Renungan Harian Rabu, 26 Februari 2025
Bacaan: Matius 14:28-29 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
Pendahuluan
Dalam hidup ini, kita sering menghadapi badai yang menguji iman kita—masalah, ketakutan, dan kekhawatiran yang seolah-olah siap menenggelamkan kita. Kisah Petrus yang berjalan di atas air adalah gambaran luar biasa tentang bagaimana iman yang berfokus pada Yesus dapat memungkinkan kita melewati tantangan besar. Namun, seperti yang dialami Petrus, ketika kita mulai ragu dan mengalihkan pandangan dari Yesus, kita dengan mudah tenggelam dalam ketakutan.
Melalui kisah ini, kita akan belajar bagaimana iman yang teguh akan menolong kita menghadapi badai kehidupan dan tetap berdiri kokoh dalam Tuhan.
1. Iman Dimulai dengan Panggilan Yesus
Yesus berkata: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. (Matius 14:29)
Yesus memanggil Petrus untuk keluar dari perahu dan berjalan di atas air. Ini adalah langkah iman yang besar! Sering kali Tuhan juga memanggil kita untuk keluar dari “perahu” kenyamanan kita. Mungkin Tuhan ingin kita melangkah dalam iman untuk mengerjakan sesuatu yang baru, menghadapi tantangan yang besar, atau percaya kepada-Nya di tengah ketidakpastian. “Perahu” bisa melambangkan kenyamanan kita—tempat di mana kita merasa aman dan tidak ingin mengambil risiko. Tetapi iman yang sejati menuntut keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan mempercayai panggilan Tuhan.
Apakah kita berani melangkah dalam iman? Seperti anak kecil yang berani melangkah karena percaya kepada orang tuanya, demikian juga kita harus percaya bahwa Yesus tidak akan membiarkan kita jatuh.
2. Fokus kepada Yesus, Bukan pada Masalah
Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!” (Matius 14:30)
Selama Petrus tetap fokus kepada Yesus, ia dapat berjalan di atas air. Namun, ketika ia melihat angin dan ombak, ia mulai ketakutan dan tenggelam. Dalam kehidupan ini, jika kita hanya fokus pada masalah, ketakutan, dan kesulitan, kita akan semakin tenggelam dalam kecemasan. Namun, jika kita tetap memandang kepada Yesus, kita akan menemukan damai dan kekuatan untuk melangkah maju.
Ibrani 12:2 – “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman dan yang membawa iman kita kepada kesempurnaan…”
Apa yang sedang kita fokuskan hari ini? Apakah kita lebih melihat badai masalah atau tetap fokus kepada Yesus?
3. Kasih Karunia Yesus Selalu Siap Menolong
Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” (Matius 14:31)
Ketika Petrus mulai tenggelam, ia segera berseru, “Tuhan, tolonglah aku!” Dan Yesus dengan cepat mengulurkan tangan-Nya untuk menolongnya. Yesus tidak pernah meninggalkan kita. Bahkan ketika iman kita lemah dan kita mulai tenggelam dalam kekhawatiran, Yesus selalu siap mengangkat kita kembali. Kasih karunia Tuhan lebih besar dari kegagalan kita. Meskipun kita pernah bimbang, ragu, atau bahkan jatuh, Tuhan tetap mengasihi dan menolong kita. Jangan ragu untuk datang kepada Tuhan di saat kita lemah. Tangan-Nya selalu siap menolong dan mengangkat kita.
4. Iman yang Bertumbuh Melalui Pengalaman
Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: “Sesungguhnya Engkau Anak Allah.” (Matius 14:33)
Setelah kejadian ini, para murid menyembah Yesus dan mengakui keilahian-Nya. Setiap badai yang kita lewati bersama Yesus akan memperkuat iman kita. Petrus mengalami secara langsung bagaimana kuasa Tuhan bekerja, dan ini menjadi pelajaran berharga bagi imannya. Ujian hari ini bisa menjadi kesaksian besok. Badai yang kita alami bukan untuk menghancurkan kita, tetapi untuk membangun iman kita agar semakin kuat dan teguh dalam Tuhan.
Kesimpulan
Badai hidup akan selalu ada, tetapi kita punya Yesus yang lebih besar dari badai apa pun. Seperti Petrus, mari kita Berani melangkah dalam iman ketika Tuhan memanggil kita. Tetap fokus kepada Yesus, bukan kepada masalah. Percaya bahwa tangan Tuhan selalu siap menolong, bahkan saat kita mulai bimbang. Menggunakan setiap tantangan untuk bertumbuh dalam iman.
Apa “badai” yang sedang kita hadapi saat ini? Apakah kita lebih fokus pada masalah atau kepada Yesus? Mari kita melatih iman kita untuk tetap teguh menghadapi apa pun permasalahan yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita.
Hikmat Hari Ini
“Badai tidak selalu diizinkan Tuhan untuk menghancurkan kita, tetapi untuk menunjukkan kuasa-Nya dan menumbuhkan iman kita.”
Tuhan Yesus memberkati! 🙏🔥
CM
Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
Luar biasa, memberi pelajaran kepada kita sesulit dan seberapa besar badai kehidupan kita apabila kita Fokus kepada Tuhan Yesus pasti Tuhan menolong
Puji Tuhan, Firman Tuhan yg sangat memberkati. Kiranya semakin memberkati banyak orang yg membacanya.
Trimakasi sangat memberkati, ijin share