Renungan Harian anak Rabu, 21 Agustus 2024
Syalom adik-adik Elohim Kids semuanya … bagaimana kabarnya? Semoga rekan-rekan dalam keadaan sehat dan baik ya
Suatu hari, di sekolah, Dino menghadapi situasi yang sangat tidak menyenangkan. Kotak Pensilnya disembunyikan oleh teman-temannya, tapi tidak ada yang mau mengaku. Kemudian, saat Dino di kelas, dia menemukan selembar kertas yang berisi kata-kata yang tidak benar tentang dirinya. Dino merasa sangat marah dan kecewa. Di dalam hatinya, ia bertanya-tanya, “Bolehkah aku membalas perbuatan mereka?”
Adik-adik perasaan marah dan ingin membalas memang wajar ketika kita diperlakukan dengan tidak adil. Namun, Tuhan mengajarkan kita untuk tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Mengapa? Karena membalas hanya akan membuat masalah semakin besar dan tidak menyelesaikan apa pun. Sebaliknya, Tuhan menginginkan kita untuk mengatasi kejahatan dengan kebaikan.
Mari kita pikirkan baik-baik. Mengapa teman-teman mengganggumu? Apakah ada sesuatu yang mereka inginkan darimu? Mungkin mereka hanya ingin diperhatikan atau merasa iri karena kamu memiliki sesuatu yang mereka tidak miliki. Untuk mengetahui jawaban yang tepat, tidak ada salahnya bertanya langsung kepada mereka. Kamu bisa meminta mereka dengan baik-baik untuk tidak mengganggumu lagi. Jangan lupa untuk minta saran dari guru atau orang tuamu tentang cara mengatasi gangguan dari teman-teman tersebut.
Mengampuni adalah ajaran yang Tuhan Yesus berikan kepada kita, ketika kita tidak boleh membalas yang jahat, Alkitab juga mengajarkan kalo kita ga boleh menyimpan kemarahan kepada mereka melainkan kita harus belajar untuk mengampuni. Bahkan kita juga bisa mengalahkan hal yang jahat dengan kebaikan seperti Firman Tuhan dalam
Roma 12:21 “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.”
Dari pada fokus sama kemarahan kita kepada orang lain mendingan kalian bisa fokus untuk mengembangkan kemampuanmu dan menjadi lebih baik dan bahkan kamu menggunakan kelebihan itu untuk membantu mereka yang mengganggumu, itu adalah cara membalas yang sangat keren dan bijaksana. Namun, ingatlah untuk tetap rendah hati. Tuhan sangat suka jika anak-anak-Nya rendah hati dan tidak sombong. Tuhan Yesus adalah contoh terbaik kita dalam hal ini. Meskipun Dia diperlakukan dengan sangat tidak adil, Dia tidak pernah membalas dengan kejahatan, tetapi selalu menunjukkan kasih dan pengampunan. Kita juga harus belajar untuk mengikuti teladan-Nya.
Hari ini, jika ada teman yang mengganggumu, cobalah untuk tidak membalas dengan marah atau kejahatan. Sebaliknya, berbicaralah dengan mereka dengan baik dan minta mereka untuk berhenti. Lakukan sesuatu yang baik bagi mereka dan lihatlah bagaimana Tuhan bekerja melalui kebaikanmu.
Ayat Hafalan
Roma 12:21 “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.”
Komitmenku hari ini
Aku mau belajar untuk untuk tidak membalas yang jahat dengan kejahatan. Aku mau menunjukkan kasih dan kebaikan kepada semua orang, bahkan kepada mereka yang menggangguku.
Tuhan Yesus memberkati!
YNP – GCT