Renungan Harian Youth, Selasa 30 Januari 2024
Bacaannya : Mazmur 69:19-36
Bagaimana seorang percaya memperlakukan musuh mereka? Apakah mungkin bagi kita untuk meminta Tuhan membalas mereka yang memfitnah kita? Apakah kita harus meminta Tuhan untuk menghukum mereka yang telah berbuat buruk kepada kita? Menurut pemazmur dalam nas ini, jawabannya tampaknya adalah ya! Dalam Mazmur 69, pemazmur meminta pertolongan kepada Tuhan karena dalam tindasan. Meskipun demikian, isi permohonan pemazmur kepada Tuhan tidak berkaitan dengan upaya untuk menyelamatkan dirinya, tetapi mengandung doa khusus.
Dalam doanya ini pemazmur meminta supaya mereka yang berlaku jahat memperoleh pembalasan TUHAN sesuai dengan perbuatan mereka (Mazmur 69:23-29).
Apa alasan pemazmur meminta pembalasan TUHAN ini? Supaya keadilan TUHAN ditegakkan sebab kalau orang jahat tidak dihukum maka kejahatan akan merajalela. Kejahatan dan dosa harus dihukum supaya kebenaran TUHAN tidak dipermainkan dan agar keadilan dijalankan. Sebelum kita terburu-buru menyimpulkan bahwa si pemazmur ini seorang yang pendendam, marilah kita memperhatikan hal-hal berikut ini.
Pertama Doa bukan untuk membalas dendam
Doa pemazmur memohon pembalasan TUHAN kepada para musuh bukan diakibatkan dirinya mendendam, tetapi karena dirinya menginginkan TUHAN dipermuliakan.
Kedua Tidak membalas perlakuan musuh
Seorang percaya tidak main hakim sendiri melainkan ia menyerahkan hak penghukuman itu kepada TUHAN yang berjanji untuk melakukan hal tersebut
Dalam kitab (Roma 13:4) TUHAN mengijinkan dan merestui lembaga pemerintah untuk menghukum orang bersalah. Jadi, bagi kita orang Kristen pada masa kini nas Mazmur 69 ini tetap berguna untuk diterapkan. Kita harus membenci perilaku kejahatan, dan menuntut keadilan TUHAN atas perbuatan dosa. Namun, kita harus tetap mengasihi pelaku kejahatan tersebut dan mendoakannya agar ia memperoleh keselamatan.
Selain sikap musuh yang tidak manusiawi, Daud mengalami penderitaan yang sangat berat. Ia sedih dan putus asa. Dia tidak mengantisipasi belas kasihan. Ia tidak dapat menemukan sesuatu untuk menghibur dirinya dalam segala kesesakannya. Mereka yang diharapkan menolong malah menyerang dan membahayakan mereka. Ia diburu dan disakiti oleh musuh-musuhnya. Daud meminta agar jamuan dan selamatan musuh-musuhnya menjadi perangkap dan membuat mereka lemah secara fisik.
Dalam segala ketertindasannya, Daud percaya bahwa Tuhan tahu keadaan dia, rasa malunya, celaan yang dia terima, dan luka yang dia alami.
Selain itu, dia percaya bahwa ALLAH melihat musuh-musuhnya dan melindunginya daripada melindunginya. Ia percaya bahwa Tuhan mendengarkan orang yang miskin dan menghargai mereka yang dipenjara. Dia percaya bahwa ALLAH akan menyelamatkan orang-orang-Nya yang tinggal di Sion dan Yehuda, sehingga mereka dapat mewarisi tanah itu hingga generasi berikutnya. Daud dapat menyanyikan syukur untuk memuji dan mengagungkan ALLAH karena dia percaya padaNYA. Itu menurutnya lebih baik daripada semua korban hewan.
Ketiga tetap mau memberi semangat bagi saudara yang laiun
Bahkan orang-orang yang rendah hati dan mereka yang mencari ALLAH dimotivasi oleh Daud. Selain itu, ia mengajak langit, bumi, lautan, dan semua yang ada di dalamnya. Kita mungkin mengalami kesulitan dari orang lain. Namun, Anda tidak perlu takut, karena Allah melihat mereka. Ia memiliki otoritas untuk menghukum dan membinasakan mereka. Jangan berhenti memuji Allah dalam segala keadaan sulit. Bangkitkan semangat Dia dan saudara-saudara lain yang lemah dan tertindas. Keselamatan yang tidak dapat dijamin oleh siapa pun selain Allah!
Benci tidak bisa diatasi dengan benci. Dalam agama Kristen, hukum utama adalah kasih. Setiap akar kebencian dan permusuhan akan diselesaikan dengan kasih terhadap musuh. Kemurahan hati yang tulus dan berasal dari Tuhan dapat menyejukkan hati. Doa pemazmur juga harus dipandang dari sudut kasih ini. Bukan karena ingin melihat orang lain menderita seperti dirinya, tetapi karena ingin TUHAN dimuliakan.
Karena keinginan untuk memperoleh keadilan, keinginan untuk mengasihi tidak hilang dari kebutuhan untuk menegakkan keadilan.
TUHAN Yesus, yang bangkit dari kematian untuk memikul dosa manusia, memiliki kekuatan kasih yang dapat mengalahkan tindakan jahat kita. Selamat beraktivitas.
TUHAN YESUS menyertai dan memberkati kita semua. Amin..
AH – DOT