Elohim Ministry youth GA BAHAYA TA

GA BAHAYA TA



Renungan Harian Youth, Rabu 06 September 2023

Syalom rekan-rekan youth semuanya … bagaimana kabarnya hari ini, semoga rekan-rekan dalam keadaan baik dan sehat semuanya.

Ga bahaya ta? Sebuah frasa yang sering kita dengar yang artinya apakah ini tidak berbahaya. Ada sebuah keadaan yang berbahaya dalam diri seseorang adalah tidak bertumbuh dengan normal. Dan hal ini disebut dengan keterbelakangan.

Keterbelakangan didefinisikan oleh Webster sebagai “keterlambatan perkembangan atau kemajuan.” Keterbelakangan mental atau fisik biasanya muncul dalam benak kita adalah sebuah situasi yang tidak wajar karena tidak ada pertumbuhan yang seharusnya. Namun kita akan merenungkan Bersama mengenai “keterbelakangan rohani”, ketika ada sebuah kehidupan orang percaya yang tidak bertumbuh dengan seharusnya.

“Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras” (1 Korintus 3:2).

Belajar dari Jemaat di Korintus, keterbelakangan rohani adalah salah satu faktor terbesar yang menyebabkan kegagalan gereja di Korintus untuk menjadi kekuatan bagi Kristus sebagaimana seharusnya. Keterbelakangan rohani menghalangi gereja zaman sekarang untuk menjadi seperti yang Allah inginkan.

Setiap orang percaya memiliki pengalaman kelahiran rohani dan hal ini merupakan titik awal dari perubahan kehidupan.

Sebagai anak Tuhan kita harus menyadari Bersama mengenai kebenaran ini bahwa :

– Terus-menerus menjadi bayi rohani adalah tragedi
– Terus-menerus menjadi bayi menghasilkan orangtua yang remuk hati.
– Terus-menerus menjadi bayi menghasilkan kehidupan yang frustrasi

Namun masalahnya, tantangan untuk pertumbuhan rohani bukan saja dari dalam kehidupan kita, tetapi juga ada banyak seteru bagi pertumbuhan rohani disekitar kita.

Sadar atau tidak Kita tinggal di tengah lingkungan yang jahat yang tidak kondusif bagi perkembangan dan pertumbuhan rohani.

Orang-orang percaya terus-menerus memiliki kecenderungan di dalam batin mereka yang menghalangi untuk mengalami pertumbuhan rohani. Menerima sifat yang baru dalam kelahiran rohani tidak sertamerta melenyapkan sifat kedagingan. Karena itulah Firman Tuhan berulang kali manyatakan  untuk kita terus menanggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia yang baru

Orang-orang percaya diperhadapkan pada serangan iblis ketika mereka berusaha untuk melayani Allah dan bertumbuh menuju kedewasaan rohani. Iblis selalu menghalangi sebuah pertumbuhan rohani. Namun kita juga harus menyadari bahwa Bapa surgawi sangat peduli terhadap pertumbuhan rohani anak-anak-Nya dan Ia memfasilitasi pertumbuhan ini.

Dalam ayat ini, rasul Paulus menggunakan perumpamaan tentang susu dan makanan padat untuk menggambarkan tingkat pemahaman dan kedewasaan dalam iman. Paulus mengatakan kepada jemaat Korintus bahwa mereka masih seperti bayi yang membutuhkan susu, bukan orang dewasa yang sudah bisa makan makanan padat. Ada nasehat penting yang harus ada dalam kehidupan kerohanian kita

1. Bertumbuh dalam Pengenalan akan Allah

Sama seperti bayi harus tumbuh dalam kemampuan mereka untuk mengonsumsi makanan padat, kita juga harus tumbuh dalam pengetahuan dan pemahaman kita akan Firman Tuhan. Ini melibatkan membaca Alkitab, belajar dari Firman Tuhan.

Roma 10:17  Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

2. Bertumbuh dalam Iman

Ketika kita terus belajar dan bertumbuh dalam pengetahuan kita tentang Tuhan, maka iman kita pun akan bertumbuh. Kita akan memiliki dasar yang lebih kuat dan keyakinan yang lebih dalam dalam iman kita.

Karena itu Penting untuk memiliki sikap hati yang mau dan memiliki kerinduan untuk terus mau belajar dan diperlengkapi oleh Firman Tuhan.

Teman-teman, kita adalah bagian dari perjalanan iman yang terus berlanjut. Mari selalu mencari pengetahuan lebih dalam tentang Tuhan dan tumbuh dalam iman kita sehingga kita dapat menjadi pribadi yang matang dalam Kristus.Bapa surgawi tidak pernah menghendaki kita tetap menjadi bayi rohani. Dengan menanggapi Roh-Nya dan memanfaatkan kesempatan yang kita dapatkan untuk bertumbuh, kita dapat melangkah maju dengan cara yang mendatangkan sukacita ke dalam hati kita, kebaikan dalam hati dan kehidupan orang lain, dan kesenangan di hati Allah Bapa.

Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk melayani dan menjadi berkat bagi orang lain. Menanggapi pimpinan-Nya akan membantu kita bertumbuh menuju kedewasaan rohani.

Tuhan Yesus memberkati

YNP – NDK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *