Renungan Harian Anak, Jumat 15 Mei 2025
Shalom, adik-adik Elohim Kids! Apa kabar hari ini? Kakak berdoa semoga kalian semua dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu penuh semangat dalam menjalani hari. Hari ini kita akan belajar bersama tentang “Buah yang Jelek dan Busuk” melalui sebuah perumpamaan dalam Alkitab, yang mengajarkan kita pentingnya menghasilkan buah yang baik dalam hidup kita.
Kakak mau tanya, apakah kamu pernah melihat buah yang jelek atau busuk? Hmm, pasti warnanya sudah tidak segar lagi, berbau, atau bahkan ada ulatnya! Kakak yakin, kalian tentu tidak ingin memakannya, bukan? Biasanya buah seperti itu langsung kita buang ke tempat sampah.
Nah, di Alkitab, Tuhan pernah memakai perumpamaan tentang buah yang jelek dan busuk ini, lho!
Yeremia 24:8 Tetapi seperti buah ara yang jelek itu, yang tak dapat dimakan karena jeleknya — sungguh, beginilah firman TUHAN — demikianlah Aku akan memperlakukan Zedekia, raja Yehuda, beserta para pemukanya, dan sisa-sisa penduduk Yerusalem yang masih tinggal di negeri ini dan orang-orang yang menetap di negeri Mesir.
Ceritanya ada di Yeremia pasal 24. Pada waktu itu, bangsa Israel sedang dihukum Tuhan karena mereka tidak taat, melakukan kejahatan, dan tidak mau bertobat. Tuhan memberikan penglihatan kepada nabi Yeremia tentang dua keranjang buah ara. Yang satu berisi buah ara yang baik dan manis, tapi yang satu lagi isinya buah ara yang jelek dan tidak bisa dimakan. Tuhan menjelaskan bahwa buah ara yang jelek itu adalah gambaran dari orang-orang yang tidak taat, termasuk raja Zedekia dan orang-orang yang memilih tinggal di Yerusalem dan Mesir, walaupun mereka sudah mendengar peringatan dari Tuhan melalui nabi-nabi-Nya. Mereka tetap keras hati dan tidak mau berubah, sehingga hidup mereka menjadi buruk dan akhirnya dihukum.

Pertanyaannya adalah Buah Apa yang Kamu Hasilkan? Adik-adik, setiap hari kita sedang “menumbuhkan” buah dari sikap dan perbuatan kita. Apakah buah itu manis dan menyegarkan, atau justru masam dan jelek? Kalau kita suka berbohong, marah-marah, tidak taat, suka iri hati dan menyakiti teman, maka hidup kita akan seperti buah yang busuk. Orang lain tidak akan nyaman dekat-dekat dengan kita. Tapi kalau kita ramah, suka menolong, taat pada orang tua dan guru, serta mengasihi sesama, kita akan seperti buah yang manis dan menyegarkan, disukai banyak orang dan menyenangkan Tuhan.
Contohnya, ketika kamu membantu teman yang kesusahan atau berbagi dengan saudara, itulah bentuk menghasilkan buah yang baik. Sebaliknya, jika kamu selalu memikirkan diri sendiri, berkata dusta, atau tidak mau berbagi, maka itu seperti buah yang busuk yang tidak dapat diterima Tuhan.
Jadilah anak Tuhan yang selalu menghasilkan buah yang baik. Jangan biarkan hati kita busuk karena dosa. Tuhan senang melihat anak-anak-Nya hidup dengan kasih, taat, dan penuh kebaikan!
📖 Ayat Hafalan:
Yohanes 15:8 “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”
Komitmenku Hari Ini
Aku mau berusaha setiap hari untuk hidup dengan baik, mengasihi Tuhan, dan berbagi kasih kepada sesama. Aku mau menghasilkan buah yang manis sehingga Tuhan senang dan semua orang dapat melihat kebaikan dalam hidupku.
Doa: Tuhan Yesus, aku ingin menjadi seperti buah yang manis dan segar. Tolong aku supaya setiap hari aku bisa melakukan yang baik, taat, dan menyenangkan hati-Mu. Aku tidak mau jadi seperti buah yang busuk dan ditolak. Terima kasih, Tuhan. Amin.
Adik-adik, ingatlah: hidup kita sangat berharga di mata Tuhan. Marilah kita berusaha menghasilkan buah yang baik, karena Tuhan selalu melihat hatimu dan mau memberkati setiap perbuatan yang kau lakukan dengan tulus.
Tuhan Yesus memberkati kalian semua!
YNP – NJ
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Amin sangat diberkati dan menumbuhkan iman saya.