalam kesehatian ada kasih dan saling melayani satu dengan yang lainnya.

Filipi 2:1-3 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;

Janji Tuhan pasti tergenapi untuk orang yang dapat memberikan tempat terdepan untuk sesamanya.

Rangkuman Khotbah

Pdt. Stefanus Suwarno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *