Elohim Ministry youth TEMPAT BERLINDUNG TERAMAN

TEMPAT BERLINDUNG TERAMAN



Renungan Harian Youth Kamis, 16 Maret 2023

2 Tawarikh 14:11a, Kemudian Asa berseru kepada TUHAN, Allahnya: “Ya TUHAN, selain dari pada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat.

Ada orang yang seringkali lari dari masalah yang dihadapi, salah satu alasannya adalah karena takut. Merasa bahwa tidak mempunyai kekuatan untuk bisa menghadapi masalah tersebut. Ketika orang percaya lari dari masalah yang dihadapinya, sebenarnya ia sedang mengandalkan diri sendiri dan tidak mau memercayakan kehidupannya kepada Tuhan.

Rekan-rekan youth, Apa langkah yang biasanya Anda ambil ketika menghadapi masalah? Kita percaya bahwa Rancangan Tuhan bagi orang percaya adalah rancangan hidup yang penuh dengan kemenangan dan hari depan yang berpengharapan. “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11).  Ini merupakan suatu pegangan kebenaran yang sangat menjamin seperti apa Tuhan memperlakukan kita dan menyiapkan masa depan yang indah bagi setiap kita

Dalam bacaan kita kali ini, seorang raja yang bernama Asa sedang berada di tengah situasi yang menggentarkan dirinya. Bagaimana tidak gentar ketika menghadapi kekuatan musuh yang jauh lebih besar darinya. Musuh yang akan dihadapinya mempunyai jumlah pasukan dua kali lipat lebih daripada yang dimilikinya. Di dalam situasi ini Asa berseru kepada Tuhan, dia menaikkan permohonan dengan sungguh-sungguh. Alkitab mencatat bahwa Asa melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan; Dia menyenangkan hati Tuhan dengan melakukan yang adil dan baik dalam pemerintahannya, jauh berbeda dengan pemerintahan raja sebelumnya yang menyakitai hati Allah.

Apa yang kita bisa pelajari dari Asa? Pertama, ia menyadari bahwa memang dirinya lemah jika dibandingkan lawannya. Asa tahu kekuatannya tidak seberapa. Kedua, ia mengakui bahwa Tuhan adalah tempat pertolongan yang kuat dan tepat. Tuhan adalah satu-satunya tempat ia bisa menghadapi musuhnya. Tuhan bukan pilihan dari sekian banyak yang sanggup menolong dia, tetapi satu-satunya. Asa mengenal baik siapa Tuhannya, yaitu Tuhan yang Mahakuasa. Di dalam situasi genting justru tempat perlindungan teraman hanya kepada Tuhan saja. Dan Tuhanlah yang menyelamatkan Asa dari tangan musuhnya, bukan karena kuat dan hebatnya Asa, tetapi karena Tuhan.

Semakin kita merasa takut, kita akan jadi mangsa empuk bagi masalah yang mengejar kita. Memang benar, jika kita sendirian, masalah akan melahap kita.

Kata “mencari Tuhan” ditulis sebanyak 29 kali dalam seluruh kitab Tawarikh ini, menunjukkan bahwa mencari Tuhan adalah faktor penting dalam kehidupan ini. Mencari Tuhan dengan sungguh berarti berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati, punya rasa haus dan lapar akan kebenaran dan kehadiran Tuhan, taat mengikuti kehendak Tuhan, dan bersandar sepenuhnya kepada Tuhan. Sebagai raja, sesungguhnya Asa punya otoritas dan kuasa, namun ia tidak mengandalkan apa yang dimiliki, melainkan mencari Tuhan dan mengandalkan-Nya. Karena kesungguhannya mencari Tuhan, apa yang dilakukan Asa berhasil: Zerah beserta tentaranya yang berjumlah sejuta orang dan tiga ratus keretanya dikalahkan.

Dari kehidupan raja Asa, kita belajar bahwa Tuhan tidak menutup mata atau bersikap tidak peduli kepada mereka yang bersungguh hati mencari Dia. Dia menjanjikan berkat pemeliharaan-Nya bahkan di saat itu mereka berada dalam keadaan sulit.

Hidup kita tidak bisa tanpa Tuhan.

Satu-satunya yang sanggup dan bersedia setiap saat menyelamatkan kita hanyalah Tuhan Yesus. Manusia terlalu lemah untuk bisa membebaskan diri kita dari permasalahan yang kita hadapi. Satu-satunya penolong kita adalah Kristus Yesus. Dialah pembebas sejati di dalam hidup kita. Banyak situasi di hadapan kita bagaikan raksasa dan kita sering melihat diri seperti liliput, tetapi ingatlah kita menghadapi semua hal yang menakutkan itu bersama dengan Sang Raja di atas segala raja. Serahkan semua kekhawatiran dan ketakutan Anda kepada Tuhan. Tuhan pasti akan menyertai Anda. Lari dari masalah tidak selalu menyelesaikan masalah, malah akan menyakitkan jiwa.

Saat menghadapi masalah larilah hanya kepada Tuhan Yesus saja di mana kita menemukan kekuatan.

Apakah kita sudah menyerahkan permasalahan Anda kepada Tuhan ketika merasa takut dan khawatir menghadapinya?

Apabila kita belajar dari pengalaman iman Asa sebagai seorang raja, kita diingatkan bahwa kesetiaan kepada Tuhan merupakan hal utama dalam kehidupan sebagai orang percaya. Kita mempunyai banyak tantangan, ancaman, dan godaan kehidupan, seperti yang dialami Raja Asa. Rintangan tersebut dapat membuat kita tidak setia. Namun, ketika kita percaya dan memiliki komitmen untuk melakukan perbuatan yang baik dan benar berdasarkan standar Tuhan, maka Ia akan memberkati, menjaga, dan memelihara keluarga kita. Sesungguhnya prinsip kebenaran ini menjadi tolok ukur apakah kita akan gagal atau tidak pada masa yang akan datang.

Keyakinan, doa, harapan, dan kepasrahannya kepada Tuhan menghasilkan kemenangan baginya. Para musuh Israel dipukul kalah dan tidak ada yang tinggal hidup (12-13). Dia adalah tempat perlindungan yang paling aman untuk kita mencari pertolongan. Rintangan dan pergumulan sangat berpotensi membuat kita tidak setia. Namun, ketika kita percaya dan memiliki komitmen untuk melakukan perbuatan yang baik dan benar berdasarkan standar Tuhan, maka Ia akan memberkati, menjaga, dan memelihara keluarga kita. Sesungguhnya prinsip kebenaran ini menjadi tolok ukur apakah kita akan gagal atau tidak pada masa yang akan datang.

Tuhan bukan saja memberikan kemenangan, tetapi juga mengaruniakan keamanan dan berkat yang melimpah kepada kita yang berlari kepada-Nya.

Amin. Tuhan Yesus Memberkati

RM – SCW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *