Elohim Ministry anak “RAJIN BERIBADAH”

“RAJIN BERIBADAH”



Renungan Harian Anak, Sabtu 05 Maret 2025

Syalom, Adik-Adik Elohim Kids! Selamat pagi! Bagaimana kabarnya hari ini? Kakak harap semuanya dalam keadaan sehat dan penuh semangat ya! Tuhan selalu menyertai kita, jadi kita harus selalu bersukacita! Hari ini kita akan belajar mengapa kita harus rajin datang ke Sekolah Minggu dan bagaimana memiliki hati yang tulus dalam beribadah kepada Tuhan.

Mengapa Kita Harus Rajin Beribadah Sekolah Minggu?

Adik-adik pasti ingin menjadi kuat, sehat, diberkati, dan tahan terhadap segala masalah, bukan? Nah, salah satu caranya adalah rajin beribadah dan mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Ketika kita datang ke Sekolah Minggu, kita bisa: Memuji Tuhan dengan lagu pujian dan penyembahan bagi Tuhan,  Mendengarkan firman Tuhan yang menguatkan hati kita. Belajar untuk hidup dalam kasih bersama teman-teman. Saat kita beribadah dengan hati yang tulus, Tuhan akan memberkati kita dengan damai sejahtera dan sukacita.

Adik-adik masih ingat kisah Raja Daud? Saat masih muda, Daud menggembalakan domba-domba ayahnya. Walaupun hanya beberapa ekor domba, ia tetap setia menjaga mereka. Saat merasa takut di padang rumput yang luas, Daud bermain kecapi dan menyanyikan pujian bagi Tuhan. Ia tidak peduli ada orang yang melihat atau tidak, karena ia melakukannya dengan tulus hanya untuk Tuhan.

Nah, berbeda dengan Daud, ada para ahli Taurat yang suka beribadah di tempat-tempat umum. Mereka ingin dipuji orang lain karena terlihat rohani. Mereka duduk di tempat paling depan supaya semua orang bisa melihat mereka. Tapi apakah Tuhan berkenan kepada mereka? Tidak! Tuhan tidak suka ibadah yang hanya untuk pamer. Tuhan lebih suka hati yang tulus, seperti Daud yang beribadah di ladang dengan sukacita, meskipun tidak ada orang yang melihatnya.

Suatu hari, Dena pulang dari Sekolah Minggu dengan wajah cemberut. “Pulang dari Sekolah Minggu kok malah cemberut?” tanya Mama. “Ma, aku cuma dapat tas kecil ini dari Sekolah Minggu. Tasnya jelek, aku gak suka!” jawab Dena dengan kesal. “Loh, kenapa kamu dapat tas ini?” tanya Mama lagi. “Kata Kak Dea, aku jarang datang ke Sekolah Minggu, jadi hadiahnya beda dengan teman-teman yang rajin datang. Padahal aku ingin tas seperti Laura yang lebih besar dan bagus!” kata Dena dengan sedih. Mama pun tersenyum dan menasihati Dena, “Oke, mulai minggu depan kamu harus lebih rajin ke Sekolah Minggu. Tapi bukan supaya dapat hadiah yang bagus, melainkan supaya kamu semakin mengenal Tuhan Yesus. Ingat, firman Tuhan itu jauh lebih berharga daripada hadiah Sekolah Minggu!” Setelah mendengar nasihat Mama, Dena pun mengerti bahwa datang ke Sekolah Minggu bukan hanya untuk mencari hadiah, tetapi untuk bertemu dengan Tuhan dan belajar firman-Nya.

Apa yang Harus Kita Lakukan?

1️. Datang ke Sekolah Minggu dengan Hati yang Tulus, Jangan datang hanya karena hadiah atau karena disuruh orang tua. Datanglah karena ingin memuji Tuhan dan belajar firman-Nya.

2️. Belajar dari Raja Daud,  Beribadahlah dengan sukacita, meskipun tidak ada orang yang melihat. Jangan seperti ahli Taurat yang hanya ingin dipuji orang lain.

3️. Hargai Firman Tuhan Lebih dari Hadiah,  Hadiah dari Sekolah Minggu memang menyenangkan, tapi firman Tuhan jauh lebih berharga! Firman Tuhan yang kita dengar akan bertumbuh dalam hati kita dan mengubahkan hidup kita.

4️. Jadilah Berkat bagi Orang Lain, Jika kita rajin beribadah dan hidup sesuai firman Tuhan, kita bisa menjadi terang dan berkat bagi orang lain, guru dan teman-tem kita yang lain. Tuhan akan memberi kita hadiah yang jauh lebih indah, yaitu pujian dari Tuhan sendiri!

📖 Ayat Hafalan:
1Timotius 4:8  Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

Komitmenku hari ini

Tuhan Yesus memberkati! 🌟✨

Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Anak Elohim di Gedung Gereja ya besok hari minggu jam 8.00 … Ayo ajak teman-teman kita semuanya ya ..

tema sekolah minggu Besok adalah

Kita mau belajar dari Kegagalan Yudas Iskariot bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Setiap orang pasti pernah gagal atau melakukan kesalahan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita meresponinya. Yudas Iskariot mengalami kegagalan besar dengan mengkhianati Yesus, tetapi ia tidak datang kepada Tuhan untuk bertobat. Sebaliknya, ia menyesal tetapi tidak meminta pengampunan kepada Tuhan.

Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan, dan pastinya ada yang seru di Sampai jumpa besok …

Tuhan Yesus memberkati

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan

1 thought on ““RAJIN BERIBADAH””

  1. Puji Tuhan, renungan yg sangat menguggah dan boleh menjadi inspirasi bagi kami guru2 sekilah minggu, Tuhan Yesus berkati selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *