Renungan Harian Anak, Senin 04 September 2023
Syaloom adik-adik Elohim kids, kita bersyukur kalo hari ini Tuhan memberikan kita kesehatan dan kekuatan untuk melakukan segala aktifitas kita. Hari ini, mari kita akan merenungkan Firman Tuhan tentang betapa indahnya bisa menikmati penyertaan Allah dalam hidup kita.
Adik-adik, siapa yang pernah melihat orang marah? Mungkin mukanya merah, matanya melotot dan suaranya keras. Biasanya di rumah Adik-adik suka marah atau tidak? Siapa yang suka marah pada saudaranya, kakak atau adiknya?
Nah Adik-adik, dalam Alkitab juga diceritakan ada seorang yang marah besar, Namanya Esau. Adik-adik, wajah Esau terlihat merah karena amarah, la merasa ditipu oleh Yakub. Esau ingin membalas perbuatan Yakub. Rencana Esau diketahui oleh ibunya, Ribka. Yakub pun segera disuruh Ibunya, Ribka, untuk segera pergi dari rumah. Yakub disuruh lari ke Haran dan bertemu Laban, saudara ibunya. Ibu Ribka tidak ingin terjadi hal yang buruk pada Yakub. Akhirnya ia memisahkan Esau dan Yakub, dua saudara kembar.
Yakub pun berangkat menuju Haran sendirian, padahal ia belum pernah meninggalkan rumah dan keluarganya. Tak ada orang tua yang menemani, la pergi karena saudara kembarnya sangat marah kepadanya. Yakub menempuh perjalanan yang jauh. Ketika matahari hampir terbenam, Yakub berhenti berjalan, sebab berjalan saat gelap penuh bahaya, la lelah, perlu beristirahat. Yakub mencari batu untuk dipakai sebagai bantal tidur. Ketika tidur, Yakub bermimpi. Ada tangga yang ujungnya sampai ke langit. Malaikat Allah turun naik di tangga itu. Tuhan berfirman pada Yakub, “Tanah ini akan Kuberikan padamu dan keturunanmu. Keturunanmu akan banyak seperti debu tanah. Kamu dan keturunanmu akan menjadi berkat. Aku menyertai engkau. Melindungi engkau ke mana pun. Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini.” Ternyata Tuhan berbicara kepada Yakub melalui mimpi, bahwa Yakub tidak sendirian.

Sekalipun ia terpisah dari orang tua dan jauh dari keluarga, Tuhan selalu ada bersamanya. Tuhan menguatkan Yakub. Bila pada masa lalu, Tuhan memberikan janji pada kakek dan ayahnya. Kini, Tuhan Kembali mengulang janji itu pada Yakub. Yakub tidak perlu takut, sebab Tuhan menyertai dan juga menjaganya.
Adik-adik, pernahkah kamu merasa takut? Mungkin kamu takut bila berada sendirian. Kamu takut gelap. Ingat firman Tuhan hari ini. Tuhan selalu ada dan menyertaimu. Kita belajar dari Yakub bahwa Tuhan senantiasa menyertai kehidupan Yakub. Tuhan juga senantiasa menyertai kehidupan Adik-adik melalui mama, papa, dan semua saudara yang ada.
Mari, kita bersyukur karena Tuhan menjaga kita semua. Kamu tidak sendirian. Kamu bisa merasakan Tuhan hadir melalui orangtuamu, gurumu, saudaramu, juga temanmu. Tuhan dapat juga mengirim orang lain untuk menemanimu dan menolongmu. Percayalah kepada Allah senantiasa karena Dia senantiasa menyertai kita semuanya.
Ayat Hafalan
Mazmur 16:11 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Komitmenku hari ini
Penyertaan Allah adalah hadiah yang indah bagi kita. Jagalah hubungan kita dengan Allah melaui doa dan Firman Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan seantiasa menyertai kehidupan kita semuanya
Elohim Kids 030923 – SP