Renungan Harian Kamis, 24 Agustus 2023
Bacaan : Yesaya 30
Ayat pokok : Yesaya 30:15, “Sebab beginilah firman Tuhan Allah, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Tetapi kamu enggan,”
Shalom… Selamat pagi bapak, ibu dan saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus.
Jika kita mendapatkan pertanyaan, apakah kebutuhan utama hidup kita? Setiap orang pasti memiliki jawaban yang berbeda-beda. Jika kita merenungkan, salah satu kebutuhan hidup kita adalah ketenangan dan Percaya. Banyak orang berusaha untuk bisa menemukan dan menikmati ketenangan. Namun pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa hidup tenang dalam situasi dan kondisi yang tak menentu ini? Mungkin ada banyak pertanyaan yang dapat kita tanyakan kepada Tuhan berkaitan hidup tenang dan percaya, mari kita belajar dua hal ;
Hidup Tenang.
Dari manakah kita memperoleh ketenangan? Bapak, ibu dan saudara terkasih, ketenangan sejati berasal dari Tuhan. Daud berkata dalam Mazmur 62:2 “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nya-lah keselamatanku.”
Dari sini kita menemukan jawaban bahwa Allah adalah sumber ketenangan sejati. Hidup tenang dimulai dari hidup dan hati yang melekat kepada Allah Sang Sumber Ketenangan Sejati. Hidup tenang diperoleh karena Sang Raja Damai bertahta dalam kehidupan kita. Hidup tenang diaplikasikan melalui tindakan pertobatan.
Hidup dalam pertobatan membuat kehidupan kita bebas dari tuduhan demi tuduhan. Hidup dalam pertobatan membuat kita memiliki ketenangan sejati. Hal bertobat adalah meninggalkan dosa dan berbalik kepada Allah. Hidup tenang berarti belajar untuk menguasai diri dalam segala keadaan. Segala sesuatu ada waktunya, kita belajar untuk tenang dan tak terburu-buru. Ada waktu untuk diam dan ada waktu untuk berbicara serta bergerak. Hidup tenang ditandai dengan tidak sibuk mencari kesalahan dan kelemahan orang lain.
Percaya
Salomo berkata dalam Amsal 3:5 (BIS) “Percayalah kepada Tuhan dengan sepenuh hatimu, dan janganlah mengandalkan pengertianmu sendiri.”
Sesungguhnya, percaya kepada Tuhan adalah hal yang sangat mutlak diperlukan dalam kehidupan orwng kristen. Jadilah orang yang dapat dipercaya oleh Tuhan. Kemudian selanjutnya adalah jadilah orang kepercayaan Tuhan. Sesungguhnya hal percaya dimulai dari hati. Orang yang percaya kepada Tuhan, hidupnya akan dituntun oleh Tuhan. Orang yang percaya kepada Tuhan berarti ia mengandalkan hidupnya kepada Tuhan dan bukan pengertiannya sendiri, juga bukan kekuatannya dan kemampuannya sendiri.
Bapak, ibu dan saudara terkasih, Sudahkah kita benar-benar hidup percaya kepada Tuhan?? Marilah setiap kita senantiasa percaya kepada Tuhan dan mengandalkan Dia selalu dalam kehidupan kita. Tuhan tak pernah meninggalkan orang yang percaya kepada-Nya dan mengandalkan-Nya selalu. Tuhan sudah menyediakan pertolongan yang terbaik dan tepat waktu bagi orang yang mempercayakan hidupnya kepada Tuhan. Hiduplah tenang dan percaya kepada Tuhan maka kita akan menikmati kuat kuasa Tuhan. Amin.
Tuhan memberkati
DS